p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JAQ
Bachtiar Bachtiar
Universitas Pejuang Republik Indonesia Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN BERBASIS KINERJA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN GOWA Bachtiar Bachtiar
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 10 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.981 KB) | DOI: 10.47030/aq.v10i2.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilaksanakan oleh unsur pimpinan terhadap kinerja para pegawai dan sejauh mana pengaruh pengawasan yang dilakukan oleh unsur pimpinan terhadap peningkatan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian “deskriptif” dengan maksud memberikan gambaran secara komprehensif tentang sejauh mana proses pengawasan oleh unsur pimpinan (Kepala Unit) terhadap pelaksanan pekerjaan oleh para bawahannya.Adapun dasar penelitian ini adalah “survei” yaitu untuk menggambarkan dan menjelaskan fenomena-fenomena empirik (faktual) tentang proses pengawasan dan tingkat kinerja pegawai di lokasi penelitian. Hasil dari penelitan ini adalah bahwa Pelaksanaan fungsi pengawasan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa sudah cukup efektif, hal ini dilihat dari kemampuan pegawai memanfaatkan teknologi informasi dalam menyajikan data yang dibutuhkan secara akurat dan tepat waktu. Semua tahap-tahap pelaksanaan fungsi pengawasan juga sudah cukup baik dengan proses monitoring, pelaporan, penilaian, dan tindak lanjut yang dilakukan oleh atasan juga cenderung baik. Pengawasan yang dilakukan oleh unsur pimpinan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa ternyata sangat mempengaruhi kinerja pegawai. Selain pengawasan yang efektif, pemanfaatan waktu kerja dapat menghasilkan output yang maksimal untuk menghasilkan pekerjaan yang produktif dan berdasarkan dengan faktor motivasi dan kompetensi pegawai juga sangat mempengaruhi tingkat kinerja pegawai.
INOVASI GOVERNANCE DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DINAS PARAWISATA EKONOMI KREATIF KOTA MAKASSAR Syulkarnain Syulkarnain; Bachtiar Bachtiar; Ashariana Ashariana
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 13 NOMOR 2, 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v13i2.177

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui, Inovasi Governance dalam pelayanan Publik di Dinas Parawisata Ekonomi kreatif Kota Makassar. Dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik obesrvasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Inovasi Governance dalam pelayanan Publik di Dinas Parawisata Ekonomi kreatif Kota Makassar didalam melakukan pelayanan publik, dilakukan melalui pembinaan intensif yang diharapkan memberikan implikasi positif, dan adapun proses pembinaan yang telah dilakukan yakni pembinaan karier dan prestasi kerja, peningkatan kemampuan dasar untuk melanjutkan pendidikan formal, pendidikan dan latihan bagi pengembangan aparat, peningkatan motivasi aparat, serta upaya pembinaan disiplin aparatur di Inovasi Governance dalam pelayanan Publik di Dinas Parawisata Ekonomi kreatif Kota Makassar. Berbagai faktor baik yang dari dalam diri maupun dari luar diri para individu aparat mempengaruhi tingkat kinerja. Keterbatasan tingkatkemampuan, dan motivasi yang dimiliki mewujud pada rendahnya kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang berimplikasi pada kinerja aparat yang relatif buruk Baik atau buruknya kinerja tersebut bukan hanya disebabkan oleh keterbatasan dari dalam diri inidividu aparat, tetapi juga disebabkan oleh sistem dan prosedur,dan sarana kerja yang secara langsung menyentuh subtansi mendasar dari aparat dalam mencapai kinerja secara maksimal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TAMALANREA JAYA KOTA MAKASSAR Rosdiana Rosdiana; Bachtiar Bachtiar; Ashariana Ashariana
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 13 NOMOR 2, 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v13i2.178

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Implementasi proses transformasi digital dalam pelayanan publik di Kelurahan Tamalanrea Jaya dan Untuk mengetahui Faktor yang mempengaruhi Implementasi Transformasi Digital dalam pelayanan publik di Kelurahan Tamalanrea Jaya Dalam penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik obesrvasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi transformasi digital dalam pelayanan publik di Kelurahan Tamalanrea Jaya, bila dilihat berdasarkan digital government maturity, model masih dalam tahap katalogisasi, dimana proses digital government sebagai hubungan komunikasi satu arah antara masyarakat dengan pemerintahan. Penyelenggaraan pemerintahan Kelurahan Tamalanrea Jaya membangun tata kelola baru dimana pelayanan sudah bisa dilakukan dengan mudah, efektif dan efisien melalui website kelurahan, namun dalam penerapannya website masih digunakan sebagai media informasi. Faktor-Faktor yang terkait dengan kesiapanKelurahan Tamalanrea Jaya dalam transformas idigital masih harus dioptimalkan dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi. Pertama resourcereadiness,.Kedua IT readiness,sarana pendukung Ketiga cognitivereadiness, tidak semua perangkat mampu beradaptasi dengan cepat, Keempat patnership readiness ,kemitraan yang dibangun.Kelima innovation valance, Kelurahan Tamalanrea Jaya memberikan dampak yang cukup positif bagi pemangku kepentingan. Keenam culturereadiness, Kelurahan Tamalanrea Jaya memang belum siap dalam waktu dekat dikarenakan beberapa layanan masih belum bisa dilakukan secara online. Faktor yang terakhir yaitu strategic readiness, aktivitas manajerial untuk memfasilitasi inovasi digital saat ini masih belum terbangun dengan baik, belum adanya pedoman atau petunjuk teknis pelaksanaan menjadi alasan pelaksanaan transformasi digital belum terealisasi dengan optimal.