Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Edukasi Digital Marketing Untuk Mendukung UMKM Bertumbuh Di Era Pandemi Covid-19 Thalib, Irfandy; Araz, Rezty Amalia; Sucipto, Kiki Resky Ramdhani; Afrizal, Yogi Hady; Ahmad, Sukri
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1558

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan berupa edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan pelatihan digital marketing untuk UMKM yang masih awam terhadap digital marketing. Digital marketing adalah sesuatu yang sangat mendesak bagi setiap pelaku UMKM gunakan untuk. Oleh karena itu, untuk ikut andil berkontribusi pada hal ini, kami pun menginisiasi pelatihan digital marketing untuk membantu para pelaku UMKM untuk mengerti lebih dalam mengenai apa itu digital marketing dan bagaimana implementasi digital marketing yang paling efektif dan efisien untuk usaha mereka. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah membantu UMKM Indonesia tumbuh sehingga target jumlah pengusaha di Indonesia bisa meningkat, yang pada akhirnya mebantu ekonomi Indonesia untuk tumbuh. Community service activities that will be carried out are in the form of educating the community through digital marketing training activities for UMKM who are still unfamiliar with digital marketing. Digital marketing is something that is very urgent for every UMKM actor to use. Therefore, to contribute to this, we also initiated digital marketing training to help UMKM to understand more deeply what digital marketing is and how to implement the most effective and efficient digital marketing for their business. The benefits obtained from this Community Service activity are to help Indonesian UMKM grow so that the target number of entrepreneurs in Indonesia can increase, which in turn helps the Indonesian economy to grow.
Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital untuk Membangun Ekonomi Desa Tangguh Berbasis Kewirausahaan Pada, Andi Tenri; Yahya, A. Fauziah; Isma, Andika; Malik, Anhar Januar; Syarief, Rahmat; Paramita, A. Jamiati; Araz, Rezty Amalia; Sucipto, Kiki Resky Ramdhani; Syamril, Syamril
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i2.1559

Abstract

Desa Sudirman adalah sebuah kawasan berkembang di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Kehadiran Bumdes Dinaril sebagai badan usaha yang dikelola oleh desa sejak tahun 2017 mencoba menggerakkan sektor ekonomi kreatif melalui kegiatan membatik ecoprinting yang dijalankan oleh ibu-ibu desa dan pemberdayaan jamur tiram. Pandemi Covid 19 mematikan sentra usaha ini, Berdasarkan analisis potensi masalah yang dilakukan, tingkat kunjungan ke desa berkurang dan beberapa produk kreatif hanya tersimpan di etalase karena pameran dan penjualan langsung menjadi terhambat. Pemerintah desa harus segera “wake up” dan melakukan inovasi agar dapat bangkit segera dari kondisi tersebut. Perlu dukungan pelatihan manajemen pengelolaan yang lebih profesional namun tetap kekinian. Pengurus Bumdes dan masyarakat perlu didampingi dalam peningkatan kapasitas seperti marketing, penyusunan video profil & foto produk, literasi keuangan hingga katalog branding di sosial media. Di samping itu, motivasi dan peningkatan kapasitas SDM pengelola Bumdes juga penting diperhatikan. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat terpadu Institut Teknologi dan Bisnis Kalla memberikan pelatihan yang dirancang untuk mendorong semangat kewirausahaan serta menginspirasi anak muda dan aparat desa untuk dapat membangun potensi desanya menjadi lebih tangguh di masa pandemic COVID 19. Sudirman Village is a developing area in Tanralili District, Maros Regency. The presence of Bumdes Dinaril as a business entity managed by the village since 2017 tries to move the creative economy sector through ecoprinting batik activities run by village women and empowerment of oyster mushrooms. The Covid-19 pandemic has killed this business center. Based on the analysis of potential problems carried out, the number of visits to the village has decreased and some creative products are only stored in the storefront because exhibitions and direct sales are hampered. The village government must immediately "wake up" and innovate in order to get up immediately from this condition. Need support for management training that is more professional but still up-to-date. Bumdes management and the community need to be assisted in capacity building such as marketing, compiling profile videos & product photos, financial literacy to branding catalogs on social media. Besides that, it is also important to pay attention to the motivation and capacity building of the Bumdes managers. Therefore, through integrated community service activities, the Kalla Institute of Technology and Business provides training designed to encourage the entrepreneurial spirit and inspire young people and village officials to be able to build the potential of their villages to be more resilient during the COVID-19 pandemic.