Alif Muarifah
Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Psikoedukasi Mengenai Peran Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Sosial Anak Usia Dini Mulia Anggun Sari; Andina Rosyada Pratiwi; Dewi Fortuna Septiantika; Alif Muarifah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2687

Abstract

Kompetensi pada anak belum sepenuhnya terkembangkan, kompetensi pada anak bisa dikembangkan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh dari 0 sampai 6 tahun dengan memberikan stimulasi fisik, mental (moral dan spiritual), olahraga, psikologis, dan emosional yang tepat, termasuk aspek fisik dan non fisik, serta sosial sehingga dapat membantu anak agar tumbuh dan berkembang secara maksimal. Membantu guru dalam meningkatkan kemampuan kompetensi sosial pada anak usia dini dam membantu meningkatkan kompetensi sosial pada anak usia dini melalui kegiatan psikoedukasi.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre experimental one group pretest and posttest dengan melibatkan 30 subyek penelitian. Dilakukan psikoedukasi dengan metode ceramah pada subyek penelitian. Pretes dan postes dilakukan untuk mengetahui efektifitas psikoedukasi dengan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pretes peserta sebelum mengikuti kegiatan psikoedukasi memperolah nilai mean atau rerata sebesar 17,43, dan mean atau nilai rata-rata pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan psikoedukasi atau nilai postes sebesar 27,53. Hasil analisis menggunakan uji statistik paired sample T test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,01) dengan ini dapat dikatakan bahwa ada perbedaan yang sangat signifigkan terhadap pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi, yang mana pemahaman peserta lebih tinggi setelah diberikan psikoedukasi. Penyuluhan dengan metode ceramah bervariasi merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan guru mengenai kompetensi social pada anak.
PERAN SPIRITUALITAS DENGAN KESADARAN EMOSI DAN COPING REMAJA Alif Muarifah; Ahmad Muhammad Diponegoro; Rohmatus Naini; Siti Partini Suadirman; Tasya Amin Zakiyah; Diki Herdiansyah
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v5i1.1530

Abstract

Adolescence is a period that has a very unique development. Spirituality is core to the individual's process of becoming holistically healthy. This study aims to determine the relationship between spirituality, emotional awareness, and coping among adolescents in Yogyakarta. The research method used was correlational with a direct survey of 525 students aged 14-18 years at the high school level. The research instrument used was the Wellness Evaluation of Lifestyle inventory, which Naini (2013) adopted through back translation and adaptation to the Indonesian language and culture. The data analysis technique used is Pearson correlation. The research results show spirituality with emotional awareness and coping with a Pearson correlation of .325 and p = .000 (p<.05). This study concludes that there is a relationship between spirituality, emotional awareness, and coping in adolescents.