Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Rancang Bangun Pengolahan Arsip Surat Masuk Dan Surat Keluar Pada Kantor Kelurahan Ratu Jaya Depok Ela Nurelasari UBSI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.083 KB) | DOI: 10.55181/speed.v11i4.608

Abstract

Abstract - In the current era of globalization, information technology is developing rapidly. The computer which is equipment that was created to facilitate human work, when achieving progress both in making hardware and software. as well as the need for Letter archive processing at the Ratu Jaya Kelurahan Office, a system that supports the processing of incoming and outgoing mail records is needed to be more effective and efficient. The existing system at the Ratu Jaya Kelurahan Office is still being done manually, starting from the recording of Letters to archiving, making it possible that during the process of error occurred in recording, the loss of letters and delays in searching for the required data. For this reason a recording application system with the method used in building an application is needed is the waterfall method, by proposing a systematic approach to software development that starts at the level and progress of the system in all analysis, design, code, testing and maintenance. This application is to facilitate and more effective also facilitate the processing of incoming and outgoing letters. To support activities at the Ratu Jaya District Office.Keywords: System Design, Archive, Incoming and Outgoing Letters Abstrak – Dalam era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi berkembang dengan cepat. Adapun komputer yang merupakan peralatan yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, saat mencapai kemajuan baik di dalam pembuatan hardware maupun software. begitu pula kebutuhan Pengolahan arsip Surat pada Kantor Kelurahan Ratu Jaya, sangat dibutuhkan suatu sistem yang menunjang pengolahan Arsip surat Masuk dan surat keluar agar lebih efektif dan efesien. Sistem yang ada pada Kantor Kelurahan Ratu Jaya saat ini masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan Surat sampai penyimpanan arsip, sehingga memungkinkan pada saat proses berlangsung terjadi kesalahan dalam pencatatan, hilangnya surat dan keterlambatan dalam pencarian data-data yang diperlukan. Untuk itu diperlukan sistem aplikasi pencatatan dengan metode yang digunakan dalam membangun aplikasi adalah metode waterfall, dengan mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik yang dimulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Aplikasi ini untuk mempermudah dan lebih efektif juga memudahkan dalam proses pengolahan Surat Masuk dan Surat Keluar. Dalam menunjang aktifitas pada Kantor Kelurahan Ratu Jaya.Katakunci: Perancangan Sistem, Arsip, Surat Masuk dan Surat Keluar
Implementasi Sistem Informasi Rekam Medis Pada Laboratorium Klinik MediCall dengan Penerapan Incremental Model Ahmad Al Kaafi; Rifki Azmi - UBSI; Ela Nurelasari; Lisda Widiastuti - UBSI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 12, No 3 (2020): Speed Juli 2020
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.753 KB) | DOI: 10.55181/speed.v12i3.650

Abstract

Abstrak – Klinik merupakan salah satu instansi yang memberikan layanan pemeriksaan untuk orang sakit. Klinik sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat membutuhkan sistem informasi yang mampu mengolah data pasien secara cepat dan akurat. Pengolahan data secara manual memiliki beberapa kelemahan, diantaranya membutuhkan waktu yang lama dan terkadang tidak akurat. Selain itu juga dapat menyebabkan redudansi data atau pencatatan data yang berulang-ulang dan penyimpanan data tidak terpusat sehingga menyebabkan keterlambatan dalam pencatatan data untuk pembuatan laporan. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang mampu mengolah data pasien, data pemeriksaan pasien dan data rekam medis serta laporan-laporan yang dimiliki oleh Laboratorium Klinik MediCall Tegal secara komputerisasi. Data rekam medis adalah catatan sejarah riwayat penyakit yang pernah diderita oleh pasien. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan Incremental Model. Dari pembuatan sistem ini diharapkan dapat menghasilkan sistem informasi yang mampu mengelola data pasien, data pemeriksaan pasien dan data rekam medis serta laporan-laporan yang dibutuhkan dalam klinik tersebut. Kata kunci : Sistem Informasi, Rekam Medis, Laboratorium, Incremental Model: Abstract – Clinic is one agency that provides examination services for the sick. Clinic as one of the public health service facility requires an information system capable of processing patient data quickly and accurately. Manual data processing has several disadvantages, including a long time and sometimes not accurate. It can also lead to data redundancies or recording of data repeatedly and data storage is not centralized so as to cause delays in recording data for make a report. Based on these problems required a system capable of processing patient data, patient examination data and medical record data and reports owned by Laboratorium Klinik MediCall Tegal computerized. Medical record data is a history record of disease ever suffered by the patient. In making this system using Incremental Model. From the making of this system is expected to produce information system capable of managing patient data, patient examination data and medical record data and reports needed in the clinic. Keywords— Information System, Medical Record, Laboratorium,Incremental Model
Implementasi Metode K-Means Clustering Dengan Davies Bouldin Index Pada Analisis Faktor Penyebab Perceraian Esty Purwaningsih; Ela Nurelasari
INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information Management Vol 7 No 2 (2023): INFORMATION MANAGEMENT FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (JUNI 2023)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/imbi.v7i2.2307

