Malaria merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada ibu hamil di wilayah endemis seperti Papua. Rendahnya pengetahuan tentang gejala, penularan, serta pengobatan yang aman selama kehamilan menjadi faktor yang memperberat risiko komplikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pencegahan serta pengobatan malaria yang tepat melalui penyuluhan di Apotik Sakura, Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 20 ibu hamil berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata sebesar ±30% setelah penyuluhan. Sebelum kegiatan, 85% peserta berada pada kategori rendah, dan setelahnya hanya 10% yang masih berada pada kategori tersebut. Peserta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya kontrol kehamilan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kegiatan ini efektif karena memanfaatkan apotek sebagai media edukasi yang dekat dengan masyarakat, dengan penyampaian materi menggunakan bahasa sederhana dan interaksi langsung dengan apoteker. Simpulan, penyuluhan berbasis apotek berpotensi menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil di daerah endemis malaria.
Copyrights © 2025