Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Perilaku Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Di ICU Dan ICVCU Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Nur Wardani; Tigor H Situmorang
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.74

Abstract

Sasaran keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan mengurangi cidera pada pasien. Ada beberapa faktor dalam pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit yaitu pengetahuan dan sikap perawat serta perilaku perawat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan ICU & ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 agustus hingga 18 agustus 2023. Populasi adalah semua perawat yang ada di ruangan ICU dan ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel 38 orang menggunakan rumus total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan dari 38 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik 24 orang (63,2%), pengetahuan cukup 14 orang (36,8%).sikap cukup 15 orang(39.5%) dan sikap baik 23 orang (60.5%), sebagian perilaku cukup 18 orang (47.4%) dan perilaku baik 20 orang (52.6%). Hasil uji bivariate didapatkan nilai p= 0,003 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan perawat yaitu harus lebih meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penerapan patient safety.
Perbandingan Efektivitas Penggunaan Warmer Blanket dan Selimut Biasa pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea yang Mengalami Hipotermi di Ruang Recovery Room RSU Anutapura Palu 2020 : Penelitian Rudi Hartono; Tigor H Situmorang; Surianto Surianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5569

Abstract

Sectio caesarea adalah tindakan persalinan melalui operasi dengan membuat sayatan pada dinding perut ibu. Prosedur ini dapat menyebabkan perubahan fisiologis, seperti penurunan suhu tubuh yang memicu menggigil sebagai respons terhadap hipotermia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbandingan efektivitas penggunaan warmer blanket dan selimut biasa pada pasien post operasi sectio caesarea yang mengalami hipotermi di ruang recovery  room rsu anutapura palu 2020. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen dengan desain post-test only control group untuk membandingkan efektivitas warmer blanket dan selimut biasa terhadap kejadian hipotermia pada pasien pasca Sectio caesarea di Ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Anutapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden, kelompok yang menggunakan warmer blanket di ruang Recovery Room RSU Anutapura mencapai suhu normal rata-rata dalam 17,20 menit (SD 1,398; 95% CI: 16,20–18,20). Sementara itu, kelompok selimut biasa memerlukan waktu rata-rata 27,90 menit (SD 3,247; 95% CI: 25,58–30,22), dengan waktu tercepat 23 menit dan terlama 33 menit. Penggunaan warmer blanket terbukti lebih efektif dibandingkan selimut biasa dalam meningkatkan suhu tubuh pasien pascaoperasi, ditunjukkan oleh hasil uji statistik dengan nilai signifikansi p < 0,05 (p = 0,000).