Novi sopirah
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENGEMBANGKAN PEMAHAMAN KONSEP Novi sopirah; Sundawati Tisnasari; Rina Yuliana
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v14i2.567

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada materi komponen ekosistem dan kurangnya pembelajaran yang mampu mengaitkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis contextual teaching and learning, serta untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap bahan ajar yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis CTL “Sangat Layak” diterapkan pada pembelajaran kelas V di SD. hal ini didukung oleh hasil validasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi dengan hasil rerata uji kelayakan sebesar 86,3%. Sedangkan hasil respons peserta didik yang diperoleh dari uji coba terbatas mendapat hasil persentase sebesar 89,02% dan termasuk kategori “Sangat Baik”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak dan menarik untuk diterapkan pada pembelajaran agar dapat mengembangkan pemahaman konsep peserta didik kelas V SD pada materi komponen ekosistem. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran tematik di kelas V Sekolah Dasar pada materi komponen ekosistem.
ETNOPEDAGOGI BADUY : PENDIDIKAN YANG MENUMBUHKAN KETANGGUHAN DAN KESEDERHANAAN Novi Sopirah; Danik Mulya Sari; Ila Rosmilawati; Ujang Jamaludin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10524

Abstract

This study examines the ethnopedagogical practices of the Baduy indigenous community as a model of traditional education that emphasizes the values of resilience and simplicity. Education in the Baduy community is not conducted through formal institutions, but through an intergenerational learning process rooted in customs, daily activities, and ancestral spirituality. Using a qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving community members and traditional leaders. The findings reveal that cultural values are transmitted through exemplary behavior, oral traditions, and direct involvement in communal life, which collectively shape character, self-discipline, environmental awareness, and social responsibility. The Baduy educational model prioritizes harmony with nature, adherence to customary law, and moral integrity over academic achievement. These ethnopedagogical practices demonstrate that local wisdom can function as an effective educational framework in forming resilient and value-oriented individuals. This study contributes to the discourse on alternative educational models by highlighting the relevance of indigenous knowledge systems as a foundation for character education and sustainable learning practices in the contemporary context.