Muh Anshori
Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SDN KUNCIRAN 8 PINANG, KOTA TANGERANG Muh Anshori; Siska Oktavera; Arif Abdillah
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2024): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v7i1.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengulas pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan di SDN Kunciran 8 Pinang, Tangerang Selatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian lapangan yang data-datanya disajikan dalam bentuk kalimat atau kata-kata. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus yang mana peneliti melakukan investigasi terkait permasalahan yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi dimana peneliti mengamati secara langsung terkait proses pembelajaran berdiferensiasi, wawancara dimana peneliti mewawancarai langsung dengan para guru, dan dokumentasi. Dan teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dari fenomena yang diamati. Penelitian ini menemukan bahwa sebelum menerapkan pembelajaran berdiferensiasi terlebih dahulu melakukan asesmen diagnostik yang mana siswa dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: kelompok auditori, visual, dan kinestetik. Setelah itu dilakukan pembelajaran berdiferensiasi melalui tiga tahapan, yaitu: diferensiasi konten, proses, dan produk. Dan dengan seperti itu kemandirian belajar siswa dapat dioptimalkan. Penelitian ini menyimpukan bahwa optimalisasi kemandirian belajar siswa dengan pembelajaran berdiferensiasi di SDN Kunciran 8 sudah cukup baik, dengan adanya konten yang siswa dapat memilih sendiri, kemudian dengan prosesnya yang siswa dapat melaksanakannya dengan mandiri serta dengan menghasilkan produk sesuai dengan kemampuannya sendiri.
PESAN MORAL DALAM FILM ANIMASI UPIN DAN IPIN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH DASAR Via Fajriyah Nursyahbani; Muh Anshori
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 2 (2024): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v7i2.655

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pesan moral dalam film Animasi Upin Ipin. Dalam pembelajaran di sekolah, film animasi yang mengandung pesan-pesan moral dapat dijadikan sebagai media pembelajaran. Anak usia sekolah dasar biasanya lebih tertarik, cepat menangkap, dan meniru apa-apa yang mereka saksikan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) di mana sumber primernya adalah episode-episode pilihan dari film animasi Upin Ipin. Sementara data sekundernya berasal dari buku, jurnal, website yang relevan dengan pembahasan. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa pesan-pesan moral dalam film animasi Upin Ipin adalah: 1) Episode "Godaan Puasa" berisi pesan moral untuk saling berbagi terhadap sesama, bersyukur, saling tolong-menolong terhadap sesama, bersabar, dan menahan godaan hawa nafsu di bulan puasa. 2) Episode "Raya Penuh Makna" berisi pesan moral untuk saling mengasihi, menghidupkan malam Lailatul Qadar, dan menjaga tali silaturahmi terhadap keluarga, saudara, teman dan tetangga. 3) Episode "Tamak Selalu Rugi" berisi pesan moral untuk bijaksana dalam menentukkan sesuatu dan memaafkan kesalahan orang lain. Selanjutnya, relevansi film animasi Upin Ipin dalam pendidikan moral di sekolah dasar pada 3 episode pilihan yaitu memiliki kaitan nilai religius, integritas, mandiri dan gotong royong.
KONSUMSI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Muh Anshori; Hani Tahliani; Rizal Renaldi
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.542

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengupas tentang dasar, prilaku, dan prinsip konsumsi menurut pandangan Islam. Aktivitas konsumsi merupakan kebutuhan bagi setiap orang yang memerlukan aturan agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dimana sumber data diambilkan dari buku, kitab hadits, dan lainnya. Seluruh data dideskripsikan dan dianalisis menjadi sebuah pembahasan yang sistematis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Islam mengatur aktivitas konsumsi agar dilakukan dengan berlandaskan nilai-nilai spiritualisme, memanfaatkan nikmat dan karunia Allah Swt secara adil dan seimbang sesuai dengan prinsip syari'ah, menghilangkan perilaku berlebihan dan materialistik. Terdapat lima prinsip konsumsi dalam Islam yang harus diikuti oleh setiap muslim, yaitu: prinsip keadilan, kebersihan, kesederhanaan, kemurahan hati, dan moralitas.