Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH RETURN ON ASSET, LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY Fina Rahmawati; Nurhayati
Jurnal Nusa Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Nusa Akuntansi Volume 3 Nomor 2 Mei Tahun 2026
Publisher : Publika Citra Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62237/jna.v3i2.406

Abstract

The purpose of this study is to identify the effect of Return on Assets, Leverage, and Company Size on Audit Delay, both simultaneously and partially. The selected population consists of companies in the Transportation and Logistics Sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020-2024. Sampling was conducted using a purposive sampling method in accordance with predetermined criteria, involving 10 companies. Return on Assets, Leverage, and Company Size each have a significant effect on Audit Delay simultaneously. Return on Assets partially has no impact on Audit Delay. Leverage partially has an effect on Audit Delay. Company size partially does not affect Audit Delay.
Pendaftaran Hak Milik Atas Tanah Hasil Perjanjian Jual Beli Dalam Perundang-Undangan Perdata Di Indonesia Nurhayati
Pamulang Law Review Vol. 8 No. 1 (2025): Pamulang Law Review
Publisher : Prodi Hukum S1 - Fakultas Hukum - Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjanjian jual beli terhadap tanah, bahwa yang dibeli itu bukanlah tanahnya melainkan hak yang melekat atas tanah tersebut. Jadi dengan adanya jual beli, hak atas tanah sudah beralih. Peralihan hak atas tanah yang di maksud adalah suatu hal yang menyebabkan hak atas tanah berpindah atau beralih dari seseorang kepada“orang lain adalah terjadi karena perbuatan hukum yang merupakan peralihan hak atas tanah yang dilakukan dengan sengaja dan memiliki tujuan agar hak atas tanah tersebut berpindah dari yang mengalihkan kepada yang menerima pengalihan hak atas tanah tersebut seperti jual-beli. Pembuktian bahwa hak atas tanah tersebut dialihkan, maka harus dibuktikan dengan suatu akta yang dibuat oleh dan dihadapan PPAT yaitu akta jual beli yang kemudian akan dijadikan dasar pendaftaran perubahan data pendaftaran tanah. Pendaftaran tanah bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum kepada pemegang hak atas tanah. Sertifikat tanah sebagai alat bukti yang kuat mencerminkan hak milik yang diakui secara hukum. Dalam hal jual beli tanah, baik secara akta otentik maupun di bawah tangan, terdapat syarat materiil dan formil yang harus dipenuhi.”