Manajemen publik mengacu pada pengamalan prinsip efektivitas selebihnya efisiensi terhadap pengelolaan organisasi termasuk pelayanan publik. Perkembangan manajemen publik di bidang pariwisata salah satunya melalui praktek penyelenggaraan Pariwisata Berbasis Masyarakat (PBM) atau desa wisata. Desa wisata Tobati dan Doyo Lama merupakan dua desa wisata berprestasi pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia(ADWI) pada tahun 2022. Penyelenggaraan wisata di Papua berkaitan erat dengan peran masyarakat adat. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi level partisipasi menggunakan Tangga Partisipasi Arnstein. Adapun terdapat 8 level partisipasi yang meliputi partisipasi pasif, terapi, informatif, konsultasi, plakasi, kemitraan, delegasi dan kendali penuh. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey peneliti mengambil sampel sebanyak 80 dari desa Tobati dan 92 dari desa Doyo Lama. Peneliti mengadaptasikan instrumen Idajati et al. dan telah melewati uji validitas korelasi Pearson dan reliabiltas Cronbach Alpha. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif yang menghasilkan level partisipasi dominan di Tobati yaitu non-partisipasi sementara di Doyo Lama yaitu tokenisme. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan referensi bagi kajian-kajian mendatang mengenai pengelolaan wisata di kota dan kabupaten Jayapura serta sebagai input bagi pemerintah daerah setempat