Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EDUKASI KEBUTUHAN VITAMIN D DARI SINAR MATAHARI UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 PADA KOMUNITAS PEREMPUAN HIJAB KELOMPOK IBU-IBU PENGAJIAN DI MASJID AL MANSHUURIN YABANSAI HERAM KOTA JAYAPURA, PAPUA Herlambang Budi Mulyono; Trajanus Laurens Yembise; Dais Iswanto
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v7i2.2679

Abstract

The service was carried out on Saturday, 13, August 2022 virtually by zoom. The participants present consisted of several differences in ethnic background, educational work and age. The results with devotion show good participant satisfaction, it is characterized by some questions from an excellent audience regarding the topic of devotion. The service material consists of the topics of Vitamin D, Covid-19 and the relationship between the two. The Covid-19 material includes a brief history, characteristics of the Covid-19 virus, signs of infection, common symptoms, how to prevent and how to wash the hands with 6 steps correctly. After that, it was continued with an exposure between the role of Vitamin D and Covid-19 infection which consisted of an explanation of the general molecular mechanism and some recent studies on covid-19 and vitamin D. activities in general went smoothly and according to the activity plan.Keywords: covid-19; vitamin D; hijab woman; infection
PENYULUHAN MALARIA PADA IBU HAMIL SAAT KONTROL KEHAMILAN DI APOTEK SAKURA JAYAPURA Jefferson Nelson Munthe; Dais Iswanto; Nuraliah Rusman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.51400

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada ibu hamil di wilayah endemis seperti Papua. Rendahnya pengetahuan tentang gejala, penularan, serta pengobatan yang aman selama kehamilan menjadi faktor yang memperberat risiko komplikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pencegahan serta pengobatan malaria yang tepat melalui penyuluhan di Apotik Sakura, Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 20 ibu hamil berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata sebesar ±30% setelah penyuluhan. Sebelum kegiatan, 85% peserta berada pada kategori rendah, dan setelahnya hanya 10% yang masih berada pada kategori tersebut. Peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya kontrol kehamilan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kegiatan ini efektif karena memanfaatkan apotek sebagai media edukasi yang dekat dengan masyarakat, dengan penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana dan interaksi langsung dengan apoteker. Simpulan, penyuluhan berbasis apotek berpotensi menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil di daerah endemis malaria.
Pola Etiologi Malaria pada Ibu Hamil saat Kontrol Kehamilan di Pelayanan Kesehatan Kota Jayapura Jefferson Nelson Munthe; Nuraliah Rusman; Dais Iswanto
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi Mei - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i3.8320

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah endemis seperti Papua, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spesies Plasmodium dan keterkaitannya dengan trimester kehamilan pada kasus malaria ibu hamil di Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) berdasarkan data sekunder dari rekam medis pemeriksaan malaria pada ibu hamil di Apotek Sakura Jayapura periode Maret–September 2025. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 60 kasus malaria pada ibu hamil, dengan distribusi yang sama antara Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax (masing-masing 50%). Infeksi P. falciparum paling banyak ditemukan pada trimester pertama, sedangkan P. vivax dominan pada trimester kedua. Kasus malaria ditemukan pada seluruh trimester kehamilan. Temuan ini menunjukkan bahwa malaria pada ibu hamil di Kota Jayapura disebabkan oleh lebih dari satu spesies Plasmodium dengan distribusi yang bervariasi berdasarkan trimester kehamilan. Penelitian ini menegaskan pentingnya skrining malaria secara rutin pada setiap kunjungan antenatal care di wilayah endemis.
Membangun Kebiasaan Sehat Melalui Praktik Sikat Gigi dan Cuci Tangan Enam Langkah di TK Pembangunan V YAPIS Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua Elieser Elieser; Trajanus Jembise; Ferdinant M. Djawa; Dais Iswanto
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 10 No 2 (2026)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v10i2.5715

Abstract

Clean and healthy living habits from an early age are needed as provisions for achieving prosperity in the future. However, this is a challenge because most children are not yet able to carry them out properly and consistently. This community service aims to train and improve the skills of performing six-step handwashing and proper toothbrushing practices in children at YAPIS Heram Kindergarten in Jayapura City. The community service method was carried out using an initial observation and coordination approach, brief and clear education, repeated demonstrations, direct practice, and final evaluation. The activity involved two community service teams and five accompanying teachers from the school and a general assistant, as well as 24 kindergarten children as participants. Data analysis was conducted descriptively by comparing conditions before and after the intervention on two main indicators. The results of the activity showed an increase in the ability to practice toothbrushing from 7 children (29.2%) to 16 children (66.7%), while the practice of six-step handwashing increased from 3 children (12.5%) to 14 children (58.3%). At the same time, the category of not being able to in both indicators decreased sharply to only 2 children (8.3%). The activity's conclusions showed changes in competency in practicing six-step handwashing and proper toothbrushing. Furthermore, demonstrations and hands-on practice effectively helped children better understand and practice healthy behaviors. Teacher involvement and a pleasant learning environment were crucial factors in supporting the activity's success. This activity not only provided practical benefits for the school and children but also reinforced a simple, measurable, and easily applicable practice-based community service model for early childhood health education. 
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Personal Hygiene sebagai Basis Literasi Kesehatan pada Komunitas Santri di Pondok Pesantren Al-Manshurin, Kota Jayapura Elieser Elieser; Trajanus L Jembise; Dais Iswanto
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli - Agustus In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan berperan penting dalam membentuk perilaku personal hygiene pada komunitas pesantren yang memiliki risiko tinggi akibat interaksi komunal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik (Knowledge, Attitude, and Practice/KAP) personal hygiene pada santri Pondok Pesantren Al-Manshurin, Kota Jayapura. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 47 santri melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner KAP yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman (p < 0,05). Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan dengan sikap (r = 0,447; p = 0,002) dan praktik personal hygiene (r = 0,634; p < 0,001), sedangkan sikap tidak berhubungan signifikan dengan praktik (r = 0,016; p = 0,915). Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan hubungan KAP pada komunitas pesantren di Papua yang menunjukkan bahwa pola KAP tidak sepenuhnya linear. Penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan merupakan faktor utama dalam pembentukan praktik personal hygiene, sehingga temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program literasi kesehatan dan intervensi hygiene yang lebih efektif di lingkungan pesantren.