Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Midnight Feeding terhadap Feed Intake, Pertambahan Bobot Badan, dan FCR pada Ayam Kampung Fase Grower Muhamad Fauzi; Dewi Fatmasari; Nur Sofiatul Zuhriyah; Ahmad Nastangin; Awang Mefi Boset; Galy Hardyta
Journal of Livestock Science and Production Vol 7, No 1 (2023): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v7i1.6753

Abstract

       Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh midnight feeding terhadap feed intake, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan (FCR) ayam kampung fase grower dan meningkatkan produktivitas ayam lokal Indonesia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 (ayam kampung tanpa perlakuan midnight feeding) dan P2 (ayam kampung perlakuan midnight feeding). Parameter yang diamati yaitu feed intake, pertambahan bobot badan, dan FCR. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) pada taraf 5%. Data yang berbeda nyata diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata (P0.05) pada feed intake, pertambahan bobot badan, dan FCR ayam kampung. 
Microclimate Profile of a Naturally Ventilated Dairy Barn and Its Relationship with Behavioral Responses and Performance of Lactating Dairy Cows - A Case Study at Taman Ternak Sapi Perah Pagerkukuh Wonosobo: Profil Mikroklimat Kandang Model Ventilasi Alami dan Hubungannya dengan Respon Tingkah Laku dan Performa Sapi Perah Laktasi - Studi Kasus Kandang Taman Ternak Sapi Perah Pagerkukuh Wonosobo Labib Abdillah; Galy Hardyta; Dody Houston Bilhaq; Muhammad Arief Ginanjar; Dwiki Ainun Najib; Rizki Muh Afif
Buletin Peternakan Tropis Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.7.1.80-93

Abstract

This study aimed to evaluate the microclimate profile of a naturally ventilated dairy barn and its association with behavioral responses, physiological status, and milk production of lactating dairy cows at Taman Ternak sapi perah Pagerkukuh Wonosobo. The study employed a descriptive quantitative approach using a census method on 12 lactating cows over a 14-day observation period. Microclimate variables included air temperature, relative humidity, wind speed, and Temperature Humidity Index (THI), which were recorded at 3-hour intervals. Observations were also conducted on behavioral activities (feeding, drinking, standing, and lying), physiological parameters (respiration rate, pulse rate, and rectal temperature), and daily milk production. The results showed that the average THI inside the barn was 75.15, with an average wind speed of 0.14 m/s and relative humidity of 88.12%. Behavioral patterns indicated increased drinking and standing activities during peak THI periods, accompanied by longer feeding duration. Physiological responses showed an increase in respiration rate, while pulse rate and rectal temperature remained within normal ranges, indicating mild adaptation. Average milk production was 9.3 L/day, with indications of reduced feed utilization efficiency. Based on the findings, naturally ventilated housing was not effective in providing optimal microclimate conditions. Microclimate variations were closely associated with behavioral and physiological responses, with behavior serving as the most sensitive indicator of heat stress.
Pemanfaatan Ekstrak Bunga Telang dalam Meningkatkan Kualitas Susu Kambing Pasteurisasi di KTT Trajumas Ahmad Rifki Rizaludin; Suci Nurlaili; Galy Hardyta
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring 2026: Special Issue - Semnas Pangan
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v8i2.14297

Abstract

Kelompok Tani Ternak (KTT) Trajumas, Salaman, Magelang, merupakan kelompok peternak kambing perah yang berfokus pada pengembangan jenis Etawa, Saanen, dan SAPERA. Produk utama adalah susu yang kaya manfaat bagi kesehatan. Komposisi susu kambing meliputi protein, karbohidrat, laktosa, lemak, serta vitamin A dan B lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Selain kandungan kimiawi, kualitas fisik susu menjadi indikator penting dalam kelayakan susu aman dikonsumsi. Susu kambing tersebut dapat diolah melalui proses pemanasan atau pasteurisasi. Selain metode termal, penambahan bahan alami ekstrak bunga telang dapat menjadi solusi inovatif dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji kualitas fisik susu kambing pasteurisasi dengan penambahan ekstrak bunga telang di KTT Trajumas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3 X 4 dengan dua faktor yaitu metode pasteurisasi (LTLT dan HTST) dan konsentrasi ekstrak bunga telang (0%, 2%, 4%), sehingga terdapat 24 sampel. Parameter yang diamati adalah Solid Non-Fat (SNF), total solids, dan density. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bunga telang berpengaruh nyata (p0,05) terhadap SNF, total solids, dan density, sedangkan metode pasteurisasi maupun interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata (p0,05). Secara keseluruhan nilai parameter yang diperoleh berada dalam kisaran normal sesuai SNI, sehingga produk masih aman dan layak dikonsumsi.