Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir Di Universitas Widya Nusantara Lilis Karlina Hale; Rahmat Doko; Sisilia Rammang
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.41

Abstract

Mahasiswa semester akhir merupakan mahasiswa yang berada di tahap pembuatan skripsi atau tugas akhir dan harus mengerjakan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana, saat poses pembuatan skripsi terdapat banyak kendala yang dilalui mahasiwa yakni masalah internal maupun masalah eksternal yang muncul salah satunya adalah kecemasan dan stres yang menyebabkan pola makan tidak teratur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dan stress terhadap pola makan mahasiswa keperawatan tingkat akhir di universitas widya Nusantara palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Rating Scale For Anxiety), PSS-10 (Preceived Stress Scale) dan kuesioner Emotional Eating. Hasil penelitian yaitu tingkat kecemasan diperoleh nilai p=0.009, sedangkan tingkat stres diperoleh nilai p=0.002 nilai p  kurang dari nilai a=0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian yaitu adanya Hubungan Tingat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Universitas Widya Nusantara. Saran bagi Universitas Widya Nusantara agar dapat memberikan bimbingan kepada mahasiswa akhir dalam mengatasi kecemasan dan stres.
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Sisilia Rammang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 6 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronik merupakan keadaan ginjal yang terganggu ditandai dengan abnormalitas struktur atau fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan, terapi hemodialisa akan mencegah kematian, namun tidak dapat menyembuhkan atau memulihkan penyakit ginjal. Kondisi tersebut dapat merubah kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode dalam studi ini berupa literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, tahun 2017-2020. Strategi pencarian menggunakan Keyword (AND or NOT) yang digunakan untuk memspesifikkan pencarian, sehingga mempermudah dalam penentuan artikel atau jurnal yang ingin digunakan dan diperoleh sebanyak 6 artikel yang digunakan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu karakteristik pasien dengan indikator usia/umur, jenis kelamin dan pendidikan, status psikologis, lama menjalani Hemodialisa, kadar haemoglobin serta dukungan keluarga. Pada penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisis disebabkan oleh karakteristik pasien dengan indikator usia/umur, jenis kelamin dan pendidikan, status psikologis, lama menjalani hemodialisa, kadar haemoglobin serta dukungan keluarga
Model Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil sebagai Solusi Inovatif Pencegahan Stunting bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas Kota Palu Sisilia Rammang; Agnes Erlita Distriani Patade
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50590

Abstract

Anemia in pregnant women is a critical health issue in Palu City and represents a major risk factor for childhood stunting. This study aims to develop an early detection model for anemia in pregnant women as an innovative effort to prevent stunting for healthcare providers. Methods: This research employed a quantitative design with a cross-sectional approach involving 100 healthcare providers from three Community Health Centers (Puskesmas) in Palu City. Data were collected using questionnaires and analyzed with Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Results: The model was able to explain 50.7% of the variation in the Early Detection of Anemia variable (Y). The main findings indicate that Feedback and Role (M2) of healthcare providers had the strongest and most significant positive influence on Early Detection of Anemia (Y), with a path coefficient of 0.963 (p<0.05). Demographic factors (X1) and Workload (X2) were found to significantly influence the mediating variables, but did not directly and positively affect Y. The direct effect of Workload on Y was not significant, while Demographic factors had a negative effect on anemia detection (Y). Conclusion: The active role of healthcare providers is the most essential predictor of success in early detection of anemia, serving as a key mediator. Therefore, the most effective interventions should focus on strengthening and empowering the active role of healthcare providers as the frontline of care delivery.
Hubungan Pengetahuan Menguras, Menutup dan Mengubur (3M) dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili Kota Palu : Penelitian Indriani Rahim; Sisilia Rammang; Rahmat Yanuary
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5546

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Palu. Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui penerapan PSN 3M (menguras, menutup, dan mengubur) untuk menghambat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang 3M dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Bulili, Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 62 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasrkan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,017 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan 3M dengan kejadian DBD. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penerapan 3M dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Bulili, Kota Palu, di mana pengetahuan yang baik berperan dalam menurunkan risiko terjadinya DBD melalui perilaku pencegahan yang lebih optimal.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pencegahan Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD UNDATA Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Vidya A. Ismail; Siti Yartin; Elifa Ihda Rahmayanti; Sisilia Rammang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pencegahan ulkus diabetikum pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini melibatkan 47 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (42,6%), sikap positif (78,7%), dan tindakan pencegahan ulkus yang positif (89,4%). Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pencegahan ulkus diabetikum (p-value = 0,002) dengan kekuatan korelasi sedang (0,435), serta hubungan yang signifikan antara sikap dengan pencegahan ulkus diabetikum (p-value = 0,001) dengan kekuatan korelasi yang kuat (0,664). Simpulan dari penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap pasien, maka semakin efektif pula tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mengurangi risiko ulkus diabetikum.
Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu: Penelitian Abd Arafat; Agnes Erlita Distriani Patade; Sisilia Rammang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan pola makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan yang terdaftar dan aktif di wilayah kerja Puskesmas Sangurara sebanyak 261 orang, dengan jumlah sampel 72 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu dan pola makan balita, serta data KMS untuk menentukan kejadian stunting. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik, pola makan balita berada pada kategori cukup, dan mayoritas balita tidak mengalami stunting. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,043) serta antara pola makan dengan kejadian stunting pada balita (p = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu dan pola makan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Minum Obat dengan Kejadian Rawat Inap Ulang pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Ruang Asoka RSUD Mokopido Toli-Toli: Penelitian Lisna Lisna; Sisilia Rammang; Maharani Farah Dhifa Masikki
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6267

