Akbar Hidayatullah Zaini
Politeknik Negeri Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Perubahan Iklim dan Pengaruhnya pada Produktivitas Tanaman Padi di Kabupaten Malang Akbar Hidayatullah Zaini; Akbar Saitama
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2023.008.2.08

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu rata - rata sebesar 27-30oC, suhu yang sangat sesuai untuk di budidayakan berbagi jenis komoditas pertanian. selanjutnya, kondisi itu telah berubah disebabkan adanya perubahan iklim yang mempengaruhi pergeseran musim dan perubahan pola distribusi curah hujan yang memiliki pengaruh secara langsung terhadap produksi tanaman pangan terutama padi. Dampak yang terlihat akibat dari perubahan iklim pada sektor tanaman padi adalah menurunnya hasil produksi tanaman padi karena perubahan iklim yang tidak sesuai dengan syarat tumbuh tanaman padi. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara penelitian survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan melakukan pengamatan di Kabupaten Malang untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Pemilihan dua lokasi tersebut dikarenakan Kecamatan Wajak dan Gondanglegi merupakan sentra produksi padi di Kabupaten Malang yang dapat dikatakan mempengaruhi sebagian besar produksi padi di Kabupaten Malang. Dari hasil perhitungan tipe iklim, iklim di Kabupaten Malang dalam 2 dekade tidak terlihat adanya perubahan iklim yang signifikan yang mempengaruhi produktivitas tanaman padi. Kabupaten Malang memiliki tipe iklim C3 yang berarti hanya dapat ditanam padi 1 kali dalam kurun waktu setahun dan selanjutnya ditanami oleh tanaman palawija. Pada uji korelasi unsur-unsur iklim, curah hujan dan hari hujan memiliki keeratan hubungan dengan produktivitas tanaman padi di Kabupaten Malang. Selanjutnya berdasarkan hasil regresi linier berganda unsur iklim curah hujan dan hari hujan menentukan produktivitas tanaman padi di Kabupaten Malang.
Phenotypic Evaluation and Potential of Superior Varieties in Hybrid Watermelon (F1) from Single Cross Anung Wahyudi; Yesika Tarigan; Ria Putri; Akbar Hidayatullah Zaini; Septiana Septiana; April Lia Sahidah
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i4.473

Abstract

Superior hybrid watermelon seeds developed by university plant breeders are currently very limited, with most farmers relying on seeds from national seed companies. This research aims to identify the superior characteristics of watermelon plants, both qualitatively and quantitatively. This study employed a Randomized Block Design (RBD), with six F1 hybrid watermelon lines and four control varieties as factors. Data were analyzed using the F-test, and significant differences were further examined using the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. Qualitative data were used to cluster analysis based on agronomic characteristics, calculated using NTSYS software. The results indicate significant variations in several morphological and agronomic traits among watermelon genotypes. Genotype WM 2210-1606 is superior in stem diameter, flowering time, and early harvest. Genotype WM 2210-1110 excels in vine and leaf length. GARNIS has the highest fruit weight, and WM 2210-1606 shows higher sugar content at the fruit's edge. Cluster analysis divides the genotypes into three main groups based on trait similarities. These variations highlight the potential for improving watermelon quality through breeding superior genotypes.