Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ekonomis Berbahan Herbal Ramah Lingkungan Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Maroko Muhammad Syaiful; Sanafi Sanafi; Ernawati Ernawati; Putri Ayu Anggelita Rajagukguk; Riyanti Riyanti; Musdalifa R Musdalifa R; Syamsu Alam; Adam Adam; Isaju Isaju; Nur Elisa; Dwi Rosalia; Nur Rahman; Olivier Dodo Mengkepe; Sahrul Sahrul; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1998

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa, khususnya kelompok ibu rumah tangga. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus berpotensi menjadi peluang usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, demonstrasi pembuatan sabun, pendampingan praktik langsung, serta diskusi interaktif antara peserta dan tim pelaksana. Pelatihan diikuti oleh 14 orang ibu rumah tangga yang terbagi dalam kelompok praktik kecil agar setiap peserta dapat terlibat aktif dalam proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti dengan baik setiap tahap pembuatan sabun, mulai dari penimbangan bahan, pencampuran, pengadukan, hingga proses pengemasan. Peserta tidak hanya memahami teknik dasar pembuatan sabun cuci piring, tetapi juga memperoleh keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha keluarga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri dan semangat berwirausaha para ibu rumah tangga. Kesimpulannya, kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berhasil memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat keterlibatan aktif ibu rumah tangga dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi desa.
An Environment-Oriented PBL Digital Worksheet to Support Critical Thinking Development in Ecosystem Learning Syifa Salsabila; Widia Astuti; Ernawati Ernawati; Maretik Maretik; Miswandi Tendrita
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i4.8335

Abstract

Background: The development of students’ critical thinking skills requires learning media that actively engage students in problem analysis, reasoning, and decision-making processes. However, the use of electronic student worksheets (E-LKPD) in schools is still limited and often does not fully integrate problem-based learning principles or contextual environmental issues. Many available LKPDs remain procedural and teacher-centered, reducing opportunities for students to practice higher-order thinking skills independently. This condition indicates the need for innovative E-LKPD that are systematically designed to support critical thinking development through problem-based learning approaches. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of an environment-based Problem-Based Learning (PBL) electronic student worksheet (E-LKPD) on ecosystem content to enhance senior high school students’ critical thinking skills. Methodology: This research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The product was validated by two experts using a Likert-scale-based expert validation questionnaire covering content, media, and language aspects. Practicality testing involved one biology teacher and nineteen students, while effectiveness was analyzed using a pretest–posttest design with the Shapiro–Wilk test and paired t-test. Findings: The validation results obtained an average percentage of 91%, categorized as very valid. Practicality testing involving 1 teacher and 19 students SMAN 1 Toari showed positive responses with a percentage of 84%, classified as very practical. The effectiveness of the E-LKPD was evidenced by an increase in the average score from 82.68 to 89.46 among students of class X.4 at MAN 1 Kolaka, along with a significance value of 0.000, indicating a significant difference after the implementation of the E-LKPD. Contribution: These findings indicate that the environmental-based PBL E-LKPD contributes to the design of biology learning by providing a structured and interactive digital worksheet that facilitates problem-oriented learning and critical thinking development. The integration of contextual environmental issues within the E-LKPD supports meaningful ecosystem learning and reinforces the role of digital learning media in promoting active, analytical, and student-centered biology instruction
Peran Literasi fisik dalam Pengembangan Motorik Anak Usia Dini Iyan Nurdiyan Haris; Ari Gana Yulianto; Rosti Rosti; Ernawati Ernawati; Aqzhariady Khartha
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v11i1.2274

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan sarana pendidikan yang dilakukan melalui aktivitas jasmani. Implementasi pendidikan jasmani yang menyimpang dari konsep kurikulum akibat tuntutan agar anak berprestasi dalam cabang olahraga tertentu, serta semakin maraknya spesialisasi olahraga sejak dini, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan. Literasi fisik menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga anak-anak maupun orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai motivasi, kepercayaan diri, kompetensi fisik, serta pengetahuan dan pemahaman tentang cara bergerak sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya literasi fisik dalam pendidikan jasmani usia anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu dengan melakukan kajian hasil penelitian terdahulu berdasarkan teori yang dapat dipertanggungjawabkan untuk menghasilkan teori baru yang lebih mutakhir. Berdasarkan interpretasi cause and effect dari 10 artikel yang berkaitan dengan literasi fisik dan pendidikan jasmani usia anak-anak dihasilkan kesimpulan yang sangat tegas dari penelitian ini, yaitu bahwa perkembangan kemampuan literasi fisik anak-anak dalam pendidikan jasmani memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap peningkatan keterampilan motoric kasar, motoric halus, dan perkembangan gerak dasar pada anak-anak; kebugaran jasmani, potensi, dan prestasi akademik anak-anak; serta perkembangan aktivitas fisik dan budaya hidup aktif dan sehat sepanjang hayat.