Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Fear of Missing Out (FoMO) in Terms of Family Functioning in College Students Arcivid Chorynia Ruby; Prapti Madyo Ratri; Min Yatul Rahma
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v19i1.8896

Abstract

This research aims to examine the correlation between Fear of Missing Out (FoMO) in terms of family functioning. The subjects of this study consisted of 364 undergraduate students in Central Java. The research population was taken through random sampling technique. The measuring instrument in this study uses the Fear of Missing Out (FoMO) scale consisting of 20 items with reliability value of 0.384 and validity range between 0.72 to 0.94, and the family functioning scale consists of 26 items which have a reliability value 0.874 and validity items between 0.72 to 0.92. The method of data analysis in this research used statistical analysis. The quantitative data analysis technique used is Pearson's product moment correlation technique using calculations through the SPSS for windows 19.0 program. The results of this study showed that 1) There is a negative significant correlation between family functioning and Fear of Missing Out (FoMO); 2) The most influence aspects of family functioning to Fear of Missing Out (FoMO) are growth and adaptability; 3) There is 88,7% of students access the internet because of entertainment purpose; and 4) There is 50,5% of students access the internet more than 7 hours a day.
Efektivitas Pelatihan Mindful Parenting Terhadap Penurunan Kecenderungan Child Maltreatment Pada Anak Usia Dini Min Yatul Rahma; Arcivid Chorynia Ruby
As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Vol 6 No 3 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga (In Press)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i3.7100

Abstract

Child maltreatment is a risky act and it has a serious impact, especially for early childhood. Mindful parenting training is one of the parenting concepts that can minimize the occurrence of child maltreatment. This study aims to examine the effectiveness of mindful parenting training on reducing the tendency of child maltreatment in parents. This study uses a pre-experimental design method with a one group pre-test-post-test design. The sample selection was determined using purposive sampling technique. The subjects in this study amounted to 35 parents of students at Aisyah Integrated Birrul Walidain Kindergarten in Kudus, Central Java. Hypothesis testing was conducted using paired sample t-test, where a significance value of P = 0.000 (P < 0.05) was obtained, which means that the hypothesis is accepted. In other words, mindful parenting is effective in reducing the tendency of child maltreatment by parents in early childhood
ANALISIS MEDIA KILAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS TERHADAP ANAK CEREBAL PALSY KELAS 2 SD NEGERI 2 DATAR Fatikhah Aprilia Putri; Risma Maula Malasari; Arcivid Chorynia Ruby
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media KILAS (Tusuk Gigi dan Plastisin) dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak cerebral palsy kelas 2 SDN 2 Datar. Anak-anak dengan cerebral palsy sering menghadapi tantangan dalam kegiatan sehari-hari, terutama yang membutuhkan koordinasi motorik halus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek yang menjadi responden penelitian ini adalah siswa kelas 2 cerebral palsy di SDN 2 Datar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Datar pada tanggal 27 Mei – 3 Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media KILAS secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik halus anak-anak cerebral palsy. Media ini memungkinkan anak-anak untuk melatih fleksibilitas dan koordinasi otot-otot jari melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif, seperti membentuk dan menyusun bentuk datar dengan tusuk gigi dan plastisin. Peningkatan kemampuan motorik halus ini juga berdampak positif pada kemampuan anak memegang alat tulis dan melakukan aktivitas menulis dengan lebih baik.
ANALISIS KEMAMPUAN MOTORIK HALUS SISWA CEREBRAL PALSY SPASTIK MELALUI KEGIATAN MENGARSIR Fadhilah Wirda Lathifa; Siti Nuryanah; Arcivid Chorynia Ruby
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3067

Abstract

Fine motor skills are an important aspect of the development of school-aged children. However, children who suffer from spastic cerebral palsy have weaknesses in their fine motor skills. All children have the right to receive a decent education that can improve their growth and development. One effort to train fine motor skills in children with spastic cerebral palsy is through shading activities to improve coordination of hand movements, finger muscles and the child's ability to concentrate. The focus of this research is on the fine motor skills of students with spastic cerebral palsy through shading activities. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. This research uses interview, observation and documentation techniques to describe the fine motor skills of students with spastic cerebral palsy through shading activities. The results of the research showed that the hand movements of students with spastic cerebral palsy experienced development in the pressure of the hand on the assignment sheet and the results of the students' shading on drawing patterns, although within limitations. Through this simple shading activity, it is hoped that it can facilitate and improve small muscles, especially in the movement of students' hands so that when studying at school they can write and be able to carry out other activities smoothly.
Adolescent autonomy: Role of father’s involvement and family functioning Arcivid Chorynia Ruby; Prapti Madyo Ratri; Fajar Kawuryan; Kholifah Umi Sholihah; Adnan Fadkhurosi; Tinon Citraning Harisuci
Jurnal Psikologi Tabularasa Vol. 20 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jpt.v20i2.15734

