Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Krisis Identitas Nasional: apakah campur kode merupakan ancaman bagi bahasa Indonesia? Feni Verawati; Nisa Nurmaulida Tsani; Siska Gandari; Achmad Syauky; Azmi Muhammad Dahlan; Rama Wijaya Abdul Rozak; Nisrina Nurul Insani
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v1i2.67

Abstract

This research aims to investigate whether code-mixing poses a threat to the Indonesian language as the national identity and the efforts that can be done as a prevention of identity crisis. It is because society is beginning to forget its national language. The research method used is descriptive qualitative. The research data were obtained from the general public who mix languages in their daily communication. Data collection was conducted by distributing questionnaires to respondents through Google Forms. The data obtained will then go through several stages, including data tabulation, description, and analysis. From the results obtained from this study, approximately 68.3% of the respondents mix their local and foreign languages with the Indonesian language. This frequent code-mixing can pose a threat to national identity, as people tend to forget their language and feel proud when using foreign languages. However, it was also found that code-mixing positively impacts social and cultural aspects, as it can be used to communicate more effectively and as a means of learning new languages. Code-mixing can become a threat if the speaker consciously prefers to use a foreign language in a conversation.
Implementasi Jurnal Harian 7 Kebiasaan Anak Hebat Sebagai Pendidikan Moral Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa di SMPN 12 Bandung Siska Gandari; Sapriya; Aang Supriatna
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Jurnal Harian 7 Kebiasaan Anak Hebat sebagai bentuk pendidikan moral dalam meningkatkan karakter disiplin siswa di SMPN 12 Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara sistematis melalui pengisian jurnal harian, keterlibatan orang tua, serta kolaborasi guru dalam pemantauan. Program ini berfungsi sebagai media refleksi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran diri siswa terhadap kebiasaan sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan positif pada aspek disiplin waktu, tanggung jawab, serta partisipasi dalam pembelajaran dan kehidupan sosial. Dengan demikian, jurnal harian berbasis 7 kebiasaan terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai moral dan memperkuat karakter disiplin siswa, meskipun memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.