Hasniati Hasniati
Hasanuddin University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengawasan Dana Desa di Kecamatan Mappakasunggu Hasniati Hasniati; Deddy T. Tikson; Muhammad Hamzah Syahruddin
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v21i2.11455

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program dana desa di Desa Pa’batangan dan Desa Camba-camba Kecamatan Mappakasunggu, 2) meningkatkan kesadaran  untuk berpartisipasi dalam program dana desa, dan 3) meningkatkan partisipasi masyarakat  dalam pengawasan penggunaan dana desa sehingga program pembangunan yang dilaksanakan dan efektif dan efisien sesuai perencanaan. Target pengabdian adalah warga desa yang berusia 17 tahun ke atas, yang berada di Desa Pa’batangan dan Desa Camba-camba Kecamatan Mappakasunggu. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) sebelum kegiatan ini dilakukan,  masih banyak warga desa yang kurang mengetahui dengan baik jumlah dana desa yang dikelola oleh pemerintah desa dan apa tujuannya, (2) setelah kegiatan ini dilakukan, terjadi peningkatan animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program dana desa.  Masyarakat berharap agar program dana desa dapat diarahkan untuk program pemberdayaan masyarakat yang langsung terkait dengan usaha-usaha produktif masyarakat separti peningkatan keterampilan bagi pengrajin gerabah,  sehingga dapat memperbaiki taraf kehidupan ekonomi keluarga mereka.  
Representation Of Indigenous Papuans In The Bureaucracy Of Southwest Papua Province: A Representative Bureaucracy Analysis Dewiyanti Rengen; Hasniati Hasniati; Muh. Akmal Ibrahim; Didik Iskandar
Journal of Communication and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Communication and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jcss.v4i2.2213

Abstract

Affirmative action has increased the presence of Indigenous Papuans (OAP) in the bureaucracy of Southwest Papua Province, yet numerical representation does not automatically guarantee substantive representation in positions that determine policy direction. This study analyzes the quality of OAP representation through three components of representative bureaucracy: passive representation, linking conditions, and active representation. Using an interpretive qualitative approach with an embedded case study design in the Provincial Government of Southwest Papua, the study involved 25 informants, with data from in-depth interviews, documentation study, and limited observation, analyzed through theory-driven thematic analysis, pattern matching, and explanation building. The findings show that OAP representation is high in number and evenly distributed across ranks, but uneven by role weight—concentrated in supporting positions, while policy-determining positions remain limited. The five linking conditions (discretion, domain relevance, competence and legitimacy, leadership support, accountability) remain weak. Active representation is limited in the policy arena but stronger in service delivery, accompanied by the symptom of substantive roles being carried by other actors. The three components form a tiered chain that breaks at the middle, so that representation is strong in presence but shrinks in influence. The weak conversion stems from fragile evidence-based legitimacy and the absence of capacity development, so that strengthening representation requires building institutional conditions rather than merely adding numbers.