Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingginya Produk Cacat pada Produksi Stay IGN Coil dan Guide 2B 6H dengan Metode DMAIC: (Studi Kasus: PT Pilar Cakrawala) Haidar Aliyudin Lukman; Fitri Sulastri; Rizki Amalia Pratiwi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/85sehx38

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab tingginya produk cacat (Not Good/NG) pada proses produksi Stay IGN Coil dan Guide 2B 6H di PT Pilar Cakrawala serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Tingginya tingkat cacat berdampak pada meningkatnya biaya produksi, penurunan efisiensi, dan berkurangnya kepuasan pelanggan. Data produksi periode Juli–September 2024 dianalisis menggunakan p-chart, DPU, DPMO, dan sigma level, yang menunjukkan cacat dominan berupa baret dan bintik dengan rata-rata 4,07%–6,46%. Nilai DPMO sebesar 96.419–107.879 dan sigma level sekitar 5,2 menandakan proses cukup stabil namun masih memerlukan perbaikan. Analisis Pareto dan Fishbone mengidentifikasi faktor penyebab utama berasal dari manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Rekomendasi perbaikan meliputi pelatihan operator, preventive maintenance mesin, dan penerapan SOP secara konsisten. Penelitian ini berkontribusi secara ilmiah dengan memperkaya bukti penerapan DMAIC pada industri plating logam yang masih jarang diteliti, serta memberikan manfaat praktis bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
Analisis Kecelakaan Kerja Pada Proses Dies Stamping Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control (HIRARC) Dengan Analisis Fuzzy Galih Aulia Akbar; Mohammad Fadli Perdana; Rizki Amalia Pratiwi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/e4419r04

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penting untuk mencegah kecelakaan kerja pada industri manufaktur. Penelitian ini dilakukan di PT SGS pada proses dies stamping yang memiliki risiko tinggi. Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan pengendalian, yang dikombinasikan dengan pendekatan fuzzy logic untuk mengurangi subjektivitas penilaian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 risiko utama, 11 faktor, dan 9 dampak kecelakaan kerja yang berhasil diidentifikasi. Dari kelima risiko tersebut, 1 risiko tergolong high, 4 risiko tergolong medium. Tindakan pengendalian mencakup rekayasa dengan pengendalian seperti shutter part dan meja transit part, lifter plate dan edukasi kepada pekerja terkait pentingnya kepatuhan terhadap standar SOP, Tindakan mencakup eliminasi melalui pembersihan area kerja secara rutin. Hasil penelitian juga bermanfaat dalam pengembangan akademik sebagai metode analisis yang sistematis dan kuantitatif. Di dunia kerja, metode ini membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat untuk mencegah kecelakaan kerja.