Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Metoda Penyimpanan Dan Pengambilan Ontologi Berbasis File Menggunakan Java Dan Jena Mohammad Yani
Jurnal Eksplora Informatika Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.601 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi web semakin pesat baik teknologi web berbasis klien ataupun server. Perkembangan tersebut tidak lain bertujuan untuk meningkatkan mutu informasi yang dikelolanya. Web semantik adalah salah satu solusi untuk meningkatkan mutu informasi dari sebuah web. Karena dengan konsep ini informasi disajikan dalam bentuk struktur orisinil sehingga informasi dapat dipahami oleh manusia dan mesin. Yang dimaksud dengan informasi dapat dipahami oleh manusia dan mesin adalah bahwa keduanya dapat memahami arti semantik dari informasi yang dikandung di dalamnya. Pada penelitian yang dilakukan oleh Yinghui Huang dijelaskan bahwa metoda penyimpanan dibagi menjadi tiga, yaitu: metoda berbasis memori; metoda berbasis file; dan metoda berbasis relasi basis data. Namun pada penelitian tersebut hanya menitikberatkan pada definisi, model dan metoda penyimpanan saja. Pada penelitian ini peneliti akan mengimplementasikan bagaimana melakukan proses penyimpanan dan pengambilan ontologi menggunakan metoda berbasis file. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu: perancangan ontologi; proses render, dan penyimpanan dan pengambilan Triple; dan evaluasi. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah menghasilkan cara atau metoda untuk mengimplementasikan proses penyimpanan dan pengambilan ontologi berbasis file menggunakan Java dan Jena.
Pemanfaatan Linked Data untuk Meningkatkan Kualitas Information Knowledge pada Resources Game Online Mohammad Yani
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 6 No 2: Mei 2017
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1281.872 KB)

Abstract

This paper proposes an online game design that has resources with interoperability. Interoperability means the resources can share, re-used, and interlinked with another Unified Resources Identifier (URI). The game design is constructed by utilizing Linked Data concept where the resources are developed in the form of ontology. The resources are developed by both creating manually using Protégé and re-using from another URI’s. To get the resources from another URI’s SPARQL can be used through Apache Jena Fuseki server. SPARQL is a query used for Resource Description Framework (RDF) or Web Ontology Language (OWL). The result shows that retrieval data/information process by using SPARQL works well. The resources from another URI’s can be used and integrated with local resources. It means the quality of information knowledge is increasing in interoperability, where the resources can be shared, re-used, and interlinked.
Implementasi Teori Refinement pada Pengkomposisian Soal pada Game berbasis Web Semantik Mohammad Yani
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 5 No 4: November 2016
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.443 KB)

Abstract

This paper explores the implementation of refinement theory in questions composition for semantic webbased Arabic Learning game. The refinement theory is used to assess the degree of sophistication of the game, while semantic web is a concept that improves web document into web data. In this paper, a simple ontology about game questions composition is developed by implementing refinement theory to distinguish the difficulty of each level. This, hopefully, will motivate players to continue playing their game into the next level. This research conclude that the relation between value of R and question complexity is a negative correlation. The higher the value of R, the lower the question complexity.
Peningkatan Pemberdayaan UPTD Puskesmas Kertasemaya Dalam Hal Asesmen Kejiwaan Melalui Aplikasi Asesmen Kejiwaan Berbasis Mobile Farkhan Farkhan; Mohammad Yani; Salamet Nur Himawan; Robieth Sohiburoyyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1967

