Muhammad Sholeh Khan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINASI KONSEP FALAH DENGAN TRADISI PESTA TAHUN: TINJAUAN EKONOMI ISLAM DAN BUDAYA (STUDI KASUS DI DESA SUKANDEBI KECAMATAN NAMAN TERAN KABUPATEN KARO) Agusman Damanik; Ummi Rahayu Saragih; Taufik Arnanda Marpaung; Muhammad Sholeh Khan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18784

Abstract

Suku karo memiliki banyak sekali tradisi, salah satunya Pesta Tahunan. Pesta Tahunan adalah tradisi yang dilakukan masyarakat Karo setiap tahun. Desa Sukandebi sendiri melakukan pesta tahunan ini setiap bulan Oktober. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana determinasi konsep falah dengan tradisi pesta tahun di Desa Sukandebi Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Data yang diambil dalam penelitian iniĀ  adalah melalui penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini terletak di daerah Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.Tidak semua kebudayaan mengikuti ajaran agama, namun pada dasarnya kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari masyarakat yang memilih menganut suatu keyakinan atau agama tertentu. Konsep ekonomi dalam implementasi konsep al falah adalah kelangsungan hipup sosial; persaudaraan dan harmoni hubungan sosial. Maka, jika kita lihat dari tujuan diadakan pesta tahunan ini yaitu untuk mempererat silaturahmi antar sesama manusia. Dapat diambil kesimpulan bahwasannya apabila pesta tahunan yang diadakan di desa Sukandebi Kabupaten Karo ini yang dilakukan setiap tahunnya memiliki dampak yang positif terhadap masyarakat dari segi persaudaraan.
Paradigma Masyarakat Tentang Wakaf Tunai (Cash Waqf) Muhammad Sholeh Khan
Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-sharf.v3i2.276

Abstract

Cash waqf is one of the important instruments in generating the social economy of the people. The need for encouragement and thoughts from various parties such as the government, religious leaders, and the entire community to support the implementation of the cash waqf. However, due to the lack of educational understanding about cash waqf, many people do not understand. This study aims to determine the paradigm of the community as well as their understanding of cash waqf at Perumnas Batu Anam, Siantar District, Simalungun Regency. This study uses a qualitative approach with data sourced from observations and direct interviews with the surrounding community. This study found that there are many people who do not understand about cash waqf due to the lack of education and socialization as well as supporting literature about cash waqf. The low paradigm and public understanding of cash waqf causes a threat to the existence and implementation of cash waqf among the community. The solution to this problem is to carry out regular socialization in various places as a form of effort in grounding cash waqf for the benefit of the community.