Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGELOLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK PADA PUPUK KOMPOSTER DI DESA KEPUHPANDAK KEC. KUTOREJO, KAB. MOJOKERTO Moch Ulil Azmi Sugiyanto; Dzaki Widianto Banugroho; Mohamad Iqbal Fanany; Hannah Fitri Noor Shafira; Axel Regina; Lila Setia Roshita; Yenywaty Simamora
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah merupakan aspek penting dari pelestarian lingkungan, khususnya di daerah pedesaan seperti di Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto di mana pembuangan limbah organik dan non-organik yang tepat tetap menjadi tantangan yang signifikan. Dengan menerapkan sistem pengomposan, masyarakat bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah dan memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang berharga untuk keperluan pertanian. Sampah organik yang terkumpul kemudian diolah melalui metode pengomposan, yang melibatkan penguraian bahan organik oleh mikroorganisme. Proses pengomposan dari alat komposter ini dikelola dengan hati-hati untuk memastikan tingkat aerasi, suhu, dan kelembapan yang tepat, memungkinkan sampah organik berubah menjadi kompos yang kaya nutrisi dari waktu ke waktu. Program pendidikan dan penyadaran untuk melibatkan masyarakat dan mempromosikan pemilahan sampah di sumbernya. Program ini bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kesadaran lingkungan di antara warga, mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah.
BUDIDAYA AQUAPONIK DI DESA KEPUHPANDAK KECAMATAN KUTOREJO, MOJOKERTO Chandrawati Adji Ningrum; Ridha Nur Cahyani; Choirus Zaman Sefiandy; Edgar Farrel Putra Harsono; Aqil Hisyam Hasyim; Fernanda Laily Hendryan Anggraini; Izzatul Kamilah; Yenywaty Simamora
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aquaponik adalah sebuah strategi dan inovasi dalam memperbaiki peningkatan perkembangan pada sektor pertanian dan perikanan. Aquaponik dapat memenuhi kebutuhan pangan produksi dan ekonomis bagi masyarakat dengan adanya kombinasi dari sistem budidaya ikan (aquaculture) dan budidaya tanaman tanpa adanya media tanah (hidroponik). Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini diadakan di balai desa Dusun Ngrayung Desa Kepuhpandak, Mojokerto. Hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya pemahaman warga dalam pembudidayaan aquaponik serta bisa menghasilkan dua produk sekaligus dalam satu unit produksi sehingga dapat memperkuat perekonomian serta mampu membentuk kemandirian pangan dan gizi bagi masyarakat.
PEMBUATAN SISTEM MONITORING KADAR pH AIR PADA AQUAPONIK DI DESA KEPUHPANDAK KEC. KUTOREJO, KAB. MOJOKERTO Muhammad Rifki Fikri Firdaus; Reza Galang Kurniawan; Azrial Krisna Raharjo; Ibrahim Hasyim Arya Maulana; Muhammad Fachrudiansyah; Yohana Luckyta; Mochammad Nasyirul Haq; Yenywaty Simamora
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuhpandak adalah sebuah desa di kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Desa ini ditinggali oleh mayoritas penduduk yang mendapatkan penghasilan dari pembuatan batu bata dan UMKM. Pada kegiatan survey yang dilakukan bersama bapak lurah dan bapak carik setempat dengan hasil singkat bahwa disana memiliki keterbatasan area hijau sehingga bapak carik meminta untuk dilakukan pembuatan hidroponik agar area tersebut terdapat tanaman hijau. Selain itu terdapat permasalahan yang ditimbulkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat setempat dalam menghitung kadar Ph yang terkandung dalam air yang dibutuhkan untuk tanaman tersebur sehingga menyebabkan tanaman mati. Maka dari itu tanaman hidroponik diperlukan untuk alternatif darimedia tanam bibit yang efisien yang dapat diterapkan di lingkungan desa Kepuhpandak. Sedangkan, Perancangan Dan Pembuatan Alat pemantau PH Otomatis diperlukan untuk efisiensi dan kemudahan dalam perawatan tanaman hidroponik. Sistem ini berfungsi untuk memonitoring kadar PH air yang terkandung didalam tanaman hidroponik, sehingga tanaman akan lebih aman karena kadar Ph terkontrol dengan mudah. Mitra juga dapat berkreasi dengan tanaman-tanaman yang berbeda, hasil tanam juga dapat dijual di pasaran.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS TERHADAP UMKM PRODUSEN KERIPIK PISANG DI DESA KEPUHPANDAK KEC. KUTOREJO, KAB. MOJOKERTO Nurul Savanah Ramadhani; Muhammad Sahroni; Ratna Putri Wulandari; Marcella Nethania Thessalonika; Hafrul Asfan; Teguh Wijaya Putra; Yenywaty Simamora
ABDIMAS Vol 3 No 04 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tumbuh di tengah masyarakat desa Kepuhpandak menunjukkan daya tahan yang lebih tinggi dan menjadi penyangga perekonomian suatu negara maupun daerah. Pertumbuhan perekonomian Provinsi Jawa Timur, salah satunya dipengaruhi oleh eksistensi sejumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berkembang sangat pesat. Salah satunya adalah di Dusun Grogol, Desa Kepuhpandak. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memajukan UMKM di Kabupaten Mojokerto berdasarkan kondisi internal dan eksternal UMKM kemudian menganalisis strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan UMKM di Kabupaten Mojokerto. Pendampingan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan data primer diperoleh dari survey sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber publikasi lembaga/institusi yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan ini menggunakan SWOT dan AHP. Hasil kegiatan menunjukan bahwa karakteristik UMKM memiliki kekuatan pada kemauan yang kuat untuk maju dan kelemahan pada keterbatasan modal. Sedangkan kondisi eksternal memiliki peluang pada pangsa pasar yang cukup banyak dan ancaman pada persaingan dalam perdagangan bebas. Sedangkan untuk menentukan strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan UMKM Dan hasilnya menunjukan bahwa strategi yang sesuai dengan UMKM di Kabupaten Sukoharjo adalah pada peningkatan kualitas dan kreatifitas produk UMKM.