Achiriah Achiriah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Informasi Melalui Optimalisasi Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat Maisyaroh Sinaga; Achiriah Achiriah; Ismail Ismail
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Februari-Mei 2023
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v3i1.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Azka Asahan dalam mengoptimalkan dan meningkatkan literasi informasi masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengoptimalan pada Taman Bacaan Masyarakat Azka Asahan (Azka Gemilang) sudah cukup maksimal. Pengelolaan telah berjalan dengan baik, baik dari segi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan evaluasi. Serta program- program yang telah dilaksanakan di TBM Azka Asahan dapat meningkatkan literasi informasi di masyarakat. Walaupun pengelola harus menghadapi kendala yang ada, namun TBM Azka Asahan harus dapat lebih meningkatkan lagi kualitas Taman Bacaan Masyarakat dengan sebaik-baiknya, sehingga lebih menarik perhatian masyarakat.
Peran Bundo Kanduang Dalam Melestarikan Adat Istiadat Pada Masyarakat Minang Di Kota Medan Nur Wulan Rahmadani; Achiriah Achiriah
Jurnal Pendidikan Indonesia (JOUPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joupi.v2i1.250

Abstract

Indonesia has different traditional and cultural structures such as those in Minangkabau. By having a matrilineal system, namely where the lineage follows the mother’s liniage. The existence of this matrilineal system is one of the strong reasons that the Minangkabau people have implemented gender equality in Minangkabau culture. Bundo Kanduang is also called “limpapeh rumah nan gadang, sumarak in nagari”, mother as bundo kanduang is a symbol of honor within the clan and within the nagari. This research is qualitative research with a historical approach. These data collection techniques include observation, documentation, and interviews. The informations in this research were 2 people, namely Mr. Yunan Sirhan and Mrs. Rahma. The results obtained from this research are that the bundo kanduang in the city of Medan was formed on September 13, 2017. The role of the Bundo Kanduang in customs is, manure alua nan luruih (according to a straight path), managing the road nan pasa (taking the market road), maintaining the harato and pusako (looking after property and inheritance) looking after children.