Rizam Ahada Nur Ulinnuha
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Keterampilan Sosial Siswa Pada Pembelajaran PJOK Indra Ramadhan; Rizam Ahada Nur Ulinnuha
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v8i1.71944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Team Assisted Individualization terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Pendidikan Jasmani. Desain penelitian yang digunakan adalah Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Islam Terpadu Adzkia. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel berjumlah 60 siswa dan terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 30 siswa. Kelompok eksperimen melaksanakan pembelajaran menggunakan Team Assisted Individualization, sedangkan kelompok kontrol menggunakan Direct Instruction. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur keterampilan sosial siswa adalah angket yang diadaptasi dari Social Skill Improvement System Rating Skill (SSIS-RS). Hasil uji paired t-test Sig. 0,00 < 0,05 untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan Direct Instruction terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Hasil uji independent t-test menunjukkan Sig. 0.00 <0.05. Artinya, jika keduanya dibandingkan maka yang lebih berpengaruh adalah model pembelajaran Team Assisted Individualization daripada model pembelajaran Direct Instruction. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi guru penjasorkes di sekolah khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama agar dapat melaksanakan pembelajaran penjasorkes menggunakan Team Assisted Individualization untuk menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa untuk meningkatkan keterampilan sosialnya.
Analisis Kekuatan Otot Tungkai Terhadap Akurasi Shooting Pemain SSB Bangunjiwo Najib Aghniv Apzunsa Apzunsa; Rizam Ahada Nur Ulinnuha
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 10 No. 1 (2026): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v10i1.3499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan akurasi shooting pada pemain SSB Bangunjiwo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 pemain. Instrumen yang digunakan adalah tes kekuatan otot tungkai (vertical jump) dan tes akurasi shooting. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi pearson. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa rata-rata kekuatan otot tungkai sebesar 48,95 dan akurasi shooting sebesar 79,5. Hasil uji normalitas menunjukan bahwa kedua variabel berdistribusi normal (p > 0,05), serta uji linearitas menunjukan hubungan yang linear antara kedua variabel. Hasil uji korelasi Pearson menunjukan nilai koefisien korelasi sebasar 0,277 dengan nilai signifikansi sebesar 0,238 (p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan akurasi shooting. Meskipun demikian, hubungan yang terbentuk bersifat positif dengan kategori rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot tungkai bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi akurasi shooting. Faktor lain seperti teknik, koordinasi, dan kontrol gerak memiliki peran lebih dominan dalam menentukan akurasi shooting pemain SSB Bangunjiwo.
The influence of the group investigation on students' critical thinking skills in physical education Indra Ramadhan; Wahadi Wahadi; Rizam Ahada Nur Ulinnuha; Abdillah Hafidz Nuruddin; Ade Nurul Iman; Akbar Ilhamsyah Patrianto; Abdul Ghofur
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v13i2.38

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of the Group Investigation learning model on students' critical thinking skills in physical Education learning. The method used was a true experiment with The Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. 8th grade students of SMPIT Adzkia Sukabumi were the population in this study. Cluster random sampling was used with a sample size of 56 students. The research instrument used to collect data used a questionnaire with a 5-point Likert. Data analysis used paired sample t-test and independent sample t-test. The results of data analysis using the paired sample t-test in the experimental group showed a Sig. 0.00<0.05 and in the control group Sig. 0.065>0.05. Based on the results obtained, Group Investigation had a significant effect on improving students' critical thinking skills.Meanwhile, the Direct Instruction does not have a significant influence on improving students' critical thinking skills.The results of the independent sample t-test show Sig. 0.00 < 0.05. Based on these results, Group Investigation is more effective in improving students' critical thinking skills when compared to Direct instruction. The conclusion of this research is that the Group Investigation learning model has a significant influence on improving students' critical thinking skills in physical education learning.