milan milan
STIKes Respati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PERSEPSI DAN KEBIASAAN PADA MASA KEHAMILAN DI DUSUN GUNUNG KAWUNG KECAMATAN SINGAPARNA TAHUN 2017 chanty Yunie HR; milan milan
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.325

Abstract

Target Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu cara untuk menurunkan AKI di Indonesia adalah dengan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi pada masa kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017 dan untuk mengetahui gambaran kebiasaan pada masa kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggambarkan Gambaran Persepsi dan Kebiasaan Pada Masa Kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil di RW 07 dengan teknik pengambilan sampling secara simple random sampling berjumlah 50 ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini antara lain (1) Gambaran karakteristik responden berdasarkan pekerjaan proporsi paling tinggi adalah IRT sebesar 62,0%, berdasarkan umur yang proporsi terbanyak adalah umur 21-25 sebesar 48,0%. (2) Gambaran persepsi positif sebesar 90%, Persepsi pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan memiliki memiliki proporsi tinggi (90,0%) sedangkan responden yang tidak melakukan pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan (10,0%) (3) Gambaran Kebiasaan ibu hamil mengkonsumsi gizi seimbang setiap hari (92,0%). Responden yang tidak memiliki kebiasaan ibu hamil olah raga memiliki proporsi tertinggi (96,0%). Saran dalam penelitian ini antara lain (1) sebaiknya usia ketika hamil lebih diperhatikan demi keselamatan dan kesehatan ibu maupun janin yang dikandung, (2) Ibu hamil sebaiknya memiliki persepsi yang baik dalam memeriksakan kehamilan dan selalu berpersepsi yang positif yang sesuai dengan norma agama dan kesehatan (3) Ibu hamil sebaiknya lebih banyak melakukan aktivitas fisik untuk seperti senam hamil dan aktivitas fisik lainnya yang ringan dan mudah dilakukan pada masa hamil. Kata Kunci : Persepsi, Kebiasaan, Kehamilan
GAMBARAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DAN TUJUAN KELUARGA BERENCANA PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DUSUN GUNUNG KAWUNG DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA TAHUN 2017 annisa Rahmidini; Milan milan
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 9 No. 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v9i2.339

Abstract

Menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 presentase KB aktif sebesar 74,8% dan presentase KB tidak aktif sebesar 12,77%. Berdasarkan laporan Puskesmas Singaparna tahun 2016 didapatkan data dari 10.675 pasangan usia subur, jumlah akseptor KB aktif adalah 7.954 atau 74,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis alat kontrasepsi dan tujuan KB yang digunakan oleh PUS di wilayah Dusun Gunung Kawung tahun 2017Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskristif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasangan usia subur di wilayah Dusun Gunung Kawung yaitu 61 orang. Tehnik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah jenis alat kontrasepsi dan tujuan KB. Instrumen yang digunakan adalah format isian yang tehnik pengambilan data penelitiannya dilakukan secara langsung terhadap responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang dihitung persentasenya kemudian disajikan dalam bentuk persentase dan naratif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrasepsi hormonal suntik cenderung dipilih oleh karena kemudahan dalam menggunakan serta tujuan KB menjarangkan kehamilan. Petugas kesehatan dalam hal ini yang dimaksud adalah dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter umum, bidan atau perawat memiliki peran serta dalam pemberian informasi, penyuluhan dan penjelasan mengenai alat kontrasepsi hormonal maupun non hormonal. Calon akseptor KB yang masih ragu dalam memakai alat kontrasepsi memutuskan memakai alat kontrasepsi non hormonal sesuai anjuran dari petugas dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari alat kontrasepsi tersebut. Petugas kesehatan merupakan pihak yang mengambil peran dalam tahapan akhir proses pemakaian alat kontrasepsi