Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrinning Fitokimia Dan Uji Toksisitas Daun Kundur (Benincasa hispida) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) : Skrinning Fitokimia Dan Uji Toksisitas Daun Kundur (Benincasa hispida) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Dwi fitri yani dwi; Salsabila; Amelia Nur Haliza; Desta Amelia; Lika Okta Pristiwi; Tegar
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i1.34652

Abstract

Tanaman Kundur (Benincasa hispida) termasuk ke dalam golongan Cucurbitaceae, danseringkali dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Hal ini disebabkan kandungan senyawa metabolitsekunder di dalamnya. Namun dalam beberapa penelitian, tanaman ini lebih menfokuskan padakandungan yang ada dalam buah dan biji. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek toksik dariekstrak etanol daun kundur dengan menggunakan metode BSLT yang menggunakan larva Artemiadengan pengamatan 1 x 24 jam. Hasil fitokimia menyatakan daun kundur mengandung senyawa antaralain terpenoid, flavonoid, alkaloid, dan saponin, dengan nilai LC50 sebesar 735,79 ppm yangdikategorikan berpotensi toksik dan dapat digunakan dalam aktivitas antikanker
Peran Akuntansi Syariah dalam meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Lembaga-lembaga Keuangan Syariah Salsabila; Peni Angraini; Alvira Reza; Peny Cahaya Azwari
Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Juni
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/j-sime.v1i4.454

Abstract

Dalam era modern, transparansi dan akuntabilitas menjadi aspek penting dalam pengelolaan keuangan lembaga keuangan syariah. Penerapan akuntansi syariah yang sesuai standar, seperti Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAK Syariah), berperan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memastikan pengelolaan dana yang efektif serta sesuai prinsip-prinsip syariah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran akuntansi syariah dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan lembaga keuangan syariah, termasuk pengelolaan dana sosial seperti zakat dan wakaf. Melalui kajian literatur dan analisis konseptual, ditemukan bahwa harmonisasi standar internasional, peningkatan kompetensi tenaga profesional, serta penerapan teknologi digital seperti blockchain dan big data merupakan faktor kunci dalam optimalisasi sistem akuntansi syariah. Kendati demikian, masih terdapat tantangan terkait variasi standar di berbagai negara dan keterbatasan data empiris. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan standar global yang lebih seragam dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung keberlanjutan industri keuangan syariah secara internasional.