Abstract

Adolescence is a transitional period marked by increasing self‑direction. This study examined whether father involvement and family functioning are associated with adolescent autonomy. Using multistage cluster sampling across several districts/cities in Central Java, Indonesia, we analysed survey data from 929 adolescents aged 12–19 years. Participants completed validated scales of adolescent autonomy, family functioning, and father involvement. Statistical analysis was conducted using the bootstrapping technique to test the strength of the relationship and its effects. The results indicated that both family functioning and father involvement had a significant positive relationship with adolescent autonomy. Increased family functioning and active father involvement were associated with higher levels of autonomy in adolescents. Findings suggest that adolescents tend to report higher autonomy in supportive family climates with engaged fathers, informing family‑based strategies to strengthen self‑regulation and decision‑making. These insights provide practical implications for strengthening adolescent psychosocial development through family-based interventions.
Analisis Kualitatif Pembelajaran Individual Matematika Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Ringan di SLBN X Kelas IV Dian Rianita; Ainun Naqiyyah Roudlotul Jannah; Arcivid Chorynia Ruby
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 1 (2025): Januari- Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i1.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif proses pembelajaran individual matematika pada siswa tunagrahita ringan di kelas 4 SLB X. Subjek penelitian adalah seorang siswa berinisial FAA yang berusia 11 tahun dan didiagnosis dengan tunagrahita ringan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran individual yang menggabungkan media konkret, visual, dan kinestetik mampu meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika, khususnya penjumlahan dan pengurangan bilangan 1–10. FAA menunjukkan peningkatan dalam menyelesaikan soal secara mandiri, meskipun masih membutuhkan waktu lebih lama dalam mengerjakan soal cerita dan latihan penulisan angka. Temuan juga memperlihatkan bahwa keterlibatan guru melalui metode adaptif dan pendampingan orang tua di rumah berperan penting dalam membangun motivasi dan kepercayaan diri siswa. Pembelajaran yang sistematis, menyenangkan, dan sesuai karakteristik anak terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung dasar siswa tunagrahita ringan. Setelah enam pertemuan, FAA mampu menyelesaikan 80% soal penjumlahan dan pengurangan angka 1–10 secara mandiri menggunakan media konkret, meskipun masih memerlukan pendampingan dalam menyelesaikan soal cerita.
Peran Media Kartu Bilangan Untuk Membantu Anak Tunagrahita Dalam Memahami Penjumlahan Di SLB X Kudus Kelas V Zidni Dina Auliya; Lutfiana Rahayu Ningsih; Arcivid Chorynia Ruby
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v6i1.66905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media kartu bilangan dalam membantu pemahaman konsep penjumlahan bagi siswa tunagrahita kelas V di SLB X. Anak tunagrahita umumnya mengalami hambatan dalam fungsi intelektual yang menyebabkan kesulitan dalam memahami materi abstrak, seperti operasi penjumlahan dalam matematika. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang bersifat konkret, menarik, serta mudah diakses oleh siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa media kartu bilangan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan. Media ini mampu memfasilitasi siswa dalam memahami bilangan secara visual, meningkatkan kemampuan mengelompokkan dan menghitung, serta menumbuhkan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Dengan demikian, kartu bilangan dapat dijadikan sebagai salah satu solusi alternatif dalam pembelajaran matematika yang lebih ramah bagi anak tunagrahita.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DAN ANGKA UNTUK MENGENAL BILANGAN CACAH PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS I SLB Moechammad Aulia Akbar; Izka Aziiz; Arcivid Chorynia Ruby Arcivid Chorynia Ruby
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan media gambar dan angka untuk mengenalkan bilangan cacah pada anak tunagrahita kelas I di SLB Negeri 1 Demak. Metode yang digunakan ialah Research and Development (R&D) Sugiyono (2019) yang mencakup potensi–masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi, uji coba terbatas, dan uji coba pemakaian. Intervensi berlangsung delapan hari (3–10 Juni 2025) terhadap satu peserta didik tunagrahita ringan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif‑kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut Miles & Huberman. Hasil menunjukkan bahwa paket media yang terdiri atas stik bergambar, gelas angka, lembar menebalkan angka, dan lembar penjodohan angka‑gambar layak dan efektif meningkatkan kemampuan mengenal bilangan cacah 1–10, fokus, partisipasi aktif, dan ketekunan belajar peserta. Kekuatan penelitian terletak pada penggunaan media konkret visual‑kinestetik yang sesuai karakteristik anak tunagrahita, sementara keterbatasannya adalah ukuran sampel tunggal dan durasi intervensi singkat sehingga generalisasi temuan memerlukan penelitian lanjutan dengan sampel dan waktu yang lebih luas.
Psikoedukasi Peningkatan Kontrol Diri Remaja dalam Penggunaan Smartphone: Upaya Pencegahan Penyimpangan Perilaku Seksual Arcivid Chorynia Ruby; Min Yatul Rahma
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i2.13764

Abstract

Smartphone merupakan salah satu media yang memfasilitasi terjadinya berbagai bentuk penyimpangan perilaku seksual apabila tidak digunakan sesuai dengan norma-norma yang berlaku dan tidak adanya kontrol diri dalam penggunaannya. Psikoedukasi ini bertujuan untuk peningkatan pemahaman tentang  bahaya penyimpangan perilaku seksual dan kemampuan kontrol diri dalam penggunaan smartphone sebagai upaya pencegahan penyimpangan perilaku seksual pada remaja. Adapun subjek dalam psikoedukasi ini yaitu siswa di SMP “X” Kudus Jawa Tengah dengan total sample sebanyak 32 orang. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji paired sample t-test didapatkan nilai p = 0,000 (p<0.05) yang berarti terdapat perubahan atau perbedaan yang sangat signifikan pada skor kontrol diri remaja sebelum dan sesudah psikoedukasi. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa kegiatan psikoedukasi ini telah efektif meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penyimpangan perilaku seksual dan kemampuan kontrol diri dalam penggunaan smartphone agar terhindar dari penyimpangan perilaku seksual.