Nova Ismawati
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran As-Syifa Subang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peluang dan Tantangan Pengelolaan Sekolah Islam Terpadu: Perspektif Total Quality Management Feri Rustandi; Nova Ismawati; Gozali
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i5.1587

Abstract

Perkembangan Sekolah Islam Terpadu sejak mulai berdirinya tahun 2003 terlihat sangat progres, tercatat per tahun 2023 berjumlah 2.460 sekolah yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia. artinya animo peminatnya cukup banyak terutama di kalangan masyarakat muslim perkotaan. Sekolah Islam Terpadu menawarkan warna tersendiri bagi Pendidikan di Indonesia yaitu mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum agama sehingga memunculkan kekhasan tersendiri dan menghadirkan konsep Pendidikan yang holistik yang selama ini orang harapkan tidak ada dikotomi Pendidikan (ilmu umum dan ilmu agama). Tujuan penelitian ini ingin mengetahui dan menganalisis terkait tantangan dan peluang dalam pengelolaan Sekolah Islam Terpadu perspektif Total Quality Management. Melalui kajian Pustaka yang cermat peneliti melakukan analisis deskriptif dan menemukan apa saja peluang dan tantangannya, dan dikaji melalui konsep Total Quality Management terutama Implementasi dalam bidang Pendidikan. Ditemukan peluang yang paling fundamental adalah konsep pendidikan terpadu bukan lagi sebagai alternatif tapi jadi prioritas bagi sebagian orang dan SIT dengan konsep boarding school diminati dan menjangkau pasar yang lebih luas antar daerah . Sedangkan tantangannya adalah biaya sekolah tinggi dibanding sekolah umum dan regulasi pemerintah dan tantangan zaman selalu berubah dan dinamis.
Moral Messages in the Story of Prophet Adam AS and Its Relevance to Contemporary Social Contexts: Analysis of Tafsir Nusantara Sartika, Ela; Wahab Junaedi, Abdul; Ismawati, Nova
Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 5 No. 2 (2024): Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62109/ijiat.v5i2.91

Abstract

Banyaknya fenomena saat ini yang kehilangan nilai moral dan spiritual karena adanya perkembangan zaman yang semakin pesat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pesan moral yang diambil dari kisah Nabi Adam as., serta relevansinya dengan konteks sosial kontemporer saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu'i) untuk mengeksplorasi pesan moral dari kisah Nabi Adam serta menganalisis relevansinya dalam kehidupan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama kisah Nabi Adam mengandung pelajaran penting tentang sebuah ketaatan kepada Allah sebagai seorang hamba yang sejatinya ada di dunia ini hanya untuk beribadah dan taat kepada Allah. Kedua, sikap tanggung jawab yang mencirikan sebagai manusia sejati sekaligus pemimpin di muka bumi ini. Ketiga, kesadaran diri bahwa sebagai manusia harus seantiasa rendah hati dan menghindari sikap sombong. Keempat, sebagai manusia yang tidak luput dari dosa tentunya harus dengan rendah hati melakukan pengakuan dosa dan bertaubat. Hal ini perlu diaktualisasikan kembali dalam menghadapi tantangan yang ada  seperti krisis identitas, kesombongan, dan kelalaian terhadap perintah Allah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pesan moral dari kisah Nabi Adam sangat relevan untuk memberikan panduan etis dalam menghadapi berbagai dilema dan tantangan moral di era digital, dengan menekankan pentingnya introspeksi dan kesadaran akan perintah Allah. Abstract   There are many phenomena today that many humans have lost moral and spiritual values due to the rapid development of the times, such as cyberbullying and the spread of fake news. Therefore, this study aims to discuss the moral message taken from the story of Prophet Adam (peace be upon him), as well as its relevance to today's contemporary social context. This research uses a qualitative method with a thematic interpretation approach (tafsir maudhu'i) to explore the moral message of the story of Prophet Adam and analyze its relevance in contemporary life. The results show that first the story of Prophet Adam contains an important lesson about obedience to God as a servant who actually exists in this world only to worship and obey God. Second, the attitude of responsibility that characterizes a true human being as well as a leader on this earth. Third, self-awareness that as a human being must always be humble and avoid arrogant attitudes. Fourth, as a human being who is not free from sin, of course, we must humbly confess and repent. This needs to be re-actualized in facing existing challenges such as identity crisis, arrogance, and negligence of God's commands. The conclusion of this study is that the moral message of the story of Prophet Adam is very relevant to provide ethical guidance in facing various moral dilemmas and challenges in the digital era, by emphasizing the importance of introspection and awareness of God's commandments.
INTEGRATING ISLAMIC CHARACTER EDUCATION AND PANCASILA VALUES: A CASE STUDY OF STIQ AS-SYIFA STUDENTS Ismawati, Nova; Rustandi, Feri
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.792

Abstract

Strengthening Islamic character education through Pancasila values is a strategic priority in Islamic higher education (PTKIS), particularly at the As-Syifa Subang College of Al-Qur'anic Studies (STIQ). This study aims to examine three main aspects. First, the forms of character strengthening through Pancasila values manifested in curriculum integration, instilling values through campus activities such as community service, social service, and volunteer work, and the exemplary behavior of faculty members and leadership. Second, the factors influencing character development, including internal factors such as institutional vision, integrated curriculum, and educator capacity, as well as external factors such as national policies, social dynamics, and globalization trends. Third, the implications of character strengthening, both positive, such as increased religiosity, nationalism, and social tolerance, and negative, such as psychological pressure and the potential for exclusivism. The research used a qualitative approach with a case study method, involving 50 students as the main informants. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentary studies, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model.