Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

AKUNTANSI BIRU SEBAGAI PILAR PEMBANGUNAN EKONOMI MARITIM UNTUK INDONESIA EMAS 2045 Try Edi Suwarno; Victorinus Laoli; Enda Noviyanti Simorangkir
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ze25yw52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran akuntansi biru sebagai pilar pembangunan ekonomi maritim dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan menelaah berbagai publikasi akademik, laporan internasional, dan kebijakan nasional terkait ekonomi biru serta praktik akuntansi berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa akuntansi biru berperan penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola sumber daya laut yang berkelanjutan. Tren global memperlihatkan penerapan akuntansi berbasis lingkungan yang semakin meluas, khususnya di sektor kelautan, untuk mendukung pengelolaan ekonomi maritim secara berkelanjutan. Indonesia masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan regulasi, rendahnya literasi akuntansi berkelanjutan di sektor maritim, serta lemahnya integrasi data antar lembaga. Meskipun demikian, potensi besar dimiliki Indonesia melalui luasnya wilayah laut, kekayaan biodiversitas, dan peluang investasi di sektor ekonomi biru. Penelitian ini menegaskan urgensi pengembangan standar akuntansi biru nasional sebagai instrumen strategis untuk mendukung pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan dan menjadi fondasi bagi tercapainya Indonesia Emas 2045.
Menata APBD, Membangun Daerah: Menuju Kemandirian Fiskal Melalui Efisiensi Anggaran Serta Investasi Infrastruktur Pada Kabupaten Tanah Laut Setianda, Rizky Aldi; Suwarno, Try Edi; Abdillah, M. Riduan; Hadiani, Yasir; Laoli, Victorinus; Pulungan, Faisal Fadly; Muthmainnah, Riyadatul; Sinaga, Ananda Sabrida
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 5 No. 1 (2025): Artikel Riset Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v5i1.6215

Abstract

Kemandirian fiskal merupakan indikator utama dalam menilai sejauh mana daerah mampu membiayai pembangunan tanpa bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran dan investasi infrastruktur terhadap kemandirian keuangan daerah, dengan studi kasus pada Kabupaten Tanah Laut selama periode 2015–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear berganda, penelitian ini mengevaluasi kontribusi dua variabel strategis terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik efisiensi anggaran maupun investasi infrastruktur memiliki hubungan negatif terhadap kemandirian keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa alokasi anggaran dan investasi perlu diarahkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam konteks teori kapasitas fiskal daerah, kondisi ini mencerminkan kebijakan fiskal daerah perlu diperkuat untuk mewujudkan kemandirian fiskal. Oleh karena itu, diperlukan formulasi strategi fiskal yang tidak hanya menekankan efisiensi, tetapi juga efektivitas serta keberlanjutan manfaat ekonomi jangka panjang dari belanja daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan fiskal daerah
CONTRIBUTION OF THE UN REGIONAL FUND AND ROYALTIES FROM MINERAL AND ENERGY NATURAL RESOURCES TO REVENUE SHARING FUNDS : Empirical Study Across All Provinces of Kalimantan Suwarno, Try Edi; Djajasinga, Nico Djundharto; Rabani, Siti Sarah Al
Perwira Journal of Economics & Business Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v5i2.503

Abstract

This study aims to analyze the influence of Regional Land and Building Tax (PBB) and royalties from mineral and coal natural resources (SDA Minerba) on Revenue Sharing Funds (DBH) across all provinces in Kalimantan during the 2022–2024 period. The data used are secondary data, including the realization of PBB, Minerba royalties, and DBH from local government financial reports. The study adopts a quantitative approach using panel data regression and the Fixed Effect Model, selected based on Chow and Hausman tests. The results show that Minerba royalties have a statistically significant effect on DBH, whereas Regional PBB does not show a significant influence. These findings indicate that revenue from extractive sectors plays a dominant role in shaping regional fiscal capacity in Kalimantan. The study recommends optimizing PBB collection and diversifying revenue sources to strengthen sustainable regional fiscal structures.
Pengaruh Sustainability Report Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Indonesia Muthmainnah, Riyadatul; Suwarno, Try Edi; Sinaga, Ananda Sabrida Tora Br; Laoli, Victorinus; Setianda, Rizky Aldi
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v4i2.5422

