Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Dalam Pembentukan Organisasi Komite Sekolah di TK Negeri Sendang Kabupaten Cirebon Dwi Janur Wulan; Sofyan Mustoip; Novi Hidayati
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v1i3.411

Abstract

The government is trying to achieve the goals of National Education in accordance with Law No. 20 of 2003, which is to develop the potential of students to become human beings of faith and piety. Education is defined as a conscious and planned effort to create a learning atmosphere in order to develop students' self-potential. The responsibility for education is left to parents, educational institutions, government, and society. Research at TKN Sendang, Cirebon District, used a qualitative method to analyze the formation and role of the School Committee in early childhood education. The results showed that the School Committee at TKN Sendang played a role in improving the quality of education by providing direction, staff support, facilities, and supervision at the early age level. The active role of parents/guardians of students is very significant in supporting and involving themselves in School Committee activities, including providing input and financial support. The School Committee is also effective in providing direction and support for character building and improving learning facilities. In conclusion, the active participation of parents/guardians of students and the role of the School Committee is important in improving the quality of early childhood education. Collaboration between the government, educational institutions, the community, and parents/guardians of students creates an educational environment that is conducive and supports the optimal growth of the potential of students, so as to achieve the goals of National Education that have been set.
Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Manajemen Pendidikan Karakter Berbasis Islam di Sekolah Dasar Sofyan Mustoip; Abdus Salam Dz; Dwi Janur Wulan
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan pendidikan karakter, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah dasar Islam yang telah mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar memberikan peningkatan signifikan dalam hal efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan karakter. Kecerdasan buatan membantu guru dalam memantau perkembangan karakter siswa secara real-time, menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan individu siswa, serta menyediakan data analitis yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen pendidikan karakter. Selain itu, kecerdasan buatan juga mempermudah dokumentasi dan pelaporan perkembangan karakter siswa. Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen pendidikan karakter berbasis Islam di sekolah dasar menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter. Namun, keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada kesiapan teknologi sekolah dan pelatihan guru dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Oleh karena itu, disarankan adanya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur teknologi dan pengembangan kapasitas guru untuk memastikan implementasi yang efektif.