Cicih Rosidah
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRODUKSI MINYAK ATSIRI MELALUI RAGAM METODE EKSTRAKSI DENGAN BERBAHAN BAKU JAHE Firgi Siswantito; Adelia Natasya Regita Nugroho; Riska Listiarini Iskandar; Christin Octaviani Sitanggang; Zulaikha Al-Qordhiyah; Cicih Rosidah; Siti Nurhayati; Dessy Agustina Sari
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i3.8072

Abstract

Minyak atsiri adalah ekstrak cairan yang didapatkan dari tanaman aromatik. Berbagai industri saat ini membutuhkan minyak atsiri untuk ragam produk kebutuhan manusia yang ditujukan bagi farmasi, parfum, kosmetik, minuman serta makanan. Sejumlah peneliti melanjutkan pencarian kebaharuan dalam memodifikasi metode ekstraksi sebelumnya yang tentunya menghemat waktu dan biaya proses. Selain itu, tuntutan lainnya terhadap temuan produk minyak atsiri meminta adanya implementasi aspek ramah lingkungan. Penggunaan bahan baku yang telah diketahui sebagai produk minyak atsiri adalah jahe, serai wangi, tanaman bawang, daun salam, dan tanaman aromatik lainnya. Beberapa metode ekstraksi (seperti: hidrodistilasi, ekstraksi solvent-free microwave, distilasi uap, gelombang mikro hidrodifusi dan gravitasi, serta hidrodistilasi dengan bantuan enzim) digunakan untuk mengoptimalkan yield minyak atsiri. Pihak industri dan farmasi menjadi jembatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat produk minyak atsiri. Kajian ini memberikan beberapa gambaran dari temuan penelitian mengenai pemanfaatan jahe melalui metode ekstraksi minyak atsiri dan penerapannya dalam industri komestik serta farmasi.
PENGARUH VARIASI SUHU DAN KONSENTRASI KATALIS TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT FISIK BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH Ghina Nurul Fadhillah; Cicih Rosidah; Alfieta Rohmaful Aeni; Fitri Yuliasari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 6 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24108

Abstract

Berkurangnya cadangan minyak bumi dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh pembuangan minyak jelantah menjadi latar belakang perlunya pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel menjadi salah satu opsi yang menjanjikan karena bersifat terbarukan, mudah terdegradasi secara hayati, dan memiliki sifat fisik yang serupa dengan solar. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu dan konsentrasi katalis natrium metoksida terhadap sifat fisik biodiesel berbasis minyak jelantah, serta mengidentifikasi gugus fungsi yang terbentuk menggunakan analisis FTIR. Proses pembuatan biodiesel dilakukan dengan metode transesterifikasi menggunakan variasi suhu 40°C, 50°C, dan 60°C, serta konsentrasi katalis 1%, 1,5%, dan 2%. Parameter yang diuji meliputi yield, densitas, dan viskositas sesuai acuan SNI, disertai karakterisasi gugus fungsi dengan FTIR. Hasil menunjukkan kondisi optimal diperoleh pada suhu 50°C dan konsentrasi katalis 1,5%, dengan yield 48%, densitas 1022 kg/m³, dan viskositas 3,8 cSt. Spektrum FTIR menampilkan serapan khas gugus ester (C=O) pada sekitar 1700 cm⁻¹ dan gugus metil (C-H) pada sekitar 2900 cm⁻¹, menandakan reaksi transesterifikasi berlangsung baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaturan suhu dan konsentrasi katalis untuk memaksimalkan kualitas biodiesel, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan limbah minyak jelantah yang mencemari lingkungan.