Abstract

Studi ini menguji pengaruh hubungan antara sustainability report dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial terhadap kinerja keuangan di bursa efek Indonesia untuk perusahaan manufaktur. Data Sekunder dihasilkan melalui laporan keuangan dan sustainability report yang diberikan secara terstruktur. Populasi untuk penelitian ini terdiri dari 211 Populasi dengan menggunakan 16 Sampel perusahaan manufaktur yang menerbitkan laporan keuangan dan sustainability report tahun 2019-2021. Hipotesis diuji dengan menggunakan Uji Statistik Linear Berganda. Pengujian dilakukan pada tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sustainability report dimensi social terhadap kinerja perusahaan. Sedangkan sustainability report dimensi ekonomi dan lingkungan tidak memberikan hubungan terhadap kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan untuk praktisi terhadap kinerja keuangan agar perusahaan lebih memperhatikan indikator ekonomi, lingkungan, & sosial pada perusahaan yang listed di bursa efek agar mendapat respon positif para stakeholder. Keywords : Sustainability Report, Financial performance
PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE DI INDONESIA Bastian, M; Suwarno, Try Edi; Alfikri, Rahmatullah; Amirah, Shahnaz Arianne
KINDAI Vol 21 No 3 (2025): KINDAI
Publisher : JURNAL KINDAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35972/kindai.v21i3.2492

Abstract

Abstract: This study analyzes the effect of Profitability, leverage, and Dividend Policy on Firm Value in the property and real estate sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. A quantitative approach with an associative research design was employed using secondary data from annual financial reports of 37 companies selected through purposive sampling. The research variables include Profitability (ROA), leverage (DER), Dividend Policy (DPR), and Firm Value (Tobin’s Q). Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The results show that ROA, DER, and DPR have a positive and significant effect on Firm Value. The R-Square value of 0.170 indicates that the independent variables explain 17% of the variation in Firm Value. These findings support the Signaling Theory, suggesting that financial information provides positive signals to investors. Keywords: profitability, leverage, dividend policy, firm value
Jumlah Penduduk Sebagai Pemoderasi Pengaruh Kemandirian Keuangan, PDRB DAN Level Of Capital Outlay Terhadap Efesiensi Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa TengahTahun Anggaran 2016-2020 Victorinus Laoli; Try Edi Suwarno; Riyadatu Muthmainnah; Hamonangan Siallagan
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2612

Abstract

Riset ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis dampak dari Kemandirian Keuangan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta Level of Capital Outlay (LCO) terhadap tingkat efisiensi finansial pada pemerintah daerah. Lebih lanjut, studi ini juga menguji kapasitas jumlah penduduk sebagai variabel pemoderasi dalam interaksi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder periode 2016–2020 yang bersumber dari laporan keuangan daerah, DJPK, dan BPS. Sebanyak 62 sampel dari populasi kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah (periode amatan 2016-2020) diekstraksi melalui metode sensus dengan memanfaatkan data sekunder dari BPS, DJPK, serta laporan keuangan terkait. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji efek moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen beserta variabel moderasi memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan daerah. Namun, hasil uji parsial menunjukkan temuan yang berbeda: kemandirian keuangan, PDRB, dan LCO tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat efisiensi. Selain itu, variabel jumlah penduduk terbukti gagal menjalankan perannya sebagai moderasi karena tidak mampu memengaruhi kaitan antara variabel independen terhadap efisiensi keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas ekonomi makro dan struktur belanja modal belum mampu menjadi determinan utama dalam menjelaskan variasi efisiensi keuangan daerah di lokasi penelitian. Hal ini memberikan sinyal bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kembali efektivitas pengelolaan anggaran di luar faktor-faktor tersebut. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang lebih teknis guna memberikan kontribusi yang lebih mendalam bagi ilmu pengetahuan dan kebijakan manajerial publik.
Analisis Moral Tax Suation Pada Wajib Pajak Milenial Urban Shahnaz Arianne Amirah; M. Fahriyal Aldi; M Bastian; Try Edi Suwarno; Haris Reza Fathony
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research May 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v6i1.8650

Abstract

Kepatuhan pajak sukarela (voluntary compliance) merupakan pilar utama stabilitas fiskal negara, namun mencapainya memerlukan pendekatan yang melampaui sekadar penegakan hukum pidana pajak (tax enforcement). Penelitian ini menganalisis efektivitas moral tax suasion (pembujukan moral perpajakan) terhadap wajib pajak generasi milenial di kawasan urban. Karakteristik milenial urban yang adaptif terhadap teknologi, kritis, namun rentan terhadap distrust terhadap otoritas publik menjadi dinamika tersendiri dalam lanskap perpajakan modern. Guna mengukur tingkat efektivitas tersebut, penelitian ini melihat seberapa jauh pesan moral diinternalisasi oleh wajib pajak, bagaimana mereka memandang kewajiban etisnya, serta respons nyata dalam pelaporan mandiri. Dengan metode kualitatif deskriptif, tim peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap 15 informan milenial yang mewakili ragam latar belakang profesi dan kelas ekonomi di Jabodetabek, Surabaya, Medan, Makassar, dan Banjarmasin. Keabsahan data dan pencegahan bias subjektif dijamin lewat teknik triangulasi sumber, member checking, serta pengodean bersama antar-peneliti (inter-rater reliability). Efektivitas moral suasion sangat bergantung pada transparansi alokasi dana pajak dan kualitas pelayanan digital. Ketika milenial urban melihat adanya reciprocity (timbal balik) yang konkret dan akuntabilitas publik yang tinggi, kesadaran moral mereka untuk membayar pajak meningkat secara signifikan.
Transisi PSAK 24 ke PSAK 219: Potret Implementasi Akuntansi Imbalan Kerja Tenaga Panen Hamimah; Marliza Noor Hayatie; Try Edi Suwarno; Rahmatullah Alfikri
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2026): Artikel Research April 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i2.3252

