Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE EFFECT BETWEEN COOPERATIVE LERANING AND LEARNING STYLE OF THE GERMANY WRITTING OUTCOM Adhima, Fauzan
Jurnal KATA Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.919 KB) | DOI: 10.22216/jk.v1i2.2126

Abstract

The aim of the study is to reveal the empirical data about the effect of cooperative learning and learning styles on the outcome of germany writting of SMA Negeri 42 Jakarta. The methodology used is the experimental method with a 2x2 factorial design. Data analysis performed by using two way variance analysis. The findings of the study demonstrated: 1)   The teaching cooperative leraning type STAD was higher than students who take cooperative leraning type Pair Cheks teaching. 2) The visual learning style was higher than students who have auditory learning style. 3) The students who take the teaching  cooperative leraning type Pair Cheks and have a visual learning style higher than students who take cooperative leraning type STAD and have a visual learning style . 4) The cooperative leraning type STAD and auditory learning style is higher than  cooperative leraning type Pair Cheks and have auditory learning styles. 5) The teaching cooperative leraning type STAD and have a auditory learning style was higher than the teaching cooperative leraning type STAD and have visual learning styles. 6) The cooperative leraning type Pair Cheks and have a visual learning style is higher than cooperative leraning type Pair Cheks and have auditory learning styles. 7) There is an interaction effect between  cooperative leraning  and learning style of the germany writting outcome. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif (tipe STAD dan tipe Pair Cheks) dan gaya belajar (visual dan auditori) terhadap keterampilan menulis bahasa Jerman Siswa SMA N 42 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain faktorial 2 X 2. Pengukuran keterampilan menulis bahasa Jerman menggunakan tes tulis sedangkan gaya belajar menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknkik analisis variansi (ANAVA) 2 jalur dan dilanjutkan dengan uji Tuckey untuk melihat interaksi antar kelompok.  Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) keterampilan menulis tipe STAD lebih baik dari pada tipe Pair Cheks, (2) gaya belajar visual lebih baik dari auditori, (3) gaya belajar auditori lebih baik menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD dari pada tipe Pair Cheks, (4) keterampilan menulis bahasa Jerman kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih baik menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Pair Cheks dari pada tipe STAD, (5) Belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik diterapkan pada siswa yang memiliki gaya belajar auditori dari pada gaya belajar visual, (6) belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Pair Cheks lebih baik diterapkan pada siswa yang memiliki gaya belajar visual dari pada auditori, dan (7) terdapat pengaruh interaksi antara pembelajaran kooperatif dan gaya belajar terhadap keterampilan menulis bahasa Jerman.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif (tipe STAD dan tipe Pair Cheks) dan gaya belajar (visual dan auditori) terhadap keterampilan menulis bahasa Jerman Siswa SMA N 42 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain faktorial 2 X 2. Pengukuran keterampilan menulis bahasa Jerman menggunakan tes tulis sedangkan gaya belajar menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknkik analisis variansi (ANAVA) 2 jalur dan dilanjutkan dengan uji Tuckey untuk melihat interaksi antar kelompok.  Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) keterampilan menulis tipe STAD lebih baik dari pada tipe Pair Cheks, (2) gaya belajar visual lebih baik dari auditori, (3) gaya belajar auditori lebih baik menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD dari pada tipe Pair Cheks, (4) keterampilan menulis bahasa Jerman kelompok siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih baik menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Pair Cheks dari pada tipe STAD, (5) Belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik diterapkan pada siswa yang memiliki gaya belajar auditori dari pada gaya belajar visual, (6) belajar dengan pembelajaran kooperatif tipe Pair Cheks lebih baik diterapkan pada siswa yang memiliki gaya belajar visual dari pada auditori, dan (7) terdapat pengaruh interaksi antara pembelajaran kooperatif dan gaya belajar terhadap keterampilan menulis bahasa Jerman.
Penatalaksanaan Pra Anestesi pada Pasien Fraktur Femur yang Menjalani Anestesi Spinal: Studi Kasus Lima Pasien Adriani, Urmila; Adhima, Fauzan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6779

Abstract

Fraktur femur merupakan salah satu situasi trauma ortopedi yang sering memerlukan tindakan pembedahan dengan anestesi spinal, terutama pada institusi yang berlokasi di daerah regional. Kondisi fisiologis pasien sering kali diperburuk oleh adanya nyeri hebat dan kecemasan sebelum operasi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang penatalaksanaan keperawatan pra anestesi yang diberikan kepada pasien fraktur femur yang menjalani operasi ORIF dengan anestesi spinal. Metode: Untuk keperluan penelitian ini, metodologi studi kasus deskriptif diterapkan kepada lima pasien laki-laki yang dirawat di RSUD Salatiga untuk kasus fraktur femur. Untuk mengumpulkan data, dilakukan pengkajian lengkap dengan menggunakan metodologi AMPLE dan 6B. Selain itu, dilakukan juga analisis terhadap masalah keperawatan pra anestesi dan penerapan terapi nonfarmakologis. Untuk setiap pasien, metode SOAP digunakan dalam proses evaluasi pasien. Hasil Utama: Temuan utama adalah bahwa semua pasien diklasifikasikan sebagai ASA II, mengalami nyeri sedang (diukur dengan skala nyeri 6), dan kecemasan sedang (diukur dengan skor Apais 16). Intervensi yang diberikan oleh perawat berhasil menurunkan tingkat ketidaknyamanan dan menstabilkan parameter fisiologis yang ada sebelum operasi.Kesimpulan Utama: Hal terpenting yang dapat diambil adalah bahwa intervensi keperawatan pra-anestesi yang komprehensif dan komunikatif memiliki peran penting dalam mempersiapkan pasien baik secara fisik maupun mental untuk operasi.Kontribusi di Bidang Ini: Studi ini memberikan kontribusi di bidang ini dengan memberikan landasan untuk meningkatkan kualitas praktik keperawatan anestesiologi di rumah sakit tipe B. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya pendekatan non-farmakologis untuk manajemen kecemasan dan nyeri.
Improving German Reading Comprehension Skill Through Applying of SQ3R Teaching Strategy Adhima, Fauzan; Hutubessy, Ellychristina D.; Siregar, Azizah Hanoum
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v4i5.888

Abstract

Reading comprehension is still considered as a part of new literacy required to encounter in the Smart Society era. In addition to students ability to understand readings and can get used to utilize the internet access to read information. The SQ3R teaching Strategy is an excellent strategy for both understanding and remembering information. The purpose of this research is to improving of reading comprehension through applying SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review). The type of this research is a Classroom Action Research (CAR), it contains of 2 cycles and each cycles was held in one times learning. Each cycles consists of four phases, they are planning, acting, observing, and reflecting. Research subject are lecturer and 4th semester students on german language education at the Jakarta State University. Source of data are derived from lecturer and students. Data collection techniques that used are interview, observation, test, and documentation. Data validity techniques is tested by using data content. Based on the results of this study that student learning outcomes increased from the average in cycle I 65.85 and cycle II was 87.15. Students who completed the KKM in the first cycle were 56% and the second cycle reached 96%. The conclusion of the research is the applying of SQ3R teaching stategy can improve reading comprehension skill among 4th semester students on german language education at the Jakarta state University