Sukari
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Pengasuhan Melalui Penerapan “Iffah” dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Pada Santri Pondok Putri Markaz Al Kautsar Grabag Magelang Dwi Listiani; Sukari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.906

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai bentuk penerapan pola pengasuhan melalui penerapan “iffah” di Pondok Putri Markaz Al Kautsar Magelang, serta mengidentifikasi Karakteristik santri yang menjadi subjek penelitian. Menganalisis Pengaruh pola pengasuhan melalui penerapan “iffah” terhadap dimensi akhlakul karimah santri, seperti kejujuran, kesopanan, dan tanggung jawab serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas pola pengasuhan tersebut. “Iffah”, yang berarti menjaga kesucian diri dan kehormatan, merupakan nilai penting dalam Islam yang dapat membentuk karakter dan akhlak individu. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa pola pengasuhan melalui penerapan “Iffah” berpengaruh positif terhadap peningkatan akhlakul karimah santri, terutama dalam aspek kejujuran, kesopanan, dan tanggung jawab. Peningkatan ini dapat terlihat dari meningkatnya frekuensi santri dalam beribadah tepat waktu, membantu sesama, dan mentaati peraturan pondok. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pola pengasuhan ini meliputi komitmen pengasuh, lingkungan yang kondusif, serta dukungan dari pengelola pondok. Namun, terdapat juga beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya dan perbedaan latar belakang santri yang mempengaruhi kecepatan adaptasi terhadap pola pengasuhan yang diterapkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan dengan “Iffah” efektif dalam meningkatkan akhlakul karimah santri di Pondok Putri Markaz Al Kautsar Magelang. Disarankan agar pondok pesantren lainnya dapat mengadopsi dan mengadaptasi pola pengasuhan ini, serta untuk penelitian lebih lanjut mengkaji pengaruh jangka panjang dari pola pengasuhan ini terhadap pembentukan karakter santri.
Kontribusi Shahabiyyah dalam Perkembangan Pendidikan Agama Islam: Peran, Metode, dan Dampaknya Muhammad Alfan Bahij; Sukari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1714

Abstract

Pendidikan agama Islam telah menjadi bagian penting dari pembentukan karakter umat Muslim, dan kontribusi yang cukup besar dilakukan oleh para sahabat wanita. Mereka seringkali terabaikan, tetapi tokoh seperti Aisyah binti Abu Bakar berhasil melakukan tugas aktivitas dan mengajar hadis, fiqih, dan moralitas kepada generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kontribusi perempuan shahabiyyah terhadap pembangunan pendidikan agama Islam, perilaku sebagai pengajar, metode yang mereka gunakan, serta hubungan dengan efek siswa. Dalam rangka studi kasus dengan pendekatan kualitatif, kontribusi mereka menganalisis sumber dan menganalisis tema menggunakan artikel dan sumber primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga mempertajam naluri dan nilai etika umat Islam melalui contoh langsung dari gaya hidup mereka. Metode mereka berdasarkan kehidupan benar-benar relevan pada masa itu dan memberikan efek jangka panjang pada pola pikir Islam. Hasil tersebut menunjukkan pentingnya mengenali peran perempuan dalam agama Islam dan memberikan contoh tentang pendidikan agama yang lebih inklusif dan relevan secara praktis.