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah optimal sehingga kebutuhan perfusi tubuh tidak terpenuhi. Pasien CHF sering mengalami rawat inap berulang akibat kekambuhan, salah satunya karena ketidakpatuhan minum obat. Kepatuhan ini memerlukan dukungan keluarga agar pasien minum obat tepat waktu. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik cross-sectional. Populasi 39 responden, menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi menjadi sampel. Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga sedang dan rendah masing-masing 14 (35,9%), dan tinggi 11 (28,2%). Kepatuhan minum obat didominasi kategori sedang 18 (46,2%), rendah 12 (30,8%), dan tinggi 9 (23,1%). Kejadian rawat inap ulang sebagian besar kategori rendah 22 (56,4%) dan tinggi 17 (43,6%). Uji Chi-square menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat dengan kejadian rawat inap ulang pada pasien CHF di Ruang Asoka RSUD Mokopido Toli-Toli.
Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Tingkat Akhir Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar VIII Adya Pebrian; Ismunandar Wahyu Kindang; Sisilia Rammang
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1390

Abstract

Stres merupakan keadaan dimana seseorang merasakan tekanan dan ancaman. Stres menjadi salah satu kondisi yang sulit untuk diatasi. Salah satu sumber yang mengakibatkan mahasiswi megalami stres yaitu akademik. Stres yang dialami mahasiswi dapat menyebabkan berbagai masalah salah salah satunya adalah pada masalah siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstriasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 77 responden menggunakan Teknik random sampling. Untuk menganalisis hubungan antara stres dan siklus menstruasi, digunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistik chi-square didapatkan hasil p-value = 0,013 < 0,05 yang berarti ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Tadulako.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kecemasan Mahasiswa S1 Keperawatan yang Sedang Menyusun Skripsi di Universitas Widya Nusantara: Penelitian Fitriani; Basri; Sisilia Rammang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5231

Abstract

Kecemasan merupakan masalah psikologis yang umum dialami mahasiswa dan berpotensi mengganggu pelaksanaan tanggung jawab akademik. Salah satu periode yang paling memicu kecemasan adalah masa penyusunan skripsi. Dalam kondisi tersebut, dukungan keluarga memiliki peran penting sebagai sumber motivasi dan dukungan emosional. Perhatian, dorongan, serta bantuan dari keluarga dapat membantu mahasiswa mengelola kecemasan selama proses penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Keperawatan yang sedang menyusun skripsi di Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah 211 mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara yang sedang menyusun skripsi, dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga pada kategori mendukung, yaitu sebanyak 45 orang (67,2%). Tingkat kecemasan mahasiswa didominasi oleh kategori ringan dengan jumlah 25 orang (37,3%). Hasil uji statistik chi-square memperoleh nilai p-value sebesar 0,000.
Pengaruh Hidroterapi (Rendaman Air Hangat Garam) Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Penderita Asam Urat Di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi: Penelitian Ginartin; Sisilia Rammang; Sugyarso Sanan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5641

Abstract

Nyeri sendi akibat asam urat merupakan salah satu keluhan yang sering terjadi pada lansia dan dapat menganggu aktivitas dari lansia. Hidroterapi khususnya metode rendaman air hangat garam adalah salah satu intervensi non-farmakologis yang dikenal memiliki efek relaksasi dan bertujuan untuk mengurangi nyeri pada penderita asam urat. Tujuan: penelitian untuk menganalisis pengaruh pemberian hidroterapi (rendaman air hangat garam) terhadap penurunan tingkat nyeri sendi pada lansia penderita asam urat di Desa Karawana Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pre eksperimental dan pendekatan one group pre post test design. Populasi penelitian berjumlah 14 orang dan sampelnya adalah total sampling. Instrumen penelitian lembar SPO, Thermometer Air dan Lembar observasi Numeric Rating scale. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil: Dari 14 orang lansia di Karawana Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi dengan nyeri sebelum pemberian hidroterapi di dapatkan nyeri terbanyak di tingkat nyeri sedang sebanyak 8 responden (57,1%) dan nyeri berat 6 orang (42,9%). Setelah diberikan terapi, seluruh responden mangalami perubahan di nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan p = 0, 001 (p<0,05).