Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Korelasi Penguasaan Konjungsi dengan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Kelas X Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri 4 Pekanbaru Martuti Putri; Elvrin Septyanti; Silvia Permatasari
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penguasaan konjungsi dengan kemampuan menulis teks eksposisi. Kelas yang dijadikan sebagai subjek eksperimen yaitu kelas X jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 4 Pekanbaru dengan metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 siswa. Data penelitian ini adalah instrumen tes objektif dan tes unjuk kerja. Dilihat dari hasil perhitungan yang telah dilakukan menunjukkan nilai rhitung 0.897 > rtabel 0.1891. Nilai Fhitung>Ftabel pada model penelitian sebesar 453.173 > 3.93. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima karena hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat korelasi signifikan yang positif dengan persentase 89.7% antara penguasaan konjungsi dengan keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga) 1-3 SMK Negeri 4 Pekanbaru.
Pengaruh Model Jigsaw terhadap Hasil Belajar Teks Narasi (Cerita Imajinasi) Kelas VII di MTs Al-Huda Pekanbaru Zuhra Dwianda Putri; Elvrin Septyanti; Zulhafizh Zulhafizh
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hasil belajar siswa terhadap penerapan model Jigsaw dalam proses pembelajaran teks narasi (cerita imajinasi) kelas VII. Penelitian ini dilakukan di MTs Al-Huda Pekanbaru, dengan populasi seluruh siswa kelas VII sebanyak 150 siswa. Terdapat dua sampel kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan model Jigsaw dalam pembelajarannya. Kelas kontrol menerapkan model konvensional dalam pembelajarannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes objektif. Desain penelitian menggunakan desain pretest-posttest only control group design. Memberikan pretest atau tes awal kepada objek penelitian untuk memperoleh nilai awal siswa, kemudian memberikan post test atau tes akhir untuk menyimpulkan penelitian. Teknik analisis data terlebih dahulu dilakukan pengujian normalitas dan homogenitas, dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan data hasil belajar teks narasi (cerita imajinasi) menggunakan model Jigsaw diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa 84,52 dan rata-rata hasil belajar dengan konvensional adalah 76,04. Pengujian hipotesis dengan uji t doperoleh nilai siginifikansi (2-tailed) bernilai 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka sapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model Jigsaw terhadap hasil belajar siswa.
Analisis Kesalahan Penggunaan Fonem dalam Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII SMP IT Bangkinang Reni Suryani; Auzar Auzar; Elvrin Septyanti
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2836

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk kesalahan penggunaan fonem pada sebuah teks karangan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah teknik dokumentasi dalam bentuk tes penulisan teks deskripsi siswa. Data dianalisis dengan langkah- langkah mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian kesalahan penggunaan fonem yang ditemukan dalam teks deskripsi karangan siswa kelas VIII SMP IT Bangkinang adalah terdiri atas perubahan fonem, penambahan fonem dan penghilangan fonem. Hasil penelitian menunjukkan perubahan fonem diklasifikasikan menjadi lima bagian, yaitu: (1) perubahan fonem vokal, (2) perubahan fonem konsonan, (3) perubahan fonem vokal menjadi fonem konsonan. (4) perubahan fonem konsonan menjadi fonem vokal, dan (5) perubahan pelafalan kata atau singkatan. Penambahan dan penghilangan fonem diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu: (1) fonem vokal, (2) fonem konsonan, dan (3) fonem rangkap. Berdasarkan data penyebab kesalahan penggunaan fonem dalam teks deskripsi siswa kelas VIII SMP IT Bangkinang yaitu: kesalahan bahasa lisan yang memengaruhi bahasa dalam tulisan, kesalahan ini sebagai sikap pemudahan pengucapan sehingga menyebabkan pemerolehan bahasa yang kurang tepat. Selain itu, kurangnya pengetahuan menggunakan bahasa, dibuktikan dengan banyaknya temuan menggunakan kata tidak baku dalam kalimat.
Efektivitas Metode Quantum Writing Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Afra Madina Sari; Elvrin Septyanti; Oki Rasdana
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 11 Issue 1, June 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v11i1.4016

Abstract

This study aims to determine the effect of the Quantum Writing learning method on the short story writing skills of tenth-grade students at SMK KANSAI Pekanbaru. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method. The study sample consisted of 51 students, consisting of class X TKR as the experimental class and class X TKJ/TITL as the control class, selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted through short story writing tests in the form of pretests and posttests. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the help of SPSS version 31, including normality tests, homogeneity tests, and Independent Samples t-tests. The results showed that the average score of students' short story writing skills in the experimental class increased significantly from 63 to 83, while in the control class it increased from 61 to 69. The results of the Independent Samples t-test showed a Sig. (2-tailed) value <0.05, indicating a significant difference between the two classes. Thus, it can be concluded that the Quantum Writing learning method has a significant and effective influence in improving the short story writing skills of 10th-grade students at SMK KANSAI Pekanbaru.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Time Token Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa SMP Teknologi Desy Dwi Syapriani Putri; Oki Rasdana; Elvrin Septyanti
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 11 Issue 1, June 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v11i1.4021

Abstract

This study was motivated by the low speaking skills of eighth-grade students at SMP Teknologi Pekanbaru, as indicated by students’ lack of confidence in expressing opinions, low speaking fluency, and minimal participation in classroom discussions. Speaking skills require the ability to convey ideas orally in a coherent, clear, and confident manner; however, in reality, the learning process is still dominated by conventional teaching methods, resulting in unequal speaking opportunities among students. This study aimed to determine the implementation of the Cooperative Learning Time Token model, the differences in students’ speaking skills before and after the treatment, and the effect of the model on students’ speaking skills. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest model. Data collection techniques included speaking performance tests and observation sheets of teacher and student activities. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics, including normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests, and simple linear regression analysis. The results showed that the average pretest score was 67 and increased to 84.83 in the posttest, with an improvement of 17.83 points in the high category. The significance value of the t-test was 0.001 < 0.05, and the coefficient of determination was 0.873, which is categorized as very strong. Thus, it can be concluded that the Cooperative Learning Time Token model is effective and has a significant effect on improving the speaking skills of eighth-grade students at SMP Teknologi Pekanbaru.