Abstract

Sebagai satu-satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupten Indramayu yang memiliki Poli Jiwa, Puskesmas Kertasemaya menjadi percontohan bagi Puskesmas lain di Indramayu untuk bisa menjadi fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Saat ini poli jiwa di Puskesmas Kertasemaya memberikan pelayanan asesmen dini kesehatan jiwa bagi masyarakat yang membutuhkan. Layanan asesmen dilakukan dengan cara mewawancarai pasien menggunakan instrumen kuisioner Strength Difficulties Questionaire (SDQ) dan Self Reporting Questionaire (SRQ) secara langsung. Akan tetapi pertemuan fisik secara langsung ini dapat membuat pasien merasa tidak nyaman karena ada kesan bahwa orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memiliki stigma yang kurang baik bagi personalitinya apalagi dapat diketahui oleh orang lain dalam hal ini pewawancara. Oleh karena itu, sebuah pendekatan asesmen secara tidak langsung (non-tatap muka) perlu dibuat untuk mengatasi masalah ketidaknyamanan tersebut. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini, kami mengusulkan sebuah aplikasi asesmen gangguan kejiwaan berbasis mobile menggunakan Android. Algoritma dibuat dengan cara mengimplementasikan konsep struktur keputusan untuk menentukan hasil diagnosis asesmen sesuai dengan instrumen yang digunakan baik SDQ maupun SRQ. Secara teknis, pertanyaan-pertanyaan SDQ dan SRQ disimpan dalam sebuah List/Array dan diberikan nilai bobot untuk setiap pilihan jawaban yang ada atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Nilai bobot kemudian dikumulasikan untuk mendapatkan skor akhir atas jawaban yang diisi oleh pengguna/pasien. Skor akhir tersebut kemudian digunakan untuk mengklasifikasikan hasil diagnosis atas asesmen yang dilakukan oleh pengguna/pasien. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk menjaga privasi pasien dan mempermudah dan mempercepat petugas poli jiwa dalam melakukan asesmen kejiwaan. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah kemudahan petugas poli jiwa dalam melakukan asesmen kejiwaan dan merekap hasil asesmen ke dalam database.
Entity dan Relation Linking untuk Knowledge Graph Question Answering Menggunakan Pencarian Berjenjang Adila Alfa Krisnadhi; Mohammad Yani; Indra Budi
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 13 No 2: Mei 2024
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jnteti.v13i2.9184

Abstract

Knowledge graph question answering (KGQA) systems have an important role in retrieving data from a knowledge graph (KG). With the system, regular users can access data from a KG without the need to construct a formal SPARQL query. KGQA systems receive a natural language question (NLQ) and translate it into a SPARQL query through three main tasks, namely, entity and relation detection, entity and relation linking, and query construction. However, the translation is not trivial due to lexical gaps and entity ambiguity that may occur during entity or relation linking. This research proposed an approach based on multiclass classification of NLQ whose entity occurrences are detected into categories based on KG relations to address the lexical gap challenge. Next, to solve the entity ambiguity challenge, this research proposed a three-stage searching procedure to determine appropriate KG entities associated with the NLQ entities, given the correspondence between the NLQ and a particular KG relation. This three-stage searching consisted of text-based searching, vector-based searching, and entity and relation pairing. The proposed approach was evaluated on the SimpleQuestions and LC-QuAD 2.0 datasets. The experiments demonstrated that the proposed approach outperformed the state-of-the-art baseline. For the relation linking task, the proposed approach reached 89.87% and 74.83% recall for the SimpleQuestions and LC-QuAD 2.0, respectively. This approach also achieved 91.74% and 61.96% recall on the entity linking tasks for the SimpleQuestions and LC-QuAD 2.0, respectively.
MULTI-WD: Alat Kelengkapan Multibahasa untuk Data Wikidata Mohammad Yani; Lilyan Arhatia Agustine; Iryanto
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 13 No 4: November 2024
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jnteti.v13i4.13289

Abstract

Wikidata, a rapidly expanding knowledge graph (KG), owes its growth to two primary factors. First, Wikidata allows open access and editing by anyone. Second, it offers a multilingual feature that enables data entities to be accessed in various languages worldwide. However, the issue of incomplete information across multiple languages remains a significant challenge. For instance, the description of the entity “bada reuteuk” (ID: Q100606305) is currently available only in Indonesian as “a traditional food in Indonesia,” but it lacks descriptions in other languages. Consequently, these data are not accessible or recognizable in languages other than Indonesian. The system incorporates two primary features: language profiling and data translation. Language profiling, implemented using SPARQL queries via the Wikidata API, provides an overview of the multilingual status of Wikidata entities. For data translation, the system utilized the Translated Labs library, chosen for its open access, cost-free availability, and high-quality translation outputs. The translated results are subsequently saved into Wikidata. System evaluation involved five respondents from the Wikidata community, using a black-box testing approach. Results demonstrated that MULTI-WD’s core functionalities—including category selection, data statistics display, translation, and data updates—achieved 100% operational success. Furthermore, the tool enhanced data translation efficiency by up to 300% compared to manual translation directly through the Wikidata interface.