Abstract

Basically, divorce is the release of the marital relationship between partners. In this country, the number of divorce cases has reached its peak in the last six years. Many reasons can lead to divorce, such as financial problems, leaving a partner, domestic violence, or polygamy. In this study, the K-Means clustering method, which is assisted by the Davies Bouldin index, shows an advantage in solving clustering problems. Rapid Studio software is used to process secondary data. The data were tested with the values k=3, k=5, and k=7. The results showed that the k=3 group obtained a value of -0.419, the k=5 group obtained a value of -0.423, and the k=7 group obtained a value of -0.337. Thus, it can be concluded that the K-Means clustering method using the Davies Bouldin index has a value of k=7, which is the best cluster compared to the values of k=3 and k=5. The following clusters were generated from research conducted on the K-Means method with a value of k = 7 using the Davies Bouldin Index: Cluster_0 consists of "Provinsi Jawa Barat", Cluster_1 consists of "Kota Tasikmalaya", Custer_2 consists of "Cirebon" and "Indramayu", Cluster_3 consists of "Tasikmalaya", "Kuningan" and "Subang", Cluster_4 consists of "Bogor", "Cianjur", "Sumedang"
ANALISIS KEAMANAN SISTEM WEBSITE MENGGUNAKAN METODE OPEN WEB APPLICATION SECURITY PROJECT (OWASP) PADA SIMANTEP.ID Nurelasari, Ela; Gumilang Al Farabi, Difa
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.9314

Abstract

Informasi sangat penting bagi organisasi, bisnis, maupun individu. Program keamanan berfokus pada prinsip Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Avaliablity (ketersediaan) (CIA). Dalam konsep keamanan informasi, ketiga komponen tersebut berfungsi sebagai mata rantai yang saling berhubungan. OWASP (Open Web Application Security Project) Top 10 Method adalah salah satu metode pengujian sistem berbasis web yang dirilis oleh komunitas OWASP. Metode ini mencakup sepuluh celah keamanan utama yang dapat mengancam suatu website. Simantep adalah sebuah Perusahaan yang didirikan pada akhir tahun 2019. Kemudian secara resmi menjadi sebuah Perusahaan pada tahun 2022. Merupakan salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan online dan penyewaan Gudang. Untuk mengatasi atau mencegah peretasan terhadap website Simantep maka digunakanlah metode Open Web Application Security Project. aplikasi OWASPZap yang seberapa mungkin ada celah keamanan pada website target berdasarkan tingkat ancaman disini terbagi menjadi beberapa kategori berdasarkan dampak yang ditimbulkan dari celah keamanan tersebut yaitu , Medium 3, Low 3, Informational 4. Hasil dari proses scanning pada website Simantep.id menunjukkan adanya 10 tanda bahaya (alerts) dengan tingkat ancaman dari yang terendah (Medium) sampai dengan yang tertinggi (Low). Penelitian ini juga dapat digunakan sebagai acuan bagi pengembang website untuk meningkatkan kualitas keamanannya. Selain itu penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori dan pengetahuan tentang keamanan website terutama dengan OWASP.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN DOMPET DIGITAL MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Nurelasari, Ela; Purwaningsih, Esty; Algani, Ahmad
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 6 (2024): JATI Vol. 8 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i6.12035

