Alika Tsania Fauziah
Psikologi, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Komparasi Kepuasan Pertemanan dan Subjective Well-Being Remaja Panti Asuhan pada Saat dan Setelah Pandemi COVID-19 Alika Tsania Fauziah; Ihsana Sabriani Borualogo
Bandung Conference Series: Psychology Science Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Psychology Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v3i2.7428

Abstract

Abstract. Relationships with friends are important for adolescents, especially adolescents in residential care. For two years, they were required to lockdown due to the pandemic and now they are required to adapt back to normal life. This study is a longitudinal study comparing friendship satisfaction and subjective well-being (SWB) of adolescents in residential care during and after the COVID-19 pandemic. During the pandemic, there was a significant difference between the first year pandemic and the second year pandemic. Orphanage adolescents are more well-being in the first year of the pandemic. The sample selected in this study is the same sample as the previous study. Respondents of this study (N = 74; 66.2% female and 33.8% male). The sampling technique used was cluster random sampling. The measurement tools were friendship satisfaction from Children's World and CW-SWBS5. The compare means paired sample t-test analysis was used to see whether or not there were differences in friendship satisfaction and SWB during and after the COVID-19 pandemic. As a result, SWB during (M = 74.00) and after the COVID-19 pandemic (M = 74.32) showed no significant difference (M = -.324) with a significant (.894 > .05). Friendship satisfaction and friendship factors also did not show a significant difference where all significant values were more than .05 (p > .05). Abstrak. Relasi dengan teman merupakan hal yang penting bagi remaja, khususnya remaja panti asuhan. Selama dua tahun dituntut untuk melakukan lockdown karena terjadinya pandemi dan sekarang dituntut untuk beradaptasi kembali dengan kehidupan normal. Penelitian ini merupakan studi longitudinal yang membandingkan kepuasan pertemanan dan subjective well-being (SWB) remaja panti asuhan pada saat dan setelah pandemi COVID-19. Pada saat pandemi, di dapatkan hasil adanya perbedaan signifikan antara pandemi tahun pertama dan pandemi tahun kedua. Remaja panti asuhan lebih well-being di tahun pertama terjadinya pandemi. Sampel yang dipilih pada penelitian ini merupakan sampel yang sama dengan penelitian sebelumnya. Responden penelitian ini (N = 74; 66.2% perempuan dan 33.8% laki-laki). Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur nya adalah kepuasan pertemanan dari Children’s World dan CW-SWBS5. Analisis compare means paired sample t-test digunakan untuk melihat ada atau tidak adanya perbedaan kepuasan pertemanan dan SWB pada saat dan setelah pandemi COVID-19. Hasilnya, SWB pada saat (M = 74.00) dan setelah pandemi COVID-19 (M = 74.32) tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan (M = -.324) dengan signifikan (.894 > .05). Kepuasan pertemanan serta faktor-faktor pertemanannyapun tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan yang dimana semua nilai signifikannya lebih dari .05 (p > .05).