Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Literatur Review: Pemanfaatan aplikasi android dalam pelayanan keluarga berencana Lia Lajuna; Yuni Sari
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v2i2.263

Abstract

Latar Belakang: Salah satu upaya program KB adalah dengan menguatkan program KIE pada sasaran PUS. KIE yang dilakukan oleh tenaga kesehatan biasanya memanfaatkan Alat Bantu Pengambil Keputusan ber-KB (ABPK-KB) dan juga booklet tentang kontrasepsi. Memasuki era digital, tenaga kesehatan mulai memanfaatkan teknologi sebagai ABPK. Tujuan: Menyediakan informasi aplikasi dalam pelayanan KB berbasis android yang bisa dimanfaatkan Pasangan Usia Subur (PUS) dan tenaga kesehatan. Metode: Metode paper review ini menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Melalui 4 langkah yang dikembangkan berdasarkan beberapa standar dan pedoman literature review. Hasil Penelitian: Dijelaskan tentang aplikasi Medical Eligibility Criteria For Contraceptive Use, aplikasi KlikKB, aplikasi lady pill reminder, aplikasi family planning. Kesimpulan: Pemanfatan media digital ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan faktor determinan calon akseptor KB dalam memilih kontrasepsi, terutama MKJP. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada Pasangan Usia Subur tentang keutamaan penggunaan aplikasi di android dalam mengoptimalkan kesehatan, terutama kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan KB.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN PEDULI ASI (GEMARI-ASI) DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Nurbaiti Nurbaiti; Yuni Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6693

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakt yang masih membutuhkan perhatian adalah pemberian ASI Esklusif. Di Indonesia cakupan bayi mendapat ASI eksklusif tahun 2019 yaitu sebesar 67,74%. Provinsi Aceh tahun 2019 sebesar 55%, menurun dari tahun sebelumnya sebesar 61%, dan kabupaten kota yang paling rendah cakupannya adalah Aceh Barat Daya (24%). Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 33 tahun 2012, tentang Pemberian Air Susu Ibu, salah satu amanat yang penting adalah pemberdayaan masyarakat melakukan penyebarluasan informasi tentang pentingnya pemberian ASI, guna membantu tumbuh kembang anak yang optimal. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat adalah peran kader kesehatan yang dianggap dapat menjembatani kesenjangan dalam pelayanan kesehatan keluarga. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan adalah melalui gerakan masyarakat peduli ASI (GEMARI-ASI). Tujuan : Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjadikan Gerakan Peduli ASI (GEMARI-ASI) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Metode pelaksanaan: adalah dengan memberikan pelatihan bagi 20 kader dari 4 Desa diwilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang terbentuknya kader pendamping ASI. Hasil : Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya tim kader yang mampu memberikan edukasi dan konseling tentang pemberian ASI Ekslusif. Kseimpulan : terbentuknya kemitraan dengan kader kesehatan dengan pembentukan kelompok gerakan peduli ASI (GEMARI-ASI).
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil Mitasari Mitasari; Juliastuti Juliastuti; Lia Lajuna; Yuni Sari; Iin Fitraniar
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1492

Abstract

Background: One of the nutritional problems among pregnant women is chronic energy deficiency (CED). CED is a condition in which pregnant women suffer from prolonged (chronic) inadequate food intake, resulting in various health problems. During pregnancy, women should meet their nutritional intake to prevent chronic energy deficiency. Purpose: This study aimed to determine the factors associated with the incidence of CED among pregnant women at Ingin Jaya Community Health Center, Aceh Besar, in 2025. Method: This research employed a quantitative approach with a descriptive-analytic design using a cross-sectional method. The study population consisted of all pregnant women with CED in the working area of Ingin Jaya Community Health Center, Ingin Jaya Subdistrict, Aceh Besar District, totaling 35 individuals. The sampling technique used was purposive sampling. Results: The findings showed that age (p = 0.038), knowledge (p = 0.049), and parity (p = 0.026) were significantly associated with chronic energy deficiency among pregnant women at Ingin Jaya Community Health Center, Aceh Besar. Conclusion: Factors associated with chronic energy deficiency among pregnant women at Ingin Jaya Community Health Center, Aceh Besar, were age, knowledge, and parity Suggestion: It is recommended that the community health center collaborate with community leaders to provide education to pregnant women regarding maternal nutrition during pregnancy and encourage the consumption of food and beverages with adequate nutritional value and calories to meet maternal nutritional needs and prevent chronic energy deficiency during pregnancy.
MIDWIFERY CARE FOR PREGNANT WOMEN, Mrs. F IN LAMPEUNEURUT VILLAGE, SUB-DISTRICT DARUL IMARAH, THE DISTRICT OF ACEH BESAR IN 2026: Midwifery Care for Pregnant Women Fanny Rahma; Adri Idiana; Yuni Sari
Journal of Midwifery and Community Health (JMCH) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Midwifery, Health Polytechnic of Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jmch.v5i1.1451

Abstract

Introduction: Maternal Mortality Rate (MMR) remains a global health problem that is largely preventable through quality and continuous midwifery care. The main causes of maternal death in Indonesia include bleeding, preeclampsia/eclampsia, and infection, so that routine pregnancy monitoring through home visits is an important strategy in early detection of complications. This case report aims to provide midwifery care for Mrs. F and document it in midwifery documentation. Method: Care was provided to Mrs. F, 40 years old, G2P1A0, with a history of cesarean section, through three visits at the patient's home. at a gestational age of 26 weeks 4 days to 30 weeks 4 days. Result: Subjective data showed that the mother complained of fatigue, lower abdominal cramps accompanied by dizziness, and back pain. The results of the objective examination showed that the mother's general condition was good, with normal vital signs, and a transverse fetal position at 28 weeks 4 days of gestation, which returned to normal after knee and chest position exercises. The care provided included education on second- and third-trimester pregnancy discomforts, maternal nutrition, anemia prevention, knee-chest exercises, pregnancy danger signs, childbirth preparation, postpartum contraception, and Early Initiation of Breastfeeding (IMD). Conclusion: The care results showed that the mother's and fetus's conditions remained within normal limits, and the mother understood all counseling provided. Discussion:  Comprehensive and continuous midwifery care through home visits is expected to support a healthy pregnancy and prevent complications.