Fitniwillis Fitniwillis
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEKNIK BIBLIOTERAPI DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN INTERPERSONAL ANAK REMAJA YAYASAN SEDEKAH MULIA INDONESIA Silvia Rahmasela; Fitniwillis Fitniwillis
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19263

Abstract

Membangun hubungan interpersonal seseorang tidak hanya melibatkan penyampaian isi pesan tetapi juga menentukan tingkat kedekatan antar individu. Remaja yang memiliki komunikasi interpersonal yang kurang baik akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar mereka. Hal ini sering kali menyebabkan tingkat komunikasi interpersonal menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Teknik Biblioterapi dalam membangun hubungan interpersonal pada anak remaja di Yayasan Sedekah Mulia Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif pra-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test design. Subjek penelitian terdiri dari remaja yang berada di Yayasan Sedekah Mulia Indonesia. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dari 30 anak remaja di Yayasan Sedekah Mulia Indonesia, dipilih 7 orang remaja sebagai subjek penelitian dengan persentase 46,7% memiliki tingkat komunikasi interpersonal yang rendah. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik, yaitu uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon juga diperkuat dengan analisis persentase peningkatan komunikasi interpersonal. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, ditemukan bahwa hipotesis diterima, yang menunjukkan adanya peningkatan komunikasi interpersonal yang signifikan setelah penerapan teknik biblioterapi. Skor pre-test subjek masuk dalam kategori rendah, tetapi setelah menerima teknik biblioterapi, skor post-test subjek meningkat menjadi kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik biblioterapi efektif dalam membangun hubungan interpersonal pada anak remaja di Yayasan Sedekah Mulia Indonesia.
PENGARUH SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA Ayu Kurnia Pratiwi; Fitniwillis Fitniwillis
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19502

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh solution focused brief counseling terhadap resliensi akademik mahasiswa bimbingan dan konseling FKIP UHAMKA angkatan 2021. Metode penelitian menggunakan pra-eksperimental one grup pre-test dan post-test design. Instrument penelitian menggunakan angket Academic Resilience Scale-30 (ARS-30), yang diujicobakan kepada 31 orang mahasiswa diluar sampel. Populasi dalam penelitian ialah seluruh mahasiswa bimbingan konseling FKIP UHAMKA angkatan 2021 berjumlah 83 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga didapatkan sebanyak 8 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik wilcoxon dan diperkuat dengan analisis persentase peningkatan resiliensi akademik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Profil resiliensi akademik mahasiswa bimbingan dan konseling FKIP UHAMKA angkatan 2021 berada dalam kategori tinggi dengan persentase 44,6%, (2) Hipotesis menunjukan bahwa hipotesis diterima, yang dibuktikan dengan hasil uji statistik wilcoxon probabilitas (2-tailed) sebesar 0.012 <0.05 serta adanya peningkatan resiliensi akademik yang signifikan setelah penerapan konseling kelompok SFBC. Hasil pengukuran awal sebelum dilakukan perlakuan (pre-test) termasuk kategori rendah dan sedang setelah dilakukan perlakuan (post-test) menunjukan peningkatan menjadi kategori tinggi dan sangat tingi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa solution focused brief counseling (SFBC) berpengaruh terhadap resiliensi akademik mahasiswa.