Abstract

This study aims to analyze the implementation of harvest workers’ wage accounting at PT XYZ based on PSAK 219 on Employee Benefits, following its adoption as an update and new nomenclature of PSAK 24. The focus is on recognizing and measuring harvest workers’ wages as short-term employee benefits, which are vital to company operations. The research applies a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation. Results indicate that PT XYZ uses a performance-based wage system (pure piece rate) for harvest workers, complemented by premiums and incentives. The income tax of harvest workers is recognized as an allowance under the gross-up principle. Wage recognition and measurement follow PSAK 219, recorded as liabilities and expenses after services are rendered, while considering mandatory deductions such as BPJS. However, the treatment of overpayments has not fully complied with PSAK 219. This research contributes to the development of internal accounting information systems for plantation companies in ensuring the accuracy of accrual expenses and wage transparency, while also serving as an empirical reference for the transition of employee benefit standards in Indonesia.
UNDERSTANDING STOCK RETURN DRIVERS: THE INTERPLAY BETWEEN NET PROFIT, OPERATING CASH FLOW, AND DIVIDEND POLICY IN IDX QUALITY 30 COMPANIES Deafatunnizwa Ulfida; Nor Rahma Rizka; Fitra Izzadieny; Try Edi Suwarno
E-Jurnal Akuntansi TSM Vol. 6 No. 2 (2026): E-Jurnal Akuntansi TSM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/ejatsm.v6i2.3369

Abstract

This study examines the impact of stock price, net profit and operating cash flow on stock return, with the dividend serving as a moderating variable. The research focuses on companies listed on IDX Quality 30 companies over the period 2021 to 2024. The main problem addressed is the lack of comprehensive empirical evidence on how core financial performance indicators influence stock valuation within highly selective and fundamentally strong firms such as those in the IDX Quality 30 Index. Although these companies are considered financially robust and attractive to investors, there remains uncertainty about the relative importance of profitability, liquidity, and dividend policy in driving their market valuation. Recognizing the importance of financial performance indicators in stock valuation, this study seeks to determine whether stock price, net profit, netoperating cash flows significantly influence stock return, and whether dividend policy enhances this relationship. The analysis will employ multiple regression techniques to examine both direct and moderating effects. By incorporating operating cash flow alongside net profit, the study attempts to provide a more comprehensive understanding of the drivers of stock returns. While data collection and analysis are currently in progress, the findings are expected to contribute valuable insights to both investors and corporate decision-makers regarding financial strategy and market perception. Future stages of the research will include empirical testing, interpretation of results, and implications for investment practices and corporate policy.
CONTRIBUTION OF THE UN REGIONAL FUND AND ROYALTIES FROM MINERAL AND ENERGY NATURAL RESOURCES TO REVENUE SHARING FUNDS : Empirical Study Across All Provinces of Kalimantan Try Edi Suwarno; Nico Djundharto Djajasinga; Siti Sarah Al Rabani
Perwira Journal of Economics & Business Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v5i2.503

Abstract

This study aims to analyze the influence of Regional Land and Building Tax (PBB) and royalties from mineral and coal natural resources (SDA Minerba) on Revenue Sharing Funds (DBH) across all provinces in Kalimantan during the 2022–2024 period. The data used are secondary data, including the realization of PBB, Minerba royalties, and DBH from local government financial reports. The study adopts a quantitative approach using panel data regression and the Fixed Effect Model, selected based on Chow and Hausman tests. The results show that Minerba royalties have a statistically significant effect on DBH, whereas Regional PBB does not show a significant influence. These findings indicate that revenue from extractive sectors plays a dominant role in shaping regional fiscal capacity in Kalimantan. The study recommends optimizing PBB collection and diversifying revenue sources to strengthen sustainable regional fiscal structures.