Abstract

Perkembangan teknologi semakin pesat munculnya kebiasaan baru yang mengubah cara pembayaran dari tunai menjadi nontunai. Tersedia metode pembayaran baru yang dibuat oleh startup-startup yang mana dikenal dengan Dompet Digital(E-Wallet). Munculnya Dompet Digital transaksi menjadi lebih mudah karena tidak perlu membawa kartu ataupun uang tunai. Dompet digital bisa disebut sebagai metode pembayaran yang sah. Sampai saat ini Bank Indonesia telah mengizinkan sebanyak 38 E-Wallet. Dimana 4 dari jumlah e wallet tersebut yang dikenal dengan luas dan digunakan oleh Masyarakat pada umumnya yaitu Go-pay, Dana, OVO dan ShopeePay. Dengan banyaknya aplikasi Dompet Digital yang tersedia, konsumen sering mengalami kesulitan dalam memilih karena berbagai keuntungan yang ditawarkan, seperti kemudahan penggunaan dan keamanan jaringan. Untuk mendukung pengambilan keputusan dalam memilih Dompet Digital, penelitian ini menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dengan kriteria User Friendly, Kemudahan Top-up, Promo, dan Merchant. Diperoleh bahwa kriteria aplikasi dompet digital ditentukan oleh Merchant(36,6%), diikuti oleh User Friendly (26,5%),Kemudahan Top Up (24,1%) dan Promo (12,9%). Sehingga kriteria pemilihan dompet digital dapat diputuskan berdasarkan kriteria Merchant. Dari hasil perhitungan alternatif pemilihan dompet digital yang paling diminati berdasarkan peringkat adalah DANA (27,5%), Shopeepay (26,4%), Gopay (24,8%), dan OVO (21,3%). Melalui software Expert Choice V.11, DANA terpilih sebagai dompet digital terfavorit.
PENERAPAN METODE EUCS DALAM ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PELAYANAN BERBASIS APLIKASI PADA TRAVELOKA DAN TIKET.COM Purwaningsih, Esty; Nurelasari, Ela; Junian Tamba, Hiskia
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 3 (2025): JATI Vol. 9 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i3.13664

Abstract

Keberhasilan suatu aplikasi sangat bergantung pada tingkat penerimaan dan kepuasan pengguna terhadap teknologi tersebut. Contohnya, aplikasi Traveloka dan Tiket.com yang bergerak di bidang pemesanan dan pembelian tiket secara online serta mudah diakses melalui smartphone. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat kemungkinan kegagalan dalam pengalaman pengguna aplikasi ini. Hal ini mendorong para peneliti untuk menyelidiki dan menemukan komponen yang memengaruhi keberhasilan dan kelemahan dari aplikasi traveloka juga tiket.com. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner Google Form yang disebarkan kepada pengguna aplikasi Traveloka dan Tiket.com. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden. Penyusunan kuesioner menggunakan metode EUCS (End User Computing Satisfaction). Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aplikasi Traveloka, Dua variabel penting, Ease of Use dan Format, berpengaruh, sedangkan tiga variabel lainnya, Ketepatan, Isi, dan Ketepatan, tidak berpengaruh. Sebaliknya, pada aplikasi Tiket.com, tiga variabel yang berpengaruh signifikan adalah Content, Format, dan Timeliness, sementara dua variabel lainnya, yaitu Accuracy dan Ease of Use, tidak berpengaruh. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pada aplikasi Traveloka hanya terdapat dua variabel yang memberikan pengaruh signifikan, sementara pada Tiket.com terdapat tiga variabel yang berpengaruh.
Penerapan Algoritma C4.5 Dalam Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Layanan Resto Cepat Saji Purwaningsih, Esty; Nurelasari, Ela
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 3 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v3i1.1199

Abstract

Tingkat kepuasan pelanggan terdapat tingkat kepentingan, kinerja dan hasil yang dirasakan memberikan hasil yang sama atau bahkan melampaui dari harapan pelanggan. Sedangkan ketidakpuasan terjadi apabila hasil yang diperoleh tidak memenuhi harapan yang diinginkan pelanggan. Tantangan tersulit bagi setiap pelaku industri kuliner agar para pelanggannya tetap setia. Sehingga untuk memenangkan persaingan maka perlu meningkatkan kepuasan pelanggan. Ada 5 (lima) dimensi dalam mengukur kualitas pelayanan berdasarkan pada nilai harapan dengan nilai kinerja, diantaranya tangible, reliability, responsiveness assurance, dan emphaty. Penilaian kepuasan pelanggan yang diambil berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh pelanggan. Kemudian diolah kedalam algoritma C4.5, dimana algoritma tersebut merupakan model klasifikasi yang menghasilkan pohon keputusan yang sangat mudah dimengerti, mudah untuk dibangun, serta membutuhkan data percobaan yang lebih sedikit dibandingkan algoritma klasifikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kepuasan pelanggan dan membantu pihak resto dalam meningkatkan pelayanan. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan algoritma C4.5 didapatkan akurasi sebesar 95,36%.