Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Pandangan Kyai Tentang Multikultural Di Pondok Pesantren Al-Hakimiyah Paringgonan Khoirunnisa Harahap; Erawadi; Magdalena
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 4 (2023): GJMI - OKTOBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i4.107

Abstract

Salah satu model pembinaan yang dapat membentuk dan mendidik masyarakat multikultural agar terhindar dari kesenjangan dan disintegrasi adalah melalui pendidikan formal maupun pendidikan informal. Seperti amanat Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia pada umumnya menyelenggarakan berbagai satuan pendidikan baik dalam bentuk sekolah maupun madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggunaan pendekatan kualitatif dikarenakan adanya suatu permasalahan atau isu yang memerlukan pendalaman untuk mempelajari suatu kelompok atau populasi tertentu, mengidentifikasi kategori yang belum dapat diukur, atau menemukan fakta-fakta yang tersembunyi Latar belakang multikultural dari santri-santriwati karena aspek perbedaan bahasa, daerah, budaya. Adapun pandangan Kyai Pimpinan Pesantren Al-Hakimiyah Rohyan Hasibuan tentang aspek-aspek multikultural yang pertama, yaitu kesadaran tentang perbedaan (plurality) menurutnya perbedaan keyakinan dalam beragama merupakan fitrah dan sunnatullah atau sudah menjadi ketetapan Tuhan, Aspek kedua, yaitu kesetaraan (equality) bahwa kesetaraan adalah kesamaan derajat, setiap manusia memiliki kesamaan dengan orang lain.Dari hasil observasi yang peneliti lakukan dan di kuatkan juga dengan beberapa wawancara bahwa multikultural dapat teraktualisasikan di pondok pesantren tersebut adalah datang dari kepedulian dan tindakan pimpinan dan tenaga pendidik untuk menanamkan kepada para santri tentang multikultural, mengajarkan arti hidup dalam perbedaan, dan saling menghargai satu sama lain.
Profil Pesantren Entrepreneur dalam Pemberdayaan Kemandirian Ekonomi Pesantren di Kabupaten Padang Lawas Utara Zulfitri Siregar; Magdalena; Erawadi
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 4 (2023): GJMI - OKTOBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i4.111

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Lembaga ini memiliki misi dalam mengemban dakwah menyebarkan agama Islam. Keberadaan pesantren lahir dari inisiatif masyarakat dan menjadikannya sebagai institusi budaya yang memiliki ciri khas tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan (field Research) dengan menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bertumpu pada data-data yang diperoleh dari lapangan yang kemudian dianalisis. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan atau melukiskan apa yang saat ini sedang berlaku atau sedang terjadi sesuai data dan fakta yang sesungguhnya tentang Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Darul Ulum dalam upaya Pemberdayaan Kemandirian Ekonomi di Kabupaten Padang Lawas Utara. Berdasarakan hasil penelitian, bahwa kegiatan entrepreneur pesantren dilakukan oleh Pesantren Pemadu telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemberdayaan kemandirian ekonomi pesantren, pengembangan agama, dan kesejahteraan sosial masyarakat di sekitaran pondok pesantren. Sehingga, dari berbagai unit-unit usaha atau kegiatan entrepreneur yang dilakukan oleh pihak pesantren secara tidak langsung memberikan pendidikan dan pengajaran kepada masyarakat yang berada di dalam maupun di luar pondok pesantren.