Fotografi jurnalistik adalah foto yang bernilai berita atau foto yang menarik bagi pembaca tertentu, dan informasi tersebut disampaikan kepada masyarakat sesingkat mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan dan tanda dalam karya foto jurnalistik Adek Berry yang mengulas seputar pandemi Covid-19 di Indonesia. Interpretasi tanda terhadap karya fotografi jurnalistik karya Adek Berry pada masa pandemi Covid-19 dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis semiotik Charles Sanders Peirce yang menggunakan konsep triadic yang mana suatu tanda (sign) memiliki interpretant dan representament. Melalui analisis semiotik Peirce, peneliti mendalami pemahaman terhadap variasi tanda (sign), objek dan interpretant yang terkandung dalam setiap karya fotografi. Hasil pemaknaan pada hasil karya fotografi jurnalistik Adek Berry mengenai pandemi Covid-19 di Indonesia dapat dikategorikan menurut tanda (sign), seluruh fotografi yang diteliti dapat dikategorikan sebagai sinsign menurut tipologi tanda Peirce, karena merepresentasikan satu fenomena atau situasi tertentu yang unik pada kerangka peristiwa selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Foto pertama, kedua, dan kelima dikategorikan sebagai indeks karena memiliki hubungan fisik atau kausal dengan objek yang direpresentasikan. Foto keempat dikategorikan sebagai simbol karena mengandung konvensi sosial atau makna yang terbentuk melalui interpretasi dan konvensi budaya. Foto ketiga, keenam, dan ketujuh dikategorikan sebagai ikon karena ada kemiripan visual atau representasi yang mirip antara objek dan tanda yang ditunjukkan.