Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN PINANG YAKI (Areca vestiaria) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Pristian Sibua; Herny Simbala; Olvie Syenni Datu
PHARMACON Vol. 11 No. 2 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.41729

Abstract

ABSTRACTAreca yaki leaves (Areca vestiaria) are a source of antioxidants that can prevent free radicals that can damage body cells. Areca yaki leaves contain secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, triterpenoids, steroids, and tannins with anticancer, antitumor, antibacterial, and anticancer effects as an anti-fertilizer. This study analyzed the antioxidant activity of areca yaki (Areca vestiaria) leaves obtained from village kinilow . On this research with the maceration method and using the DPPH method (1,1- diphenyl-2- picrylhydrazyl) with concentrations of 5, 10, 15, 20, 25 mg/L to analyze antioxidant activity by spectrophotometer. The results of this study showed that the levels of antioxidants in areca yaki (Areca vestiaria) leaves have antioxidant activity. It also means that the higher the concentration, the higher the levels of antioxidants produced. High levels of antioxidants were obtained at a concentration of 25 with a value of 85.30%. Therefore, the obtained inhibition value is calculated using IC50. The obtained value is 7,8, this matter conclude the antioxidant levels in areca yaki leaves are very strong.Keywords: Areca Yaki Leaves (Areca vestiaria), Antioxidant, DPPH (1,1-diphenyl-2- picrylhydrazyl)  ABSTRAKDaun pinang yaki (Areca vestiaria) merupakan sumber antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh, daun pinang yaki memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, triterpenoid, steroid, dan tanin yang memiliki efek sebagai antikanker, antitumor, antibakteri, dan juga sebagai antifertilisasi. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari daun pinang yaki (Areca vestiaria) yang di peroleh dari desa kinilow. Penelitian ini di lakukan dengan metode maserasi dan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi) dengan konsentrasi 5, 10, 15, 20, 25 mg/L untuk menganalisa aktivitas antioksidan dengan spektrofotometer . Hasil dari penelitian ini memperlihatkan kadar antioksidan pada daun pinang yaki (Areca vestiaria) memiliki aktivitas antioksidan dan semakin tinggi konsentrasi semakin tinggi pula kadar antioksidan yang dihasilkan. Kadar antioksidan yang besar di dapatkan pada konsentrasi 25 dengan nilai 85,30%. Pada penelitian ini nilai inhibisi yang telah di dapatkan kemudian di hitung dengan menggunakan IC50 dan nilai yang di dapatkan adalah 7,8, hal ini dapat di simpulkan kadar antioksidan pada daun pinang yaki sangat kuat. Kata kunci: Daun Pinang Yaki (Areca vestiaria),Antioksidan, DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil)
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI SALEP EKSTRAK BUAH CENGKEH (Syzygium aromaticum L) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) Firmansyah Bayu Putra Paputungan; Edwin de Queljoe; Olvie Syenni Datu
PHARMACON Vol. 11 No. 2 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.41738

Abstract

ABSTRACTFruit Cloves (Syzygium aromaticum L) contain substances as an anti-inflammatory. Content oil essential fruit clove dominated by eugenol with composition eugenol (81.20 %), trans-β- caryophyllene (3.92%), - humulene (0.45%), eugenol acetate (12.43%), caryophyllene oxide (0.25%) and trimetoxy acetophenone (0.53%). Study this aim for knowing existence effect anti-inflammatory on ointment extract fruit clove with 3 concentrations different I.e 10%, 20%, and 40% views from measurement with use period digital shove reduction in edema diameter on back induced mice _ 3% carrageenan as much as 0.2 ml. from results study and observation show ointment extract fruit clove (Syzygium aromaticum L) can reduce the diameter of edema. Ointment fruit cloves (Syzygium aromaticum L) with concentrations of 10%, 20%, and 40% have difference no mean with Control positive because (ρ 0.05). The conclusion from the study this, ointment extract fruit clove (Syzygium aromaticum L) has proven its activity anti-inflammatory. ointment extract fruit clove (Syzygium aromaticum L) with the most optimal 40% concentration which is almost the same with ointment hydrocortisone 2.5% Keywords: Ointment, Clove Fruit (Syzygium aromaticum L), anti-inflammatory  ABSTRAKBuah Cengkeh (Syzygium aromaticumL) mengandung zat-zat sebagai antiinflamasi. Kandungan minyak atsiri buah cengkeh didominasi oleh eugenol dengan komposisi eugenol (81,20%), trans-β-kariofilen (3,92%), α-humulene(0,45%), eugenol asetat (12,43%), kariofilen oksida (0,25%) dan trimetoksi asetofenon (0,53%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek antiinfalamasi pada salep ekstrak buah cengkeh dengan 3 konsentrasi berbeda yaitu 10%, 20%, dan 40%dilihat dari penurunan diameter udem pada punggung tikus yang diinduksi karagenan 3% sebanyak 0,2 ml. dari hasil penelitian dan pengamatan menunjukkan salep ekstrak buah cengkeh (Syzygium aromaticum L) dapat menurunkan diameter udem. Salep buah cengkeh (Syzygium aromaticum L) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40% memilikiperbedaan tidak bermakna dengan Kontrol positif karena (ρ ≥ 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, salep ekstrak buah cengkeh (Syzygium aromaticum L) terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi. Salep ekstrak buah cengkeh (Syzygium aromaticum L) dengan konsentrasi 40% paling optimal yang hampir sama dengan salep hidrokortison 2,5% Kata Kunci: Salep, Buah Cengkeh (Syzygium aromaticum L), antiiflamasi 
Pembuatan Krim Pelembab Kaki dan Edukasi Perawatan Kaki Pasien Diabetes Melitus Olvie Syenni Datu; Jainer Pasca Siampa
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/xmfb6q41

Abstract

Diabetes Melitus merupakan adalah gangguan sekresi insulin yang banyak menyebabkan komplikasi seperti kebutaan, amputasi, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation terdapat 463 juta orang penderita Diabetes pada usia 20-79 Tahun. Berdasarkan jenis kelamin, prevalensi DM pada laki-laki sebesar 9% dan pada perempuan 9,65%. Salah satu komplikasi DM yang banyak terjadi adalah ulkus diabetes pada kaki, dimana pada pasien DM cenderung mengalamikulit kaki yang kering dan pecah-pecah yang apabila tidak di rawat berpotensi untuk menimbulkan luka yang sulit disembuhkan bahkan beresiko mengalami amputasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi bagi masyarakat mengenai perawatan kaki untuk penderita DM ataupun bagi keluarga yang merawat pasien DM. Metode yang digunakan berupa penyuluhan berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab terkait dengan cara membersihkan kaki dan juga cara merawat kelembaban kaki pada kegiatan ini juga dilakukan pembuatan dan pembagian krim pelembab kaki. Sebelum dan sesudah kegiatan peserta diberikan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum dan setelah diberikan penyuluhan, hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah diberikan edukasi. Masyarakat sangat antusis mengikuti kegiatan dan terus berharap kegiatan seperti ini terus dilaksankan.