Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelanggaran Norma Notaris Melakukan Promosi Jabatan melalui Media Karangan Bunga Dian Restu Salsabila; Aju Putrijanti
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2430

Abstract

Notaris merupakan profesi di bidang hukum yang memerlukan dan harus menjaga etika pribadi nya dalam menjalankan jabatan atau kewenanganya sesuai dengan Undang-Undang Jabatan Notaris. Namun pada kenyataannya masih banyak notaris yang melalukan pelanggaran atau larangan yang tercantum di kode etik profesi notaris yaitu melakukan promosi jabatan menggunakan media karangan bunga. Hal tersebut tentunya telah melanggar peraturan di dalam kode etik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu bagaimana akibat hukum terhadap notaris yang melakukan promosi jabatan melalui media karangan bunga dan penegakan hukum terhadap notaris yang mempromosikan diri melalui media karangan bunga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris atau disebut juga penelitian hukum sosiologis. Hasil dari penelitian ini akibat hukumnya yaitu seorang Notaris dapat dijatuhi sanksi atas perbuatannya dan penegakan hukum oleh Dewan Pengawas perlu diketatkan lagi terhadap Notaris yang melakukan pelanggaran supaya menjalankan sanksi nya dan tidak melakukan hal yang sama. Dan melakukan pengawasan secara tegas karena dalam pelaksanaannya masih terdapat adanya kendala yang mengakibatkan masih banyak Notaris yang melakukan pelanggaran.
Pelaksanaan Pemutusan Hubungan Kerja Dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Secara Sepihak Oleh Pt. Hotel Sahid Jaya International, Tbk (Studi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 186/Pdt.Sus/Phi/2019/Pn.Jkt.Pst.) Muhammad Ariq; Aju Putrijanti
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023): UNES LAW REVIEW (Desember 2023)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i2.1327

Abstract

The writing of this scientific work discusses unilateral termination of employment (PHK), which is a layoff carried out on workers or laborers without going through the process regulated by the employment law, therefore the government issued Law Number 13 of 2003 concerning employment. The main problem of this research is what are the legal consequences of termination of employment carried out by PT. Hotel Sahid Jaya International to a worker named Viveka Nanda, based on Law Number 13 of 2003 concerning Employment, and whether the judge's decision in the district court decision Number 186/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst. is in accordance with applicable laws and regulations. Normative Juridical using secondary data. In terms of data processing, it is carried out qualitatively, namely a method that produces analytical descriptive information. The research results are the Central Jakarta District Court Decision Number 186/Pdt.Sus/PHI/2019/PN.Jkt.Pst. not in accordance with statutory regulations regarding employment Number 13 of 2003, the layoff dispute case that occurred between Viveka Nanda as the plaintiff and PT. Hotel Sahid Jaya International as the defendant as a result of the law is null and void. In this case, the judge's decision in district court decision Number 186/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst. not in accordance with applicable laws and regulations.