Roshani Roshani
Politeknik Negeri Sambas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akuntansi Era Digital: Keterampilan dan Persepsi Akurat Mahasiswa di Dunia Online Roshani Roshani; Novi Sentiya; Munandar Munandar
Indonesian Accounting Literacy Journal Vol. 6 No. 3 (2026): Indonesian Accounting Literacy Journal (July 2026)
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/ialj.v6i3.6853

Abstract

This study examines the relationship between students’ digital competence and their perceptions of Accounting Information System (AIS) quality in the use of Accurate Online within the digital era. A quantitative approach was employed by distributing questionnaires to accounting students. Digital competence was measured using the DigComp 2.2, while AIS quality was evaluated based on ISO/IEC 25010, including Function Suitability, Performance Efficiency, Usability, Reliability, and Security. Data were analyzed using correlation, hypothesis testing, and Cartesian diagram analysis. The findings reveal a strong and significant relationship between digital competence and the use of Accurate Online. However, the Cartesian analysis indicates a gap between importance and satisfaction across several dimensions. Function Suitability and Security fall into Quadrant A, indicating high importance but low satisfaction, thus requiring immediate improvement. Performance Efficiency is positioned in Quadrant C, reflecting both low importance and low satisfaction, mainly due to technical issues such as system lag. In contrast, Usability and Reliability are categorized in Quadrant D, suggesting low importance but high satisfaction. These results are influenced using the free version of Accurate Online, which offers limited features and functionality. The study emphasizes the need to enhance system functionality and security, as well as to strengthen students’ digital competence and institutional infrastructure to better support accounting education in the digital era.
Pengembangan Klinik Pajak Sebagai Jasa Pelayanan Perpajakan dan Jasa Keuangan. Roshani roshani; Eliza Noviriani; Lailatul Mukaromah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6223

Abstract

Hadirnya Klinik Pajak untuk menjawab masalah terkait banyaknya masyarakat sambas belum memahami arti dari wajib pajak, proses yang sulit atau sulit untuk dimengerti, dan tidak ramah akan digital sehingga Klinik Pajak bertujuan untuk membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi perpajakan, penyusunan perpajakan dan pelaporan perpajakan, guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perpajakan. Metode kualitatif lapangan digunakan dalam pelaksanaan Klinik Pajak diawali dengan memperkenalkan Klinik Pajak pada masyarakat dengan menyebar brosur dan promosi di media sosial, serta pelaksanaan layanan konsultasi secara langsung dan daring. Pada saat ini terdapat beberapa kelompok masyarakat yang memanfaatkan jasa relawan pajak seperti pegawai, dosen Politeknik Negeri Sambas, UMKM dan Mahasiswa yang berjumlah 21 orang dengan pelayanan konsultasi perpajakan dasar (NPWP, SPT pribadi dan UMKM). Berkaitan dengan kondisi di atas sangat potensial untuk dikembangkannya konsultasi perpajakan dalam bentuk Klinik Pajak di Politeknik Negeri Sambas. Keunggulan produk yang dihasilkan Klinik Pajak adalah penyedia jasa pelayanan perpajakan dengan didukung sarana prasarana yang lengkap sehingga terjadi peningkatan pada kualitas pelayanan. Produk yang dihasilkan Klinik Pajak yaitu, Konsultasi Perpajakan, Penyusunan Perpajakan, dan Pelaporan Perpajakan. Secara online calon konsumen dapat menghubungi media komunikasi online dan Instagram yang telah tersedia, sedangkan secara offline Klinik Pajak telah tersedia di Gedung Terpadu 2 Politeknik Negeri Sambas. Pelaksanaan kegiatan Klinik Pajak menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman mitra mengenai kewajiban perpajakan, administrasi perpajakan, serta pelaporan pajak, sehingga turut meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan masyarakat.