Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita. Peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, karena data yang akan diperoleh berupa kata-kata dan kalimat tertulis dari objek penelitian, yaitu anak-anak Tunagrahita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan anak Tunagrahita dalam menulis dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri anak Tunagrahita, seperti kesehatan, minat, bakat, dan motivasi. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar anak, seperti pendidikan orang tua, status ekonomi keluarga, perkataan dan bimbingan orang tua, yang juga mempengaruhi keterampilan menulis anak. Lingkungan sekitar juga berperan penting dalam pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita. Oleh karena itu, beberapa hal yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis bagi anak Tunagrahita meliputi: Peran orang tua: Dukungan dan bimbingan dari orang tua sangat penting dalam mengembangkan kemampuan menulis anak Tunagrahita. Orang tua dapat memberikan dorongan positif dan menghadirkan suasana belajar yang kondusif di rumah. Lingkungan yang baik: Lingkungan belajar yang baik akan memfasilitasi anak Tunagrahita untuk berkembang dalam menulis. Fasilitas dan suasana belajar yang mendukung akan membantu meningkatkan minat dan motivasi anak dalam menulis.Tambahan belajar dengan kualitas yang baik: Memberikan kesempatan kepada anak Tunagrahita untuk belajar di luar sekolah, seperti kursus atau pelatihan menulis, akan membantu meningkatkan keterampilan menulis mereka.