Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of social media marketing on e-commerce consumer loyalty through brand image and relationship marketing in Makassar city Ifin Naim; Wa Ode Nursaadha Rajuddin; Ridha Taurisma Lajaria; Dzulkifri Azis Muthalib
Jurnal Mantik Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v7i2.4031

Abstract

The aim of this study is to empirically investigate how social media marketing influences social media brand image and relationship marketing in the context of e-commerce in Makassar. proposed model as well aims to examine the relationship between social media marketing, brand image, satisfaction, and trust loyalty. E-commerce industry players must be able to implement strategies to increase consumer loyalty, to compete in this industry. The strategy that can be done is to do social media marketing activity. This is because people in Makassar City are very active in using the internet and social media This phenomenon opens up opportunities for business people, especially in the e-commerce industry. The object in this study is addressed to e-commerce consumers in Indonesia. as many as 98 respondents have obtained through distributing questionnaires using non-probability sampling method. The research model is estimated using the structural transaction model with SMART-PLS. Event results that social media marketing has a significant effect on brand image and trust. Satisfaction and trust significant effect on loyalty. Furthermore, brand image has a significant effect on satisfaction, and satisfaction has a significant effect on trust. In contrast, social media marketing has no significant effect on satisfaction, and brand image has no significant effect on loyalty. This research concludes that to increase consumer loyalty in e-commerce, industry players must be able to improve product accuracy according to the description, increase responsiveness to complaints and input provided by consumers, and improve marketing activities through social media.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI UNGGUL TANPA NARKOBA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SOROPIA Sabarudin; Rachma Malina; Nita Trinovitasari; Dian Munasari Solo; Andi Arini Astari; Kartini Kuluhu; Mini Bekti Ningsih; Muhammad Ammar; Sitti Nurul Aisyah; Ifin Naim
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.22

Abstract

Penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan yang sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat di beberapa kawasan Indonesia, meskipun masyarakat telah mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius teruatama pada kesehatan jiwa generasi muda yaitu dapat menimbulkan terganggunya fungsi otak, rusaknya daya ingat, sulit berkonsentrasi,mempersepsi secara tidak normal sehingga perkembangan kognitif dan mentalnya tidak normal. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba khususnya dikalangan remaja, salah satunya dengan adanya sosialisasi. Tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat atau bahan berbahaya lainnya. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah melalui sosialisai dan edutainment (edukasi sambil bermain). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Soropia mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat atau bahan berbahaya lainnya yang ditandai dengan peserta mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri dengan tepat dan bersemangat. Tetapi, tetap diperlukan pendampingan secara khusus oleh orang tua, guru dan orang sekitar untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika dan bahan berbahaya lainnya demi masa depan bangsa yang lebih baik.