Opriyanti Zepanya Manurung
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI TAMBAH GULA SEMUT HPR DENGAN METODE HAYAMI DI DESA RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU Jessy Febri Herina; Adelia Khairi Fadillah; Alya Refina Putri; Kharmelia Putri; Opriyanti Zepanya Manurung; Taryono Taryono
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah usaha gula semut berbasis Hutan Produksi Rakyat (HPR) di Desa Rambah, Kabupaten Rokan Hulu menggunakan Metode Hayami. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan objek penelitian berupa usaha pengolahan nira aren menjadi gula semut. Data yang digunakan terdiri atas data primer melalui wawancara dan data sekunder dari berbagai literatur terkait. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Hayami untuk mengetahui besarnya nilai tambah, pendapatan, keuntungan, serta distribusi faktor produksi dalam usaha gula semut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 200 liter nira menghasilkan 24 kg gula semut dengan faktor konversi sebesar 0,12. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp1.550 per liter dengan rasio nilai tambah mencapai 51,67% sehingga tergolong tinggi. Keuntungan usaha sebesar Rp350 per liter dengan tingkat keuntungan 11,67%. Sebagian besar nilai tambah dialokasikan untuk tenaga kerja sebesar 77,42%, sehingga usaha ini tergolong padat karya dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Secara keseluruhan, usaha gula semut berbasis HPR memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai agroindustri pedesaan berkelanjutan.
PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN DALAM PENGADAAN PROYEK PEMERINTAH: ANALISIS KASUS KORUPSI DAN PENCUCIAN UANG BUPATI PEKALONGAN Kharmelia Putri; Adelia Khairi Fadillah; Alya Refina Putri; Jessy Febri Herina; Opriyanti Zepanya Manurung; Ufira Isbah
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1513

Abstract

Korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan kejahatan ekonomi yang saling berkaitan dan terus menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya dalam sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah yang rentan terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, mekanisme, serta dampak korupsi dan TPPU dalam pengadaan proyek pemerintah dengan studi kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik studi dokumentasi dan studi pustaka, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan, rendahnya transparansi, konflik kepentingan, serta lemahnya penegakan hukum. Mekanisme korupsi melibatkan intervensi dalam proses tender dan pengaliran dana melalui perusahaan terafiliasi, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pencucian uang melalui tahapan placement, layering, dan integration. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian negara, tetapi juga penurunan efisiensi ekonomi, melemahnya investasi, serta terganggunya stabilitas sistem keuangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa korupsi dan TPPU memiliki hubungan kausal yang erat dan memerlukan upaya pemberantasan yang terintegrasi melalui penguatan kelembagaan, transparansi, dan penegakan hukum yang konsisten.