Sectio caesarea adalah tindakan persalinan melalui operasi dengan membuat sayatan pada dinding perut ibu. Prosedur ini dapat menyebabkan perubahan fisiologis, seperti penurunan suhu tubuh yang memicu menggigil sebagai respons terhadap hipotermia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbandingan efektivitas penggunaan warmer blanket dan selimut biasa pada pasien post operasi sectio caesarea yang mengalami hipotermi di ruang recovery room rsu anutapura palu 2020. Penelitian ini merupakan quasi-eksperimen dengan desain post-test only control group untuk membandingkan efektivitas warmer blanket dan selimut biasa terhadap kejadian hipotermia pada pasien pasca Sectio caesarea di Ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Anutapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden, kelompok yang menggunakan warmer blanket di ruang Recovery Room RSU Anutapura mencapai suhu normal rata-rata dalam 17,20 menit (SD 1,398; 95% CI: 16,20–18,20). Sementara itu, kelompok selimut biasa memerlukan waktu rata-rata 27,90 menit (SD 3,247; 95% CI: 25,58–30,22), dengan waktu tercepat 23 menit dan terlama 33 menit. Penggunaan warmer blanket terbukti lebih efektif dibandingkan selimut biasa dalam meningkatkan suhu tubuh pasien pascaoperasi, ditunjukkan oleh hasil uji statistik dengan nilai signifikansi p < 0,05 (p = 0,000).
Copyrights © 2026