Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Expenditure Capital Level, Regional Dependence Level and Independence Level on Growth of The Regional Human Development Index Fithtiah Napu; Arifin; Yenni; Melina; Ciptawan
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i5.1575

Abstract

The goal of this study is to determine the relationship between the human development index and the quantity of regional capital investment, the degree of regional dependence, and the degree of regional financial independence. The Human Development Index (HDI) is the dependent variable, whereas the degree of regional financial independence, the degree of regional financial interdependence, and the degree of capital spending are independent factors. The panel data analysis in this study makes use of the fixed effect model (FEM) methodology. The results show that the degree of regional financial dependence, degree of regional financial independence, and degree of capital investment all considerably and favorably influence the Human Development Index (HDI). It partially depicts how the degrees of regional financial dependence, financial independence, and capital spending have a significant and beneficial impact on the Human Development Index (HDI).
Model Integratif Reformasi Pajak Dan Praktik Akuntansi Dalam Membangun Kepatuhan Berkelanjutan UMKM Di Indonesia Hantono; Ciptawan; Lisa Novianty Salim
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8770

Abstract

Kepatuhan pajak UMKM di Indonesia masih menghadapi tantangan struktural meskipun berbagai reformasi perpajakan telah diimplementasikan, termasuk digitalisasi administrasi dan simplifikasi tarif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model integratif yang menjelaskan mekanisme pembentukan kepatuhan pajak UMKM melalui interaksi antara reformasi pajak digital, praktik akuntansi berbasis SAK EMKM, dan literasi akuntansi sebagai enabler struktural. Berbeda dengan pendekatan konvensional yang cenderung linear, penelitian ini mengadopsi perspektif sistemik dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior dan compliance theory. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pajak tidak terbentuk secara parsial, melainkan melalui konfigurasi interdependen antara sistem perpajakan, praktik akuntansi, dan kapasitas kognitif pelaku usaha. Integrasi sistem pajak dan akuntansi berfungsi sebagai mekanisme mediasi utama dalam memperkuat kepatuhan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam bentuk pengembangan model integratif kepatuhan pajak serta implikasi kebijakan yang menekankan pentingnya sinkronisasi antara reformasi fiskal dan penguatan kapasitas akuntansi UMKM.