Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ekonomis Berbahan Herbal Ramah Lingkungan Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Maroko Muhammad Syaiful; Sanafi Sanafi; Ernawati Ernawati; Putri Ayu Anggelita Rajagukguk; Riyanti Riyanti; Musdalifa R Musdalifa R; Syamsu Alam; Adam Adam; Isaju Isaju; Nur Elisa; Dwi Rosalia; Nur Rahman; Olivier Dodo Mengkepe; Sahrul Sahrul; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1998

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa, khususnya kelompok ibu rumah tangga. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus berpotensi menjadi peluang usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, demonstrasi pembuatan sabun, pendampingan praktik langsung, serta diskusi interaktif antara peserta dan tim pelaksana. Pelatihan diikuti oleh 14 orang ibu rumah tangga yang terbagi dalam kelompok praktik kecil agar setiap peserta dapat terlibat aktif dalam proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti dengan baik setiap tahap pembuatan sabun, mulai dari penimbangan bahan, pencampuran, pengadukan, hingga proses pengemasan. Peserta tidak hanya memahami teknik dasar pembuatan sabun cuci piring, tetapi juga memperoleh keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha keluarga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri dan semangat berwirausaha para ibu rumah tangga. Kesimpulannya, kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berhasil memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat keterlibatan aktif ibu rumah tangga dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi desa.