Putri Rahma Dini
Universitas Karya Husada Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Narasi disfungsi seksual pada ibu pasca nifas riwayat persalinan spontan dan sectio caesarea Chatarina Anggit Noviana; Dewi Mayangsari; Putri Rahma Dini; Sa'adah Mujahidah
Link Journal of Midwivery Vol 1 No 1 (2025): January: Journal of Midwivery
Publisher : CV. LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljmw.v1i1.32

Abstract

Latar belakang: Seksualitas pada wanita merupakan komponen yang penting terhadap kualitas dan kelangsungan hubungan pernikahan. Perempuan mengalami perubahan yang berkaitan dengan proses persalinan, menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kebutuhan seksual. Tujuan : mengidentifikasi perbedaan disfungsi seksual pada wanita setelah melahirkan secara spontan dibandingkan dengan Sectio Caesarea (SC). Metode : Design penelitian ini cross sectional. Subjek penelitian adalah wanita persalinan per vaginam secara spontan dan yang persalinan SC, masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang menggunakan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan skor Female Sexual Function Index dan dianalisis tendensi sentral. Hasil : Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan spontan memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 54,93 (standar deviasi 7,74). Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan SC memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 60,21 (standar deviasi 6,28). Simpulan : Ibu pasca nifas yang menjalani persalinan spontan dan SC mengalami perubahan fungsi seksual, seperti: gairah, rangsangan, lubrikasi, orgasme, kepuasan, dan rasa nyeri.
EFEKTIVITAS OLIVE OIL DAN VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP DERAJAT DIAPER RASH PADA BAYI Putri Rahma Dini; Rose Nurhudhariani; Nini Royani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2439

Abstract

Diaper rash merupakan ruam merah terang disebabkan iritasi dari kulit yang terkena urine atau kotoran yang berlangsung lama dibawah popok. Metode non farmakologis diharapkan dapat mengatasi diaper rash yaitu Virgin Coconut Oil atau dengan Olive Oil. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas pemberian olive oil dan virgin coconut oil terhadap derajat diaper rash pada bayi. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan quasy eksperimen two group pre and post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 bayi berumur 6-12 bulan yang mengalami diaper rash. Sampel yang didapatkan sejumlah 30 responden tiap kelompok dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan  Mann-Whitney dengan nilai  p-value 0,026 dimana 0,026  0,05 sehingga ada perbedaan derajat diaper rash yang diberikan olive oil dan virgin coconut oil. Berdasarkan analisis median selisih sebelum dan sesudah diberikan olive oil  adalah  0,31 dan 2,28 pada Virgin Coconut Oil lebih tinggi nilainya sehingga lebih efektik menurunkan derajat diaper rash pada bayi.
THE EFFECT OF PEBALAV (PERINEAL BATH AND LAVENDER OIL) ON THE INTENSITY OF PERINEAL WOUND PAIN IN POSTPARTUM MOTHERS IN THE NGAWEN COMMUNITY HEALTH CENTER, BLORA REGENCY Ardhita Listya Fitriani; Putri Rahma Dini; Siti Fatimah; Hera Karomah
Jurnal Smart Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/0pjr7c55

Abstract

ABSTRACT   Background: Perineal wound pain is a common problem in postpartum women caused by stitches due to perineal tears. Perineal stitches are experienced by 85% of women who give birth vaginally. Perineal wound pain can interfere with comfort and the healing process of perineal wounds. PEBALAV (Perineal Bath and Lavender Oil)  is a non-pharmacological therapy that can reduce pain through a relaxing effect and by increasing blood circulation as well as cleaning and caring for perineal wounds. Purpose: to determine the effect of PEBALAV (Perineal Bath and Lavender Oil) in reducing perineal pain in postpartum mothers in the Ngawen Community Health Center area. Method: Quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 60 postpartum women who delivered in the Ngawen Community Health Center area during March–April 2026. The sample consisted of 30 postpartum mothers in the Ngawen Community Health Center area, Blora Regency. The research instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) for pain assessment. Data analysis used the Wilcoxon test. Results: The average perineal pain score was 4.3, or moderate, before the PEBALAV (Perineal Bath and Lavender Oil) intervention, and the average perineal pain score was 2.13 after the intervention. Postpartum women experienced an average pain reduction of 2.17 after receiving the PEBALAV (Perineal Bath and Lavender Oil) intervention. There was an effect of PEBALAV (Water and Lavender Oil Soak) on reducing perineal pain in postpartum women at the Ngawen Community Health Center (PHC) with a p-value of 0.000 <0.05. Conclusion: PEBALAV (Perineal Bath and Lavender Oil)) therapy has an effect on reducing perineal pain in postpartum women.