Elysa Wulandari
Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Karakteristik Lanskap Umah Pitu Ruang (UPR) Umah Edet Reje Baluntara di Desa Toweren Uken Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah Resi Selvi Yanti; Pratitou Arafat; Elysa Wulandari
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl.faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v15i2.44561

Abstract

Umah Pitu Ruang (UPR) merupakan rumah adat masyarakat Gayo, Aceh Tengah, dan salah satu cagar budaya suku Gayo yang hampir punah. Banyak penelitian tentang arsitektur UPR telah dilakukan, namun penelitian tentang karakteristik lansekap UPR di Gayo Aceh Tengah masih terbatas. Padahal karakteristik lanskap juga merupakan elemen penting dalam mempelajari dan mengidentifikasi UPR. Salah satu UPR yang masih eksis adalah Umah Edet Reje Baluntara di Desa Toweren Uken. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lansekap pada UPR berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi di Umah Edet Reje Baluntara. Hasilnya adalah identifikasi karakter lansekap UPR, elemen lansekap pada pekarangan UPR,dan fungsi ruang luar UPR. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa: Karakteristik lansekap UPR Baluntara meliputi kondisi makro dan mikro. Elemen hardscape terdiri dari kolam buatan, Mersah, Doyah/Joyah, kandang ayam, jalan setapak, dan bebatuan, sedangkan elemen softscape adalah: pohon jambu, pohon kelapa, kebun jeruk, jamu, jamu, dan sungai. Adapun fungsi outdoor UPR adalah ruang yang digunakan untuk berbagai jenis kegiatan. Kajian karakteristik bentang alam dapat diusulkan dan dijadikan acuan untuk bentang alam tradisional Rumah Adat Gayo.
Strategi Mitigasi Bencana Banjir Di Kawasan Permukiman Sekitar Estuari Pantai Di Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Aceh Elysa Wulandari; Putra Rizkiya; Afifah Balqis; Putra Maulida
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i2.340-356

Abstract

Banjir limpahan dari luapan air sungai dan genangan air saat air laut pasang menyebabkan tergenangnya lahan rendah di kawasan muara sungai-pantai. Kecamatan Kuta Raja, yang berada di kawasan pesisir Kota Banda Aceh, Indonesia, merupakan daerah rentan banjir karena sebagian areanya berada di bawah permukaan laut dan memiliki karakteristik rawa-rawa. Banjir menyebabkan penurunan kualitas kehidupan masyarakat dan merusak infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik ancaman banjir dan bentuk kerusakan di kawasan permukiman muara sungai-pantai di Kecamatan Kutaraja berdasarkan pola datang banjir, lama genangan, dan pola surut banjir, serta memberikan rekomendasi strategi mitigasi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan observasi lapangan, sementara data sekunder didapatkan dari dokumen dan lembaga terkait. Peta dibuat menggunakan perangkat lunak GIS. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banjir di Kecamatan Kuta Raja umumnya terjadi secara bertahap. Topografinya yang landai membuat genangan berlangsung lama saat intensitas hujan tinggi. Surutnya banjir berlangsung secara bertahap dan adanya vegetasi membuat banjir surut lebih cepat. Kerusakan berupa tergerusnya tanah, terendamnya rumah berpondasi rendah dan rusaknya jalan. Strategi mitigasi yang direkomendasikan yaitu meninggikan teras rumah, mengadakan sosialisasi tentang banjir, menjadikan mesjid dan sekolah sebagai tempat mengungsi, perencanaan jalur evakuasi, serta menjaga vegetasi. ABSTRACT Flooding from river overflows and high tides causes inundation of low-lying land in river-coastal estuary areas. Kuta Raja Sub-district, located on the coast of Banda Aceh City, Indonesia, is flood-prone because it is below sea level and characterized by swamps. Flooding reduces the quality of life of the community and damages infrastructure. The study aims to identify the characteristics of flood threats and damage in the coastal-river estuary residential areas in Kutaraja based on the pattern of flood arrival, inundation duration, and flood receding pattern and provide recommendations for mitigation strategies. Primary data were collected through interviews and field observations, while secondary data were gained from relevant documents and institutions. Maps were created using GIS software. Analysis was conducted using descriptive qualitative and SWOT methods. The results showed that flooding in Kuta Raja generally occurs gradually. The sloping topography makes inundation last long when the rain intensity is high. Flood receding occurs gradually, while vegetation makes floods recede more quickly. The damage is soil erosion, submerged houses with low foundations, and road damage. The recommended mitigation strategies are raising the house terrace, conducting socialization about flooding, using mosques and schools as evacuation places, planning evacuation routes, and maintaining vegetation