Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Keterampilan Mengajar Guru Melalui Supervisi Klinis Kepala Sekolah Pendekatan Kolaboratif Era Merdeka Belajar Mudatsir Mudatsir; Lay Riwu; Musyahidah Mustakim
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i2.2285

Abstract

Supervisi merupakan bagian terpenting dari sistem pendidikan, tingkat efektivitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kualitas supervisi pendidikan yang dilakukan supervisor oleh kepala sekolah dan pengawas pendidikan. Aktivitas supervisi perlu memberikan kesempatan untuk merdeka dalam pengembangan diri dan profesionalismenya. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan sekolah, mengacu pada model penelitian Kemmis dan Taggart yang dirancang dengan proses siklus yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati, dan melakukan refleksi. Tahapan ini terus berlangsung per individu sampai permasalahan dalam menerapkan ketiga keterampilan dasar mengajar tersebut dapat terselesaikan. Hasil analisis data guru dalam menerapkan ketiga keterampilan dasar mengajar yaitu pada siklus I 68,3 dan pada siklus II 86,3. Dari uraian tersebut dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata keterampilan guru yaitu 86,3 –68,3 = 17,96. Dengan demikian penerapan supervisi klinis dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan, keterampilan membuka dan menutup pelajaran dan keterampilan mengelola kelas guru di SMP Negeri 2 Merauke, Papua Selatan yang dibuktikan dengan adanya peningkatan masing-masing keterampilan dari siklus I ke siklus II. Untuk itu diharapkan kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah agar membimbing guru melalui kegiatan supervisi klinis.
Hasrat Subjek Yang Terbelah Dalam Kumpulan Puisi O My Poet, Apa Kau Bahkan Tahu Apa Itu Menderita? Karya Putri Aniyah Tubulawa: Perspektif Psikoanalisis Lacanian Ratu Bulkis Ramli; Mudatsir Mudatsir
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan hasrat dan realitas eksistensial subjek yang terbelah dalam Kumpulan puisi O My Poet, Apa Kau Bahkan Tahu Apa Itu Menderita? Karya Putri Aniyah Tubulawa menggunakan pendekatan psikoanalisis Jacques Lacan. Beberapa puisi yang dikaji, diantaranya: Mengudaralah, Jemari, Rapuh, Bintang-bintang, Stop Your Dreaming, I Think Brown is a New Soft Blue, Maybe In Another Life, dan Selamat Malam. Penelitian ini mengungkap bagaimana hasrat subjek digambarkan melalui simbol-simbol yang merepresentasikan ketidakpenuhan, keterbatasan, dan fragmentasi eksistensial. Melalui konsep Lacan tentang The Real, The Imaginary, The Symbolic, dan objet petit a, puisi-puisi tersebut menampilkan ketegangan antara keinginan untuk keutuhan dan kenyataan keterpisahan, kerapuhan, serta ketidakmungkinan pemenuhan hasrat secara utuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam terdapat; 1) hasrat menjamah yang tidak terjamah, 2) menautkan hasrat pada kehadiran yang fana, 3) fregmentasi diri dalam ingatan dan identitas, 4) ketegangan antara imaji dan realita social, 5) relasi yang tidak nyata, 6) melampaui realitas dalam imajinasi, 7) bahasa sebagai penghibur.
Literasi Visual Melalui Pelatihan Fotografi dan Videografi untuk Pelestarian Cerita, Budaya, dan Nilai-Nilai Inspiratif Lokal Mudatsir Mudatsir; Damayanti Damayanti; Sri Hanipah; Ratu Bulkis Ramli; Ismail Ismail; Parman Parman; Mutiya Oktariani
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.819

Abstract

Pelestarian cerita rakyat, budaya, dan nilai-nilai inspiratif lokal memerlukan strategi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, salah satunya melalui penguatan literasi visual masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan warisan budaya melalui workshop fotografi dan videografi. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain Sequential Explanatory, yang mengombinasikan penyampaian materi, praktik, observasi, wawancara, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Workshop dilaksanakan pada 4 Juni 2026 di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Merauke, dilanjutkan dengan praktik lapangan pada 5 Juni 2026 di Kampung Buti, Kabupaten Merauke. Peserta berjumlah 20 orang yang terdiri atas 7 dosen dan 13 mahasiswa Universitas Musamus dari Program Studi PG PAUD, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Ekonomi Pembangunan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknik fotografi, videografi, dan visual storytelling untuk mendokumentasikan cerita rakyat dan budaya lokal. Luaran kegiatan berupa foto dokumenter, video dokumenter, dan photo story yang berfungsi sebagai arsip digital sekaligus media edukasi dan pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa workshop fotografi dan videografi merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat literasi visual serta mendukung pelestarian warisan budaya berbasis partisipasi masyarakat.