Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEMBANGUN LINGKUNGAN DESA YANG BERINOVASI & KREATIF MELALUI KUKERTA DENGAN MEMANFAATKAN SDA DAN UMKM DI DESA PEDEKIK KABUPATEN BENGKALIS Ufira Isbah; Epi Susilawati; Tia Wardani; Reni Puspita; Annisa Fadhira Rifly; Tiatil Mahfudzoh; Ressa Safitri Rahmadani; Tri Septiardi; Willi Wahyudi; Mhd Dicky Fadzhillah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 9: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedekik Village is one of the villages that will be used as the location for the Real Work Lecture on Building Villages at the University of Riau in 2023. This Real Work Lecture in Pedekik Village provides direction and input ideas to the people of Pedekik Village to be able to build an innovative & creative village environment with how to utilize existing natural resources (SDA) and micro, small and medium enterprises (UMKM). Real Work Lectures or commonly called Kukerta or KKN, is an activity that is used as a form of service by lecturers and students to the village community. Kukerta in carrying out community service is based on knowledge and even experience that has been gained in the world of lectures through guidance from Field Supervisors. Kukerta's methods of service include education, socializing, practicing and asking questions according to the work program design that has been determined. The results of the Kukerta service to build the Pedekik Village village show that Kukerta students can bring about several changes in the village community environment through the work programs that have been carried out
PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN DALAM PENGADAAN PROYEK PEMERINTAH: ANALISIS KASUS KORUPSI DAN PENCUCIAN UANG BUPATI PEKALONGAN Kharmelia Putri; Adelia Khairi Fadillah; Alya Refina Putri; Jessy Febri Herina; Opriyanti Zepanya Manurung; Ufira Isbah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1513

Abstract

Korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan kejahatan ekonomi yang saling berkaitan dan terus menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya dalam sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah yang rentan terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, mekanisme, serta dampak korupsi dan TPPU dalam pengadaan proyek pemerintah dengan studi kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik studi dokumentasi dan studi pustaka, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan, rendahnya transparansi, konflik kepentingan, serta lemahnya penegakan hukum. Mekanisme korupsi melibatkan intervensi dalam proses tender dan pengaliran dana melalui perusahaan terafiliasi, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pencucian uang melalui tahapan placement, layering, dan integration. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian negara, tetapi juga penurunan efisiensi ekonomi, melemahnya investasi, serta terganggunya stabilitas sistem keuangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa korupsi dan TPPU memiliki hubungan kausal yang erat dan memerlukan upaya pemberantasan yang terintegrasi melalui penguatan kelembagaan, transparansi, dan penegakan hukum yang konsisten.
PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN DALAM PENGADAAN PROYEK PEMERINTAH: ANALISIS KASUS KORUPSI DAN PENCUCIAN UANG BUPATI PEKALONGAN Kharmelia Putri; Adelia Khairi Fadillah; Alya Refina Putri; Jessy Febri Herina; Opriyanti Zepanya Manurung; Ufira Isbah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1513

Abstract

Korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan kejahatan ekonomi yang saling berkaitan dan terus menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya dalam sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah yang rentan terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, mekanisme, serta dampak korupsi dan TPPU dalam pengadaan proyek pemerintah dengan studi kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik studi dokumentasi dan studi pustaka, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan, rendahnya transparansi, konflik kepentingan, serta lemahnya penegakan hukum. Mekanisme korupsi melibatkan intervensi dalam proses tender dan pengaliran dana melalui perusahaan terafiliasi, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pencucian uang melalui tahapan placement, layering, dan integration. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian negara, tetapi juga penurunan efisiensi ekonomi, melemahnya investasi, serta terganggunya stabilitas sistem keuangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa korupsi dan TPPU memiliki hubungan kausal yang erat dan memerlukan upaya pemberantasan yang terintegrasi melalui penguatan kelembagaan, transparansi, dan penegakan hukum